Ini Skuat Menyeramkan Timnas Prancis yang Raih Trofi Piala Dunia Timnas Prancis pada Piala Dunia 1998. (Sumber: thesun.co.uk)

SEJAK 1930 sampai 1998, gelaran Piala Dunia sudah memasuki jilid ke-16. Tim nasional seperti Brasil, Uruguay, dan Inggris merupakan beberapa negara yang pernah menjadi sang juara.

Sementara, Prancis belum sama sekali menjadi raja sepak bola dunia tak tinggal diam. Setelah berpuasa gelar selama 64 tahun, akhirnya tim berjuluk Les Blues memecah telur.

Prancis yang berada dalam Grup C keluar dengan posisi pertama. Tiga pertandingan penyisihan dilaluinya dengan mudah. Pada laga perdana, Jumat, 12 Juni 1998, timnas Prancis menjamu Afrika Selatan. Prancis menang 3-0. Kemenangan itu merupakan hasil gol Christophe Dugarry 34', Pierre Issa 77', dan Thierry Henry 90'.

Kegaharan tuan murah berlanjut pada Kamis, 18 Juni 1998. Kali ini korbannya timnas Arab Saudi, yang dilibas dengan skor 4-0. Adapun yang mencetak gol pada pertandingan tersebut ialah Thierry Henry 36' dan 77', David Trezeguet 68', dan Bixente Lizarazu 85'.

Pada laga terakhir penyisihan grup, Rabu, 24 Juni 1998, tim berjuluk Ayam Jantan berhadapan dengan negara yang pernah menjuarai Piala Eropa 1992, Denmark. Meski Danish Dynamite memberikan perlawanan sengit atas Prancis, namun pada menit ke-12' Youri Djorkaeff berhasil membuat Prancis unggul sementara.

Kedua tim pun saling jual beli serangan. Denmark yang tak kenal menyerah akhirnya berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Michael Laudrup pada menit ke-42'.

Namun, babak kedua baru berjalan 11 menit timnas Prancis sudah berhasil merobek gawang Peter Schmeichel. Kedudukan pun tetap 2-1 untuk Prancis, dan memastikan Prancis melenggang ke babak selanjutnya.

Dalam babak 16 besar, anak asuh Aime Jacquet bertemu wakil Amerika Selatan, Paraguay. Pertandingan ketika itu berlangsung sengit. Kedua tim tampil ngotot sehingga tak mengubah skor 0-0 sampai babak kedua usai.

Nahas dalam perpanjangan waktu pada menit ke-113' Laurent Blanc mencetak sebuah gol, yang membuat Paraguay tersingkir.

Setelah berhasil mengalahkan La Albirroja, Laurent Blanc dkk kemudian bertemu dengan juara empat kali Piala Dunia (1934, 1938, 1982, dan 2006). Pertandingan tersebut berlangsung di Stade de France, Saint-Denis. Dari babak pertama hingga babak kedua, skor tetap sama, 0-0.

Pertandingan itu pun menjadi perpanjangan waktu. Namun, hingga 15x2 menit skor tak juga berubah. Akhirnya dilanjutkan dengan adu penalti. Untuk timnas Italia, Roberto Baggio, Alessandro Costacurta, dan Christian Vieri melakukan eksekusi dengan baik. Sementara, Demetrio Albertini dan Luigi Di Biagio gagal merobek gawang Fabian Bartez.

Sedangkan timnas Prancis, Zinedine Zidane, David Trezeguet, Thierry Henry, dan Laurent Blanc sukses merobek gawang Francesco Toldo. Hanya Bixente Lizarazu yang gagal mencetak gol. Meski demikian, Prancis menang kontra Italia dengan skor 4-3.

Kemenangan melawan Gli Azzuri membawa tim Ayam Jantan melaju ke semifinal bertemu dengan Kroasia. Dalam laga tersebut, pertandingan berjalan sangat keras. Wasit Jose M. Garcia Aranda akhirnya sampai mengeluarkan empat buah kartu kuning.

Pada menit ke-46', penyerang andalan Kroasia Davor Suker membuat geger penonton dunia. Gawang yang dijaga Fabian Bartez berhasil dijebolkan oleh bintang klub Real Madrid itu. Skor menjadi 1-0 untuk Kroasia.

Namun, skor tersebut tak berlangsung lama. Satu menit kemudian, menit 47' Prancis membalas gol Kroasia lewat Lilian Thuram. Sampai turun minum babak pertama, skor tetap imbang 1-1. Awal babak kedua, kedua tim memperlihatkan permainan indah dengan saling tukar serangan.

Dewi Fortuna pun tampaknya berpihak kepada Prancis. Pada menit ke 69', Lilian Thuram berhasil menggenapkan keunggulan menjadi 2-1. Skor tersebut tak berubah hingga peluit panjang babak kedua. Kroasia akhirnya tersingkir.

Perjalanan Prancis pun sampai pada final. Dalam babak penentuan itu, Prancis yang menjadi wakil dari Benua Biru bertemu dengan wakil Amerika Latin Tim Samba, Brasil.

Sebagian pengamat sepak bola awalnya menilai, babak final Piala Dunia 1998 mempertemukan dua negara hebat dan pertandingan diduga bakal berjalan alot. Namun, jauh panggang dari api.

Negara yang menjuarai Piala Dunia sebanyak lima kali itu; 1958, 1962, 1970, 1994, dan 2002, harus menelan pil pahit. Laurent Blanc dkk membantai Brasil dengan skor 3-0. Ketiga gol itu berhasil diciptakan oleh Zinedine Zidane 27' dan 45', kemudian Emmanuel Petit pada menit ke-90'.

Tim Ayam Jantan akhirnya keluar sebagai juara untuk pertama kalinya. Usai pertandingan itu, timnas Prancis menjadi sorotan masyarakat dunia. Skuat terbaik nan mengerikan itu menuliskan sejarah baru. Mau tahu siapa saja pemain-pemain itu, silakan simak di bawah ini.

1. Bernard Lama sebagai kiper, bermain untuk Paris Saint-Germain

Bernard Lama. (Sumber: mediaphore.com)

2. Vincent Candela sebagai bek, bermain untuk AS Roma

Vincent Candela. (Sumber: starsixes.com)

3. Bixente Lizarazu sebagai bek, bermain untuk Bayer Munchen

Bixente Lizarazu. (Sumber: soccerfootballwhatever.com)

4. Patrick Viera sebagai pemain tengah, bermain untuk Arsenal

Patrick Viera. (Sumber: dailymail.co.uk)

5. Laurent Blanc sebagai bek, bermain untuk Marseille

Laurent Blanc. (Sumber: modernghana.com)

6. Youri Djorkaeff sebagai pemain tengah, bermain untuk Inter Milan

Youri Djorkaeff. (Sumber: skysports.com)

7. Didier Deschamps (kapten) sebagai pemain tengah, bermain untuk Juventus

Didier Deschamps. (Sumber: thetimes.co.uk)

8. Marcel Desailly sebagai bek, bermain untuk Milan

Marcel Desailly. (Sumber: fifa.com)

9. Stephane Guivarch sebagai striker, bermain untuk Auxerre

Stephane Guivarch. (Sumber: cyprus-mail.com)

10. Zinedine Zidane sebagai gelandang serang, bermain untuk Juventus

Zinedine Zidane. (Sumber: en.as.com)

11. Robert Pires sebagai gelandang, bermain untuk Metz

Robert Pires. (Sumber: starsixes.com)

12. Thierry Henry sebagai striker, bermain untuk Monaco

Thierry Henry. (caughtoffside.com)

13. Bernard Diomede sebagai gelandang, bermain untuk Auxerre

Bernard Diomede. (Sumber: ouest-france.fr)

14. Alain Boghossian sebagai gelandang, bermain untuk Sampdoria

Alain Boghossian. (Sumber: zimbio.com)

15. Lilian Thuram sebagai bek, bermain untuk Parma

Lilian Thuram. (Sumber: getwestlondon.co.uk)

16. Fabian Barthez sebagai kiper, bermain untuk Monaco

Fabian Barthez. (Sumber: footyfair.com)

17. Emmanuel Petit sebagai gelandang, bermain untuk Arsenal

Emmanuel Petit. (Sumber: mirror.co.uk)

18. Frank Leboeuf sebagai bek, bermain untuk Chelsea

Frank Leboeuf. (Sumber: scoopnest.com)

19. Christian Karembeu sebagai gelandang, bermain untuk Real Madrid

Christian Karembeu. (Sumber: lequipe.fr)

20. David Trezeguet sebagai striker, bermain untuk Monaco

David Trezeguet. (Sumber: calcioblog.it)

21. Christophe Dugarry sebagai striker, bermain untuk Marseille

Christophe Dugarry. (Sumber: birminghammail.co.uk)

22. Lionel Charbonnier sebagai kiper, bermain untuk Auxerre

Lionel Charbonnier. (Sumber: sportskeeda.com)

Tags Artikel Ini

Noer Ardiansjah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH