Ini yang Disampaikan Prabowo ketika Menegur Fadli Zon Juru bicara Partai Gerindra Habiburokhman. ANTARA/Lia Wanadriani Santosa

MerahPutih.com - Teguran Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto terhadap wakilnya, Fadli Zon, menuai sorotan.

Hal itu terjadi setelah Fadli Zon melalui akun Twitter-nya dengan menyindir aktivitas Presiden Joko Widodo menjajal Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (13/11).

Fadli Zon yang juga Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) itu menyinggung Jokowi dengan pertanyaan kapan akan berkunjung ke Sintang yang telah dilanda banjir selama tiga pekan terakhir.

Soal teguran partai terhadap Fadli Zon, Juru Bicara Gerindra Habiburokhman memastikan, Prabowo yang juga Menteri Pertahanan itu tak memarahi.

Baca Juga:

PDIP Diprediksi 'Dorong' Ganjar Jika Partai Lain Calonkan Prabowo atau Anies

"Pak Prabowo memberikan teguran secara lisan melalui Sekjen (Ahmad Muzani)," kata Habiburokhman kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (15/11).

Dia menjelaskan, teguran lisan sudah menjadi tradisi bagi partainya karena ketika ada pernyataan yang kurang pas maka saling mengingatkan dan kader diingatkan terbawa perasaan.

"Tetapi pernyataan tersebut hendaklah dibungkus dengan kalimat yang pas, tidak menyudutkan pihak-pihak lain apalagi secara personal," ujar dia.

Menurut Habiburokhman, lewat teguran tersebut Prabowo berpesan agar kritik yang disampaikan tidak menimbulkan ketidaknyamanan.

Baca Juga:

Survei Y-Publica: Elektabilitas Prabowo-Puan Unggul Tipis Atas Ganjar-Airlangga

Anggota Komisi III DPR itu memastikan kritik Fadli tersebut tidak akan mengganggu hubungan Gerindra dan PDIP sebagai sesama partai pendukung pemerintah.

"Oh enggak, kami sebagai teman rekan satu koalisi, terbiasa ada dinamika-dinamika, kemudian kami saling mengingatkan, lalu kita evaluasi kalau ada sesuatu yang tidak pas," ujar Habiburokhman.

Habiburokhman menjelaskan, teguran tersebut perlu ditanggapi dan diluruskan.

"Kami meminta maaf apabila terjadi kegaduhan dan terhadap Pak Fadli sudah disampaikan teguran secara lisan," ujarnya. (Knu)

Baca Juga:

Jadi Warga Kehormatan Korps Brimob, Prabowo: Komandan Kalian Harimau!

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gempa di Halmahera Memiliki Mekanisme Pergerakan Kombinasi
Indonesia
Gempa di Halmahera Memiliki Mekanisme Pergerakan Kombinasi

Sejarah mencatat di wilayah ini pernah terjadi beberapa gempa kuat dan memicu tsunami seperti yang pernah terjadi pada tahun 1608, 1845, 1852, 1857, 1889, 1907, dan 1939.

Kasus Rahmat Effendi, KPK Geledah Sejumlah Lokasi di Bekasi
Indonesia
Kasus Rahmat Effendi, KPK Geledah Sejumlah Lokasi di Bekasi

Uang tersebut diterima politikus Partai Golkar itu melalui sejumlah orang kepercayaannya

BEM UI Ungkap 3 Penyebab Polusi Udara di Jakarta
Indonesia
BEM UI Ungkap 3 Penyebab Polusi Udara di Jakarta

Panji Raharjo mengungkapkan, ada tiga penyebab utama permasalahan udara di Ibu Kota.

UU TPKS Berlaku, Momentum Polri Kembangkan Direktorat PPA
Indonesia
UU TPKS Berlaku, Momentum Polri Kembangkan Direktorat PPA

Bareskrim Mabes Polri bakal memperbanyak direktorat di kesatuannya. Langkah ini dilakukan setelah Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) disahkan menjadi Undang-Undang.

Kebakaran Kilang Sering Terjadi, DPR Nilai Pertamina Tak Serius Lakukan Pembenahan
Indonesia
Kebakaran Kilang Sering Terjadi, DPR Nilai Pertamina Tak Serius Lakukan Pembenahan

Kebakaran kilang ini adalah kebakaran ketiga di tahun 2021 dan kebakaran yang kedua di tempat yang sama.

Kemenkes Terbitkan Sertifikat Vaksin Internasional Sesuai Standar WHO
Indonesia
Kemenkes Terbitkan Sertifikat Vaksin Internasional Sesuai Standar WHO

Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan sertifikat vaksin internasional sesuai dengan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Pemerintah Siapkan Akomodasi Standar Bintang Lima Bagi Jemaah Haji di Makkah
Indonesia
Pemerintah Siapkan Akomodasi Standar Bintang Lima Bagi Jemaah Haji di Makkah

Jamaah calon haji Indonesia akan menempati 40 hotel pada lima sektor di Mekkah, yang tersebar di lima sektor

Survei LSI: Elektabilitas Prabowo Masih Tinggi, Belum Tergoyahkan Sejak 1,5 Tahun Lalu
Indonesia
Survei LSI: Elektabilitas Prabowo Masih Tinggi, Belum Tergoyahkan Sejak 1,5 Tahun Lalu

Fetra mengatakan hasil elektabilitas ini juga menandakan elektabilitas Prabowo belum tergoyahkan sejak 1,5 tahun lalu.

Diusung Jadi Capres, Ganjar Malah Minta Dukungan Sebagai Gubernur Jawa Tengah
Indonesia
Diusung Jadi Capres, Ganjar Malah Minta Dukungan Sebagai Gubernur Jawa Tengah

Ganjar saat ini fokus untuk membereskan banyak persoalan yang ada di Jawa Tengah

Penundaan Pemilu Ada di Negara Nondemokrasi
Indonesia
Penundaan Pemilu Ada di Negara Nondemokrasi

Menurutnya, logika-logika soal penundaan pemilu sebenarnya adalah pemikiran yang terjadi di negara-negara nondemokrasi.