Inovasi Baru, Diciptakan Bir untuk Pasien Kanker Ilustrasi Bir (Foto: pixabay/free-photos)

BAGI pengidap kanker, kemoterapi memiliki banyak efek samping yang buruk, salah satu yang kerap membuat pasien kanker frustasi ialah dysgeusia. Efek samping itu akan menyebabkan makanan dan minuman terasa hambar dan pahit.

Saat melihat hal itu, kelompok advokasi kanker yang berbasis di Praha telah menemukan solusi untuk masalah tersebut, yaitu Beer nonalkohol yang disebut Mama Beer.

Mamma Beer telah diformulasikan untuk membantu pasien kanker payudara untuk mengatasi gejala dysgeusia. Cita rasa bir tersebut telah direkayasa untuk membuatnya terasa begitu enak di mulut bagi mereka yang menjalani kemoterapi. Namun, selain rasanya enak, bir ini juga mengandung berbagai vitamin dan mineral yang telah dikenal untuk membantu para pengidap kanker.

Mamma Beer (Foto: Odditycentral)

Namun, tak hanya makanan yang kerap terasa tak enak bagi para pasien kemoterapi. Terkadang mereka bahkan berjuang untuk makan. CEO kelompok advokasi kanker payudara Mamma Help, Jana Drexlerova, mengalami hal itu pada dirinya sendiri saat menjalani kemoterapi. Ia mengalami lesi mulut yang menyakitkan hingga membuatnya sulit untuk makan.

Untuk membantu para pasien kemo mendapatkan nutrisi dan vitamin penting, dokter menyarankan minum bir secukupnya. Pasalnya, dysgeusia membuat bir terasa sangat pahit. Dari situ, Jana dan Tareza Sverakova membuat bir yang lebih enak.

"Kami pikir akan sangat baik untuk mengembangkan bir khusus untuk kemo-bir yang memiliki semua vitamin dan nutrsii, tapi tak ada alhkohol dan dibuat lebih manis untuk membunuh kepahitan. Bir ini akan membantu mengatasi efek samping kemo dan mempromosikan Mamma Help pada saat yang bersamaan" ucap Drexlerova.

Mamma Beer. (Foto: odditycentral)

Drexlerova manambahkan bahwa ia dan tim tengah mendekati sembilan pabrik, tapi hanya satu yang memberikan jawaban. Butuh waktu setengah tahun untuk mengembangkan bir ini.

Bir edisi terbatas itu diseduh hingga menjadi tak sepahit bir biasa, lantaran kemoterapi membuat semuanya sangat pahit. Selain itu, ada juga tambahan jus apel sehingga membuatnya terasa sedikit lebih manis. Seperti bir lainnya, minuman ini juga merupakan sumber potasium dan juga vitamin B.

Sejauh ini, bir tersebut telah disajikan di beberapa pameran bir serta makanan dan telah didistribusikan ke bangsal onkologi dan apotek di Republik Ceko. Selain itu, bir ini juga akan tersedia untuk bisa dibeli di supermarket di seluruh negeri untuk masa mendatang.(ryn)

Baca juga yuk artikel menarik yang lainnya Ini Alasan Utama Jokowi Pilih Sneakers di Berbagai Kegiatan

Kredit : raden_yusuf

Tags Artikel Ini

Raden Yusuf Nayamenggala

LAINNYA DARI MERAH PUTIH