Ini Trend Fesyen Perempuan Muslim Indonesia Saat Lebaran Koleksi modest wear dari brand Korea Selatan Sayee di Jakarta, Senin (23/7/2018) (ANTARA News/ Nanien Yuniar)

MENJELANG hari raya Idul Fitri atau biasa disebut Lebaran banyak masyarakat muslim Indonesia yang mengiapkan segala sesuatunya. Termasuk mencari busana apa yang hendak dipakai saat berkumbul bersama keluarga besar.

Nah, konsultan fesyen Indonesia Erich Al Amin memprediksi model pakaian perempuan muslim di Lebaran tahun ini. Menurutnya model modest akan lebih mendominasi. Hal itu karena belakang modest wear sangat digandrungi masyarakat dunia, termasuk Indonesia, baik muslim atau non muslim.

Beberapa contoh busana modest yang digunakan para artis Indonesia (ANTARA News/dok. Erich Al Amin)
Beberapa contoh busana modest yang digunakan para artis Indonesia (ANTARA News/dok. Erich Al Amin)

"Menurut aku, tahun ini busana modest akan lebih mendominasi. (busana itu) kayak yang dipakai Nindy dan Krisdayanti. Jadi, baju sopan dan tertutup tapi tetap bisa dipakai di luar acara keagamaan," ujar Erich seperti yang diberitakan Antaranews.com, Sabtu (25/5).

Baca juga:

Fesyen di Film Tahun 2018 yang Bisa Kamu Tiru

Barang Fesyen yang Mesti Dipunya Anak Milenial

Tren Fesyen Selebritas Asia

Erich menilai busana modest begitu digemari karena memiliki tampilan yang sopan dan tidak menampilkan lekuk tubuh. Menggunakan busana model modest saat hari raya adalah sangat tepat karena memberikan kesan rapi bagi penggunanya.

"Kenyataannya, (wanita) zaman sekarang yang suka modest bukan cuma muslim, tapi non muslim juga suka dan bisa pakai. Setiap wanita mana pun dengan agama apa pun punya pilihan untuk memakai pakaian tertutup," katanya.

Koleksi modest wear dari brand Korea Selatan Sayee di Jakarta, Senin (23/7/2018) (ANTARA News/ Nanien Yuniar)
Koleksi modest wear dari brand Korea Selatan Sayee di Jakarta, Senin (23/7/2018) (ANTARA News/ Nanien Yuniar)

Pria yang sering membuat busana untuk Nindy, Raisa, Ashanty, Luna Maya hingga Titi Kamal melanjutkan, kalau kamu lebih senang menggunakan model kaftan saat Lebaran, jangan takut ketinggalan zaman. Hal itu karena model ini tidak terpengaruh pada perkembangan zaman.

Menurutnya, model atau gaya apapun yang dipakai saat Lemaran tak menjadi masalah. Hal terpenting adalah pemilihan bahan yang menyerap keringat dan tidak terlalu tebal. Karena jika salah memilih bahan, maka silaturahim saat Idul Fitri akan terganggu karena kegerahan.

"Gunakan bahan yang nyaman, menyerap keringat, dan tidak terlalu tebal. Kalau terlalu tebal, (pakaian) akan membuat tubuh terlihat gemuk dan susah bergerak," ujar Erich.


Tags Artikel Ini

Muchammad Yani