Tahun 2019 Waktu Bunga Bangkai Bermekaran Bunga bangkai yang mengundang banyak wisatawan. (Foto: instagram@aryfirst)

BUNGA bangkai merupakan salah satu daya tarik kunjungan pariwisata di Bengkulu. Tak hanya soal keindahan, siklus hidup bunga endemik Pulau Sumatera ini selalu ditunggu-tunggu para pencinta tanaman-tamanan langka.

Buat kamu yang berlibur ke Bengkulu, tak lengkap kalau belum menikmati indahnya bunga bangkai saat mekar. Waktu-waktu bunga bermekaran selalu ditunggu baik masyarakat maupun para wisatawan lokal dan mancanegara.

Sepanjang tahun 2019 mendatang, sebanyak 30 bunga bangkai jenis Amorphophallus titanum dan Amorphophallus gigas akan mekar di Taman Konservasi Bunga Bangkai, Kepahiang.


1. Berat umbi bunga bangkai mencapai 100 kg

Bunga bangkai. (Foto: instagram.com/hengky157)
Bunga bangkai. (Foto: instagram@hengky157)

Bunga bangkai mengalami dua fase dalam siklus hidupnya yang muncul secara bergantian, yaitu fase vegetatif (aseksual) dan generatif (seksual). Selama fase vegetatif itulah muncul batang tunggal dan daun mirip pohon pepaya yang tumbuh selama sekitar dua tahun.

"Jika fase vegetatif itu selesai, maka pohon dan daun akan membusuk, lalu tumbuh bunga bangkai dari umbi yang terkubur di dalam tanah. Berat umbi bunga ini dapat mencapai 100 kilogram yang berfungsi sebagai cadangan makanan selama bunga mekar," Seorang petugas Taman Konservasi Bunga Bangkai Zulzum Dihamzal di Kepahiang, seperti dikutip Antara.


2. Bunga terbesar dunia bisa mencapai tinggi 2,5 meter

Bunga bangkai. (Foto: instagram.com/khairilagum)
Bunga bangkai. (Foto: instagram@khairilagum)

Amorphophallus titanum merupakan bunga majemuk terbesar di dunia yang tingginya dapat mencapai 2,5 meter dan lebar kuntum 1,5 meter. Sedangkan Ammorphophallus gigas merupakan bunga majemuk tertinggi di dunia yang dapat mencapai lebih dari 4 meter, namun memiliki kuntum kecil.

"Kedua jenis bunga bangkai ini adalah endemik Pulau Sumatera yang langka. Karena itu, kami terus merawat bunga-bunga ini secara baik agar terhindar dari ancaman gagal mekar," ujar Zulzum.


3. Cara menjangkau lokasi bunga bangkai

Bunga bangkai. (Foto: @nur_muhamad_77  via instagram.com/kpplbengkulu)
Bunga bangkai. (Foto: @nur_muhamad_77 via instagram@kpplbengkulu)

Perjalanan menuju lokasi Taman Konservasi Bunga Bangkai itu tidak terlalu sulit. Pengunjung bisa menggunakan sepeda motor ataupun mobil selama satu jam dari Kota Bengkulu menuju Desa Tebat Monok di Kabupaten Kepahiang.

"Lokasinya berada persis di sisi jalan raya. Dari parkiran kendaraan, pengunjung dapat langsung melihat bunga ini. Kalau mau lebih dekat dan mencium aroma busuk, maka harus menuruni beberapa anak tangga menuju penangkaran."


4. Saat libur natal bunga bangka memasuki fase mekar

Bunga bangkai di Bengkulu. (Foto: instagram.com/jhoni_anggariksa)
Bunga bangkai di Bengkulu. (Foto: instagram@jhoni_anggariksa)

Saat ini di lokasi yang sama ada empat bunga bangkai jenis titanum yang sedang mekar. Ia memprediksi saat libur Natal akan ada satu bunga bangkai yang memasuki fase mekar sempurna.

"Akhir bulan ini akan ada lagi yang mekar, kemungkinan saat Natal. Pengunjung dapat menghabiskan waktu liburan itu dengan melihat, belajar dan berinteraksi dengan bunga terbesar di Planet Bumi ini secara langsung," ucapnya.

Selain bunga bangkai, taman konservasi yang berada di sebelah kawasan hutan lindung Bukit Daun itu juga ditumbuhi inang bunga Rafflesia arnoldii yang juga merupakan bunga endemik Sumatera. (zul)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Berwisata ke Pangandaran tak Lengkap Tanpa Sajian Sup Pindang Gunung

Kredit : zulfikar


Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH