Ini yang Membuat Jakarta Coffee Week 2017 Berbeda Dari Tahun Sebelumnya Saat konferensi pers Jakarta Coffe Week (MerahPutih.com/Ikhsan Digdo)

UNTUK kedua kalinya Jakarta Coffee Week (JACOWEEK) Kembali diselenggarakan. Acara bazar kopi ini akan diadakan di Hype Project, PIK, Jakarta Utara. Namun meski dengan nama yang sama, acara ini hadir dengan format berbeda dari tahun lalu.

Jika tahun lalu JACOWEEK hanya menghadirkan pengusaha kopi. Kali ini festival berskala nasional ini juga akan mendatangkan sebanyak 45 petani kopi. Mereka datang dari 15 propinsi di Indonesia.

Bukan belajar membuat kopi saja, Anda bisa mempelajari kopi secara mendalam dari bijinya. Para petani tersebut juga akan membawa biji kopi dari pertanian mereka masing-masing.

"Kami ingin ajang ini bisa menjadi kesempatan para pengunjung dapat mempelajari kopi hingga ke 'hulu'," tutur Ve Handojo, Founder ABCD School of Coffee, Kamis (31/8), kepada para pewarta di Kemang, Jakarta Selatan.

Ve melanjutkan bahwa petani kopi juga perlu dihargai. Bukan hanya sekadar menikmati kopi, para pengunjung juga diharapkan mendapat wawasan dari festival ini. Selain itu kata Ve, ini merupakan festival kopi pertama yang mendatangkan petani kopi.

"Kalau datang, silakan tanya saja langsung tentang kopi ke petaninya. Pengunjung bebas tanya-tanya," imbuhnya.

Selain itu, Ve juga berharap agar acara ini ke depannya bisa menjadi ajang pertemuan pelaku industri kopi spesialti Indonesia dengan dunia.

Penasaran ingin belajar tentang kopi hingga ke 'hulu'? Jangan lupa datang ya. Tiket masuknya cukup dengan Rp 15 ribu. (Ikh)

Selain artikel ini Anda juga bisa baca Jakarta Coffee Week Kembali Dihadirkan Tanggal 8-10 September Mendatang


Tags Artikel Ini

Muchammad Yani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH