Ini Tiga Daerah dengan Pertumbuhan Pesat di NTT, Salah Satunya Ende Suasana pelabuhan petikemas di Pelabuhan Tenau milik PT Pelindo III di Kupang, NTT, Senin (17/7). (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

MerahPutih.com - Tiga kabupaten/kota di Nusa Tenggara Timur mengalami pertumbuhan ekonomi cukup pesat dalam kurun waktu tiga tahun terakhir ini. Pengamat ekonomi James Adam mengatakan, ketiga darah ini harus menjadi pemicu bagi daerah lain di provinsi setempat untuk ikut bersaing.

"Ketiga daerah itu berturut-turut diurutan pertama Kota Kupang sebagai ibu kota Provinsi NTT, kedua Kabupaten Belu yang berbataan langsung dengan Timor Leste dan ketiga Kabupaten Ende di Pulau Flores bagian Tengah," katanya di Kupang, Jumat (4/8).

Ia mengatakan, hal itu terkait manfaat keberadaan proyek strategis nasional yang diterima masyarakat (petani yang mendapat pasokan irigasi, pengusaha mudah memasarkan hasil, masyarakat mendapatkan harga yang murah, kemudahan mobilitas masyarakat, serta konektivitas antarwilayah) dan dampaknya bagi pertumbuhan ekonomi daerah-daerah yang menjadi sasaran dari proyek-proyek itu.

Anggota IFAD (International Fund for Agricultural Development) ini menyebut dari tiga daerah itu pertumbuhan Kota Kupang terakhir (2016) di atas 5,7 persen atau melampaui pertumbuhan yang dialami provinsi NTT yang hanya 5,6 persen.

"Beberapa capaian kinerja yang membawa Kota Kupang tumbuh ke arah yang lebih baik, adalah pada pertumbuhan ekonomi tiga tahun terakhir yang terus meningkat," katanya.

Misalnya kata dia pada 2013, ekonomi tumbuh sebesar 7,58 persen, 2014 meningkat menjadi 7,69 persen dan untuk tahun 2015, pertumbuhan ekonomi naik lagi menjadi 8,1 persen.

Ia mengatakan pertumbuhan itu juga diukur dari laju inflasi di kota ini yang dijadikan sampel dalam menghitung tingkat penaikan dan penurunan harga-harga kebutuhan pokok dalam kurun waktu tertentu.

Sedangkan Kabupaten Belu, dalam tiga tahun terakhir, mengalami kemajuan di berbagai bidang di antaranya bertambahnya sarana dan prasarana pendidikan, dan kesehatan.

Dia juga menyebutkan, kondisi pembangunan perekonomian di Kabupaten Belu secara umum terjadi pertumbuhan pada tahun 2013 dan 2014 sebesar 4,81 persen.

Sementara perekonomian di Kabupaten Ende telah mengalami pertumbuhan dari tahun ke tahun terukur dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Ende selama beberapa tahun terakhir ini tumbuh dengan baik.

Salah satu sektor yang memiliki andil besar dalam perekonomian Kabupaten Ende setelah sektor pertanian yaitu sektor perdagangan.

Ende, kata dia, menempati peringkat ketiga dalam pertumbuhan ekonomi dibawah Kota Kupang dan Kabupaten Belu dengan angka 5,29 pada 2016. (*)

Sumber: ANTARA


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH