Ini Tren Bedah Plastik 2019 Kata Dokter Tompi Tren bedah plastik 2019 untuk hidung dengan menggunakan tulang iga. (Foto: Pixabay/nastya_gepp)

BEDAH kosmetik kini sudah menjadi tren di kalangan tertentu. Hal itu untuk mendapat bentuk tubuh atau wajah yang diinginkan agar mendapat penampilan lebih menarik. Lalu, apa tren bedah plastik pada tahun ini?

Prosedur bedah plastik, sebagaimana industri kecantikan, mempunyai tren yang berkembang setiap tahun, salah satunya adalah operasi hidung dengan menggunakan tulang iga sebagai tren pada 2019.

1. Permintaan operasi hidung tulang iga meningkat

Permintaan operasi hidung tulang iga meningkat. (Foto: Pixabay/Engin_Akyurt)
Permintaan operasi hidung tulang iga meningkat. (Foto: Pixabay/Engin_Akyurt)

Tren operasi hidung dengan tulang iga tersebut disampaikan musikus sekaligus dokter bedah plastik Teuku Adifitrian atau akrab disapa Tompi. Tompi mengatakan bahwa bedah plastik ini kini mulai familier.

"Sejak saya mengerjakan operasi hidung dengan tulang iga, yang tidak menggunakan implan sama sekali, itu jadi tren dan sekarang permintaannya naik sekali. Belum ada yang ngerjain, belum familier, dan belum umum. Makanya, (pasien) pada lari ke gue," ujar Tompi dalam peluncuran klinik ketampanan Men/o/logy di Jakarta, dikutip Antara.


2. Permintaan facial recontruction

Peminat rekontruksi wajah cukup banyak. (Foto: Pixabay/nastya_gepp)
Peminat rekontruksi wajah cukup banyak. (Foto: Pixabay/nastya_gepp)

Bukan hanya operasi hidung, permintaan pasien di Indonesia untuk rekonstruksi wajah (facial reconstruction) juga masih banyak peminatnya.

"Aesthetic, mata, rambut, sekarang ada yang buang kantung mata dan lifting. Tapi, tren terbesarnya masih facial reconstruction," ujar pelantun Sedari Dulu itu.

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Ini Dia Sederet Artis Korea yang Lakukan Operasi Plastik, Hasilnya Bikin Kaget


3. Menyadarkan pasien tentang makanan bergizi

Pasien juga harus memerhatikan makanan bergizi untuk penampilan. (Foto: Pixabay/PublicDomainPictures)
Pasien juga harus memerhatikan makanan bergizi untuk penampilan. (Foto: Pixabay/PublicDomainPictures)

Tompi menambahkan pasien-pasiennya juga telah sadar tentang arti penting gizi bagi tubuh dan penampilan mereka.

"Jadi, orang mulai mikir makan apa, ngatur makan seperti apa, nutritional yang berhubungan dengan estetika," katanya.


4. Pasien bedah plastik laki-laki

Banyak juga permintaan bedah plastik dari pria. (Foto: Pixabay/Keifit)
Banyak juga permintaan bedah plastik dari pria. (Foto: Pixabay/Keifit)

Meski tidak sebanyak perempuan, Tompi juga memiliki pasien laki-laki yang melakukan prosedur bedah plastik khususnya untuk membentuk tubuh.

"Sebenarnya, (ke)banyakan (pasien) perempuan. Kalau laki-laki, biasanya body contouring, liposuction daerah payudara, pinggang, dan lainnya," kata personel Trio Lestari itu. (*)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Mengenang Moenadjat Wiratmadja, Bapak Bedah Plastik Indonesia

Kredit : zulfikar


Zulfikar Sy