Ini Tiga Gereja Ternama di Surabaya (Foto: andiktaufiq.wordpress)

INDONESIA memiliki keberagaman dalam segala hal. Dari suku, agama hingga ras. Semuanya menyatu dalam negara yang berbentuk kepulauan. Karena itulah, toleransi jadi nilai penting yang harus selalu dijunjung.

Setiap kota di Indonesia pun memiliki berbagai keberagaman. Salah satunya di Surabaya. Keanekaragaman agama memungkinkan pendirian berbagai tempat ibadah, misalnya gereja untuk umat kristiani.

Ada tiga gereja besar di Surabaya yang namanya cukup dikenal masyarakat Surabaya. Berikut profil singkat mengenai tiga gereja tersebut.

1. Gereja Santa Maria Tak Bercela

(Foto: ngopibareng)

Berada di dalam keuskupan Surabaya, Gereja Santa Maria Tak Bercela (SMTB) berlokasi di Jalan Ngagel Madya Nomor 1, Surabaya. Gereja ini juga dikenal dengan nama Paroki Ngagel. Fasilitas yang dimiliki antara lain kantin dengan koneksi wi-fi, klinik, dan toko buku.

Tahun 1958 merupakan tonggak awal berdirinya gerja SMTB. Sebelum dikelilingi dengan perkotaan, saat pertama kali berdirinya, gereja ini masih dikelilingi persawahan dan ladang. Ada sebagaian kecil wilayah yang sudah berbetentuk kavling-kavling perumahan.

Wilayah Ngagel pada masa itu masih merupakan Wilayah 5 dari Paroki Hati Kudus di Darmo. Semakin berkembangnya umat Katolik di daerah Ngagel membuat Pastur HA Massen CM mengusulkan agar daerah baru itu dijadikan suatu paroki baru.

Pembangunan fisik dilakukan melalui dua tahap. Tepatnya pada 19 September 1971, pembangunan tahap pertama dilakukan. Akhirnya pada 24 Desember 1972, dilakukan peresmian dengan melakukan gunting pita.

Seiring berjalannya waktu, umat pun semakin bertambah. Dampaknya, Gereja SMTB tidak mampu menampung umat yang semakin meningkat. Pembangunan tahap kedua untuk pembesaran gereja pun dilakukan sejak 23 Oktober 1974.

Pembangunan tahap 2 menghasilkan gedung gereja yang dipergunakan sebagai gedung pertemuan dan disatukan dengan gereja tahap 1. Secara keseluruhan, ruang kebaktian dapat menampung 1.500 umat dengan balkon di lantai 2. Bangunan gereja tahap kedua dapat digunakan hinga 2001 sebelum dilakukan lagi pembangunan untuk menampung umat yang semakin bertambah.

2. Gereja Pantekosta Pusat Surabaya

(Foto: klikunic1.blogspot)

Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) dibangun seorang pendeta asal Tiongkok bernama Ishak Lew Lewi Santoso. GPPS didirikan pada 25 Februari 1964 untuk kepentingan umat Kristen dan Protestan, khususnya gereja aliran Pantekosta. Selain itu, gereja ini juga mendirikan sekolah alkitab dan sekolah Kristen.

Hingga saat ini, GPPS memiliki sekitar 250 jemaat di Surabaya. Pendeta Ishak sendiri turut memimpin lembaga-lembaga sosial dan pendidikan serta menjbat sebagai Ketua Umum Majelis Besar GPPS se-Indonesia. Gereja ini beralamat di Jalan Bromo I/3, Surabaya.

Pendeta Ishak awalnya ialah seorang pedagang. Tentunya sebagai pedagang ia mengenal betul kondisi orang-orang perantauan di Indonesia. Sebelum mendirikan gereja pada 1942, ia mulai membuka pos-pos pengabaran injil di wilayah Jawa Timur, semisal Sepanjang, Malang, Lawang, Madiun, Krian, dan tentunya Surabaya.

Seiring berjalannya waktu, Gereja Pantekosta Sawahan mulai menunjukkan kevaliditasannya sebagai wadah para umat mengenal lebih jauh mengenai agama Kristen Protestan. Hingga saat ini, GPPS menjadi salah satu pilihan tempat ibadah umat Kristen Protestan.

3. GKI Diponegoro

(Foto: mapio)

Satu lagi bangunan gereja yang cukup dikenal masyarakat Surabaya, Gereja Kristen Indonesia (GKI). Gereja yang berlokasi di Jalan Diponegoro Surabaya ini tidak lepas jadi tempat umat Kristen untuk beribadah.

Dari luar, GKI Diponegoro memiliki tampilan eksterior cat berwarna putih. Dengan atap genteng berwarna hijau pucat. Halaman depan gereja juga dilengkapi dengan tanaman pot. Di bagian atas bangunan juga terdapat beberapa tanaman pot.

Untuk menuju GKI Diponegoro menggunakan bus memakan waktu lebih kurang 36 menit. Jalur bus akan berhenti tidak jauh dari gereja tersebut. (Ikh)

Baca juga artikel Bom Meledak di Tiga Gereja Surabaya, Jumlah Korban Meninggal Tiga Orang

Kredit : digdo


Ikhsan Digdo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH