hiburan-gaya-hidup-singlepost-banner-1
Inspiratif, Pria Disabilitas Buka Kedai Kopi untuk Ubah Cara Pandang Pengusaha Michael Coyne pemilik kedai kopi Red White and Brew (Foto: breitbart)
hiburan-gaya-hidup-singlepost-banner-2
hiburan-gaya-hidup-mobile-singlepost-banner-7

KETIKA tidak bisa mendapatkan pekerjaan, buatlah pekerjaan. Apakah itu terdengar terlalu ambisius? Mungkin, tapi tidak untuk Michael Coyne, pria disabilitas asal AS dengan gangguan bipolar, dan Attention deficit hyperactivity disorder (ADHD). Bagaimana bisa? Melansir laman brightside, Yuk simak kisah inspiratis Coyne dalam menjalankan bisnisnya dan mengubah cara pandang pengusaha lain.

Baca juga:

Penikmatnya Semakin Meningkat, Bisnis Kopi Masih Menjanjikan

Penolakan pekerjaan dijadikan motivasi untuk menjalankan hidup

kedai kopi pria disabilitas
Tampak dalam kedai Red White and Brew (Foto: Instagram/@redwhitebrewforyou)

Coyne dengan kekurangan yang dimilikinya pernah mencoba melamar kerja ke beberapa tempat, tetapi tidak ada yang mau menerimanya. Coyne tidak menyerah dan lalu depresi, ia kemudian mengambil kelas bisnis di Rhode Island Developmental Disability Center. Begitu selesai, dia dan ibunya mendirikan bisnis dan membuka kedai kopi mereka bernama Red White & Brew.

Kedai tersebut merupakan tempat yang nyaman dan menarik perhatian banyak orang. Meskipun baru dibuka, kedia tersebut sudah mendapatkan popularitas karena suasananya yang ramah dan layanan yang luar biasa. Selain kopi, pengunjung dapat menikmati muffin, truffle, berbagai jenis kue kering, dan calzone di kedai miliknya.

Baca juga:

Inovatif, 3 Camilan Kekinian Ini Terbuat dari Olahan Kopi

Mengubah cara dunia memandang disabilitas

kedai Kopi Red White and Brew
Para pelanggan di depan kedai Red White and Brew (Foto: Instagram/@redwhitebrewforyou)

Coyne hanya ingin menunjukkan kepada orang-orang apa yang mereka mampu. Itulah sebabnya dia akan mempekerjakan orang disabilitas dan membuktikan kepada dunia dan pengusaha lain, bahwa mempekerjakan orang disabilitas tidak sesulit yang mereka pikirkan. Padahal, yang perlu dilakukan hanyalah melakukan sedikit penyesuaian.

Coyne dan keluarganya juga berharap bahwa pengalaman ini akan membantu orang lain melihat situasi dari sudut pandang yang berbeda, dan membantu mereka (disabilitas) yang berjuang untuk menemukan tempat mereka. Orang disabilitas juga bisa menjadi pekerja keras seperti orang lain, dan pekerjaan juga dapat membantu mereka mengembangkan keterampilan sosial yang mereka butuhkan.

Baca juga:

Mau Tahu Tentang Kopi Lebih Jauh? Tonton 4 Film Ini

Jadi, apakah kamu setuju bahwa masih banyak diskriminasi terhadap orang-orang disabilitas? (Arb)


hiburan-gaya-hidup-mobile-singlepost-banner-3

Ananda Dimas Prasetya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH


hiburan-gaya-hidup-singlepost-banner-4
hiburan-gaya-hidup-singlepost-banner-5