Sebentar Lagi, Inovasi Mobil Terbang akan Terwujud Prototipe mobil terbang segera dipamerkan di CES (Foto: Daily Mail)

BAYANGKAN jika kamu memiliki mobil terbang. Kemanapun pergi, kamu enggak akan menghadapi kemacetan. Ya, dengan mudahnya kamu bisa menghindari hambatan lalu lintas melalui udara. Hal itu enggak lama lagi bisa terjadi di kehidupan nyata. Impian mewujudkan mobil terbang sepertinya akan segera terjadi.

Seperti dilansir Daily Mail, prototipe mobil terbang akan segera dipamerkan di acara pameran teknologi tahunan Consumer Electronic Show (CES) di Las Vegas, pekan depan. Mobil terbang itu merupakan inovasi yang dilakukan perusahaan rintisan NFT dan versi yang diperkecil dari Toyota.

Sebenarnya masih banyak hambatan untuk mewujudkan inovasi tersebut. Terutama dalam segi keselamatan dan biaya yang harus dikeluarkan dalam proses produksi. Namun, hambatan tersebut sepertinya akan bisa diatasi.

1. Banyak perusahaan yang sedang mengembangkan proyek mobil terbang

Bukan hanya NFT yang mengerjakan proyek mobil terbang.(Foto: Pixabay/rawpixel)

Di Jepang, sukarelawan kelompok Kartivator sedang membangun mobil terbang bernama'Skydrive'. Mereka telah menetapkan akan menggunakan mobil terbang ini untuk menyalakan api pada pembukaan Olimpiade di Tokyo pada tahun 2020.

Beberapa perusahaan, termasuk Uber dan perusahaan baru yang didukung oleh co-founder Google Larry Page, sedang mengerjakan drone pengangkut orang atau kendaraan terbang serupa. Perusahaan ternama seperti Uber, Amazon, dan pembuat pesawat terbang Eropa, Airbus, sedang mengerjakan kendaraan tersebut.

Perusahaan penerbangan NFT sedang mengembangkan kendaraan terbang di Israel dan California yang memiliki prototipe untuk dipamerkan di acara CES. Rekan pendiri, Maki dan Guy Kaplinsky 'bekerja untuk mengawinkan sebuah pesawat dengan mobil', yang berarti tidak ada bandara atau helikopter yang diperlukan.

2. Dikerjakan oleh insinyur penerbangan veteran

Belajar dari kesalahan tesla (Foto: Pixabay/andreas160578)

NFT memiliki tim insinyur penerbangan veteran di fasilitas di Israel yang berfokus pada penelitian sambil merancang perangkat keras dan perangkat lunak serta meminta produsen peralatan asli untuk mengeluarkan produk dalam skala besar.

Mereka mengatakan akan belajar dari kesalahan Tesla dan fokus pada teknologi dan berkolaborasi dengan perusahaan lain dalam proses perakitan. "Kami belajar dari Tesla bahwa Elon Musk menghabiskan terlalu banyak waktu di sisi produksi," kata Kaplinsky, Co Founder NFT.

3. Bisa mendarat dan lepas landas secara vertikal serta dilengkapi fitur auto pilot

Dapat terbang dengan kecepatan 100 km per jam (Foto: Pixabay/PublicDomainPictures)

Enggak perlu landasan udara yang panjang dan luas untuk menerbangkan dan mendaratkan mobil terbang buatan NFT ini. Karena mobil terbang tersebut dapat diterbangkan dan didaratkan secara vertikal. Dengan demikian, mobil terbang ini bisa didaratkan dimanapun dengan hanya membutuhkan lahan kecil untuk mendarat.

Pengguna mobil terbang nantinya juga bisa menikmati penerbangan dengan santai sambil melihat pemandangan. Tanpa mengemudikan mobil terbang itu. Sebab, fitur auto pilot juga akan dihadirkan di mobil terbang tersebut nantinya. Kendaraan ini katanya juga bisa terbang dengan kecepatan 100 km perjam.

Bagaimana sahabat Merah Putih, tertarik membeli mobil terbang? (ikh)

Baca juga: Mobil Terbang Terinspirasi Rolls Royce

Kredit : digdo


Ikhsan Digdo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH