Ramadan
Ini Titik Penyekatan Pemudik Yang Dilakukan Polda Metro Jaya Operasi Polisi. (Foto: Kanugrahan).

MerahPutih.com - Kepolisian Daerah Metro Jaya menyiapkan titik penyekatan untuk menghalau warga yang hendak mudik sebagai bagian aturan pelarangan mudik oleh pemerintah untuk mencegah penyebaran COVID-19. Kebijakan penyekatan dilaksanakan sesuai dengan pemberlakuan kebijakan larangan mudik, yakni pada 6-17 Mei 2021.

"Rencananya akan melakukan penyekatan dan pemeriksaan terhadap kendaraan penumpang baik mobil, bus, maupun motor yang meninggalkan Jakarta di tanggal tersebut," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo di Jakarta, Kamis (9/4).

Baca Juga:

Berpergian Saat Larangan Mudik, Wajib Karantina Mandiri Selama Lima Hari

Dalam pelaksanaannya, Ditlantas Polda Metro Jaya juga akan memeriksa dengan seksama kelengkapan dokumen maupun kendaraan angkutan barang yang mendapat pengecualian untuk keluar dan masuk wilayah hukum Polda Metro Jaya. Hal itu karena pada penerapan kebijakan larangan mudik tahun lalu ditemukan banyak kendaraan angkutan barang yang mencoba membawa penumpang keluar dan masuk Jakarta.

Berikut adalah delapan titik penyekatan yang bakal diterapkan oleh jajaran Ditlantas Polda Metro Jaya di larangan mudik Lebaran 2021:

Jalan Tol ada 2 lokasi:Tol Arah CikampekTol Arah Merak

Lalu Lintas
Pengamanan lalu lintas. (Foto: TMC Polda Metro Jaya)

Jalan Arteri Non Tol ada 3 lokasi:Harapan Indah Bekasi KotaJati Uwung Tangerang KotaKedung Waringin Bekasi Kabupaten

Terminal Bus ada 3 lokasi:PulogebangKampung RambutanKalideres

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah menerbitkan Peraturan Menteri (PM) Nomor 13 tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi selama masa Idul Fitri 1442 H dalam rangka pencegahan penyebaran COVID-19.

Pengendalian transportasi tersebut dilakukan melalui larangan penggunaan atau pengoperasian sarana transportasi, untuk semua moda transportasi, yaitu moda darat, laut, udara dan perkeretaapian dimulai pada tanggal 6-17 Mei 2021. (Knu)

Baca Juga:

Cegah Warga Mudik, Ada 338 Titik Penyekatan Kendaraan di Jawa Barat

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pasca-Kebrutalan KKB, Kondisi Warga Kabupaten Puncak Berangsur Kondusif
Indonesia
Pasca-Kebrutalan KKB, Kondisi Warga Kabupaten Puncak Berangsur Kondusif

Aktivitas masyarakat di Beoga, Kabupaten Puncak saat ini berangsur normal dan warga mulai menggelar dagangan.

Pembangunan 2 Flyover Anyar di Bandung Telan Rp63 Miliar
Indonesia
Pembangunan 2 Flyover Anyar di Bandung Telan Rp63 Miliar

Dua jalan layang (flayover) anyar di Bandung resmi diserahterimakan dari Provinsi Jawa Barat ke Pemerintah Kota Bandung.

Pemprov DKI Kembalikan Sejumlah Pengajuan Izin Pernikahan di Gedung
Indonesia
Pemprov DKI Kembalikan Sejumlah Pengajuan Izin Pernikahan di Gedung

DKI Jakarta telah menyetujui sekitar 30 gedung pertemuan dan hotel yang mengajukan perizinan kegiatan resepsi pernikahan saat PSBB transisi.

Djoko Tjandra Didakwa Palsukan Surat Jalan
Indonesia
Djoko Tjandra Didakwa Palsukan Surat Jalan

Terpidana Cessie Bank Bali itu bermaksud memakai jasa Anita Kolopaking untuk menjadi kuasa hukumnya

Tiongkok Undang Palestina dan Israel Berunding
Dunia
Tiongkok Undang Palestina dan Israel Berunding

Tiongkok akan bekerja sama lebih mendalam dengan Norwegia, Tunisia, dan anggota DK-PBB lainnya

Polisi Militer Gelar Lomba Lari 'Virtual'
Olahraga
Polisi Militer Gelar Lomba Lari 'Virtual'

Peserta wajib mendownload aplikasi lari DEOS di GooglePlay (Android) dan Appstore (iOS).

Tunjangan Rumah Dewan, Pimpinan DPRD: Ahok Tanya Dulu Jangan Ngamuk-Ngamuk
Indonesia
Tunjangan Rumah Dewan, Pimpinan DPRD: Ahok Tanya Dulu Jangan Ngamuk-Ngamuk

Seharusnya Ahok mencari kebenaran informasi itu melalui anggota DPRD, bukan hanya melihat di medsos.

Gempa Bumi Majene jadi Momentum Tingkatkan Gotong Royong Bantu Sesama
Indonesia
Gempa Bumi Majene jadi Momentum Tingkatkan Gotong Royong Bantu Sesama

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,2 yang mengguncang Kabupaten Majene, Sulawesi Barat dan sekitarnya pada Jum'at (15/1) menjadi duka semua pihak.

Polisi Duga Pelecehan Seksual dan Perundungan Pegawai KPI Pusat Terjadi Oktober 2015
Indonesia
Polisi Duga Pelecehan Seksual dan Perundungan Pegawai KPI Pusat Terjadi Oktober 2015

Keterangan awal pertama saudara MSA ini tidak pernah membuat rilis tersebut

Wakil Ketua KPK Datangi Komnas HAM, Jubir: Putusan Alih Status Pegawai Kolektif Kolegial
Indonesia
Wakil Ketua KPK Datangi Komnas HAM, Jubir: Putusan Alih Status Pegawai Kolektif Kolegial

kehadiran Ghufron yang mewakili KPK merupakan tindak lanjut setelah mendapat penjelasan dari Komnas HAM mengenai informasi dan data yang ingin dikonfirmasi.