Ini Tujuan Film Parasite Dirilis Kembali Dalam Versi Hitam Putih Film Parasite dibuat versi Hitam Putih (Foto: siff)

FILM fenomenal yang meraih empat piala Oscar 2020 termasuk film terbaik yakni Parasite, telah merilis versi berbeda dari sebelumnya, yakni versi hitam-putih.

Dengan versi baru tersebut, digadang-gadang Parasite akan menyuguhkan sebuah pengalaman simenatik baru.

Baca Juga:

Alasan 'Parasite' Layak Dapatkan Penghargaan di Golden Globe 2020

Film Parasite berkisah tentang Ki Woo (Choi Woo Sik) yang diberikan pekerjaan sebagai guru les Bahasa Inggris Privat di kediaman keluarga Park.

Film Parasite mengambarkan perbedaan antara si kaya dan si miskin (Foto: apollo mozi)

Dengan akal cerdiknya, Ki Woo pun mulai mengatur sebuah siasat untuk mempekerjakan seluruh keluarga yang menganggur, untuk bekerja di kediaman keluarga yang kaya raya.

Perbedaan antara si kaya dan si miskin terlihat begitu kontras, sang sutradara Bong Joon Ho dengan gamblang menggambarkannya. Yakni Ketika keluarga Ki Woo yang bekerja serabutan, dan tinggal di apartemen rubanah yang kumuh dan dipenuhi serangga.

Setelah itu, berlanjut ke kediaman keluarga Park yang berada di atas tanah, di mana Ki Woo harus naik menanjak menuju rumah majikannya.

Baca Juga:

Film 'Parasite' Soroti Mirisnya Pendidikan Korea Selatan

Pada versi aslinya, penonton disuguhkan sinematografi yang begitu apik, guna menunjang cerita serta latar belakang para tokohnya.

Tapi saat diedit ulang ke versi hitam-putih. Ada suguhan berbeda yang muncul di benak para penonton. Di mana suasana yang sebelumnya telah kelam, akan terasa lebih suram dengan penggunaan warna monokrom.

Dilansir dari laman Antara, untuk orang yang telah menonton film Parasite sebelumnya dan mencoba menonton kembali Parasite versi hitam-putih, akan banyak hal yang bisa diulik, khususnya dari sisi dialog hingga simbol yang sangat menunjang cerita.

Jika dibedah lebih jauh, ada banyak shot cerdas yang digunakan oleh Bong Joon Ho untuk memvisualkan perbedaan kasta antara keluarga Kim dan Park.

Seperti pada adegan pertama dibuka dengan pemandangan jendela keluarga Kim, saat itu dunia luar yang mereka lihat dari balik jendal, yakni setengah dari jalan di atasnya, itu menandakan jika mereka benar-benar hidup di bawah masyarakat umumnya.

Sementara dari sisi penceritaan, sang sutradara menulis alur cerita yang runut, tapi tak tertebak. Teka-teki yang muncul di benak penonton, rupanya sudah dimunculkan petunjuk di sejumlah adegan.

Banyak juga simbol-simbol yang akan membuat penonton merenung sejenak dan menyadari maksud sang sutradara menyisipkan simbol tersebut.

Penonton akan disuguhkan pengalaman berbeda dengan efek monokrom (Foto: thestraittimes)

Tujuan efek monokrom sendiri, selain penonton bisa merasakan pengalaman berbeda ketika menonton versi hitam-putih, terdapat visi lain yang ingin disuguhkan pada audiens lewat film tanpa warna. Yakni diharapkan mampu menimbulkan pengalaman visual yang lebih intim pada penonton.

Saat warna-warna hilang, penonton bisa lebih fokus dengan ekspresi wajah para aktor, dialog yang disampaikan, serta detail-detail cerita lain di dalamnya.

Untuk dari aspek teknis, warna monokrom tentu mengubah film secara tematis, memberikan suasana dan kontras yang tajam, serta pandangan lait terhadap sebuah dunia atau pengalaman baru. Hal ini sekaligus bisa membuat film terasa lebih nyata.

Tak banyak yang tahu, ini bukan kali pertama sutdara Bong membuat versi hitam-putih untuk filmnya. Sebelumnya film thriller Mother (2009) pun pernah dibuat seperti monokrom.

Sutradara Bong membuat versi monokrom dari film Parasite bersama dengan sinematografer Hong Kyung Pyo.

Film Parasite versi hitam-putih sendiri bisa disaksikan di jaringan bioskop CGV, Cinepolis, Lotte Cinema dan Flix mulai hari ini. (Ryn)

Baca Juga:

Film 'Parasite' Dituduh Plagiarisme oleh Pembuat Film Asal India

Kredit : raden_yusuf

Tags Artikel Ini

Raden Yusuf Nayamenggala