Ini Sanksi 3 ASN Kepergok Gibran Makan saat Jam Kerja Pakai Sandal Jepit Sekretaris Daerah Kota Solo Ahyani. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Pemkot Solo, Jawa Tengah sedang memproses tiga aparatur sipil negara (ASN) yang dipergoki Wali Kota Gibran Rakabuming Raka asyik makan dan pakai sandal jepit saat jam kerja.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Solo Hari Prihatno mengatakan, berdasarkan aturan, pembinaan ketiga ASN tersebut dilakukan langsung oleh atasan dari organisasi perangkat daerah (OPD) yang bersangkutan.

"Tiga ASN yang melanggar aturan makan di warung saat jam kerja sudah kita buatkan BAP (berita acara pemeriksaan)," kata Hari, Rabu (6/10).

Baca Juga:

Satpol PP Solo Bubarkan Nobar Persis Vs Persijap

Dikatakannya, BAP tersebut dilakukan langsung dari OPD dari Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian. Terkait kejadian ini sudah diberikan teguran oleh atasan dari ASN yang bersangkutan.

"Sanksi yang diberikan bersifat pembinaan. Kategori pelanggarannya adalah ringan," kata dia.

Ia menegaskan, kasus ini bisa menjadi pelajaran pada ASN lainnya agar lebih disiplin lagi dalam mematuhi jam kerja. ASN juga harus menjaga nama baik Pemkot Solo.

"Jangan sampai masyarakat memandang negatif pada ASN. Jadi harus patuhi aturan," katanya.

Sekda Kota Solo Ahyani. (MP/Ismail)
Sekda Kota Solo Ahyani. (MP/Ismail)

Sekretaris Daerah Kota Solo Ahyani menegaskan, pentingnya penindakan pada ASN yang tidak disiplin.

Ia menilai, kasus semacam ini sudah terjadi sejak dulu.

"Wayahe tugas kok kongko-kongko (saat masih tugas kok kongko-kongko). Jangan asal-asalan kerja," kata dia.

Kejadian ini, lanjut dia, diharapkan menjadi peringatan. Sebab ASN yang meninggalkan tugas tanpa izin harus disanksi sesuai aturan.

”Kondisi PPKM Level 2 semacam ini, yang kadang WFH tapi malah keluyuran ya banyak. Makanya harus ditegakkan lagi,” katanya.

Baca Juga:

Solo Jadi PPKM Level 2, Gibran: Pengawasan PTM Diperketat

Diketahui, ketiga ASN tersebut sedang asyik makan di warung makan belakang Balai Kota Solo pada Senin (4/10) pukul 10.00 WIB, tiba-tiba didatangi Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

Ketiga ASN tersebut pun kena marah dan mendapatkan sanksi karena makan disaat jam kerja berlangsung dan memakai sandal jepit.

"Ada ASN makan di warung belakang Balai Kota saat jam kerja. Saya datangi dan memberikan teguran pada mereka," kata Gibran. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Anak di Bawah 12 Tahun Belum Boleh Masuk, Solo Zoo Sepi Pengunjung

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Eks Bos Sarana Jaya Segera Duduk di Kursi Pesakitan
Indonesia
Eks Bos Sarana Jaya Segera Duduk di Kursi Pesakitan

Perkara tersebut bermula pada Februari 2019

Langkah Jaksa Agung Berantas Mafia Pupuk Subsidi
Indonesia
Langkah Jaksa Agung Berantas Mafia Pupuk Subsidi

Kejaksaan Agung menyiapkan Operasi Intelijen dalam rangka memberantas mafia pupuk bersubsidi.

20 Warga Reaktif COVID-19 Usai Kegiatan Rizieq Shihab di Megamendung
Indonesia
20 Warga Reaktif COVID-19 Usai Kegiatan Rizieq Shihab di Megamendung

Sebanyak 20 orang dinyatakan reaktif COVID-19 pasca-acara Rizieq Shihab di Pondok Pesantren Alam Agrokultural Megamendung.

Pusat Putuskan UMP DKI Cuma Naik Rp 37 Ribu, Jawaban Kubu Anies 2 Hari Lagi
Indonesia
Pusat Putuskan UMP DKI Cuma Naik Rp 37 Ribu, Jawaban Kubu Anies 2 Hari Lagi

Terkait data Kemenaker, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi DKI, Andri Yansah memastikan pihaknya akan mengumumkan besaran UMP DKI 2022 dua hari lagi.

Dekati Natal dan Tahun Baru, Angka COVID-19 Bertambah 136 Kasus
Indonesia
Dekati Natal dan Tahun Baru, Angka COVID-19 Bertambah 136 Kasus

Dengan tambahan 136 kasus tersebut, hingga hari ini ada sebanyak 4.261.208 kasus positif COVID-19 di Indonesia.

Keterisian Tempat Perawatan di RSDC Wisma Atlet Tinggal 2,45 Persen
Indonesia
Keterisian Tempat Perawatan di RSDC Wisma Atlet Tinggal 2,45 Persen

Adapun dari 7.894 tempat tidur yang disediakan, masih terdapat 7.700 tempat tidur kosong

Ketua MPR: Indonesia Memang Bukan Negara Agama
Indonesia
Ketua MPR: Indonesia Memang Bukan Negara Agama

Bamsoet mengajak masyarakat tidak lagi terjerumus dalam perdebatan maupun hasutan pro dan kontra legalisasi investasi minuman keras

17.000 Pemudik Asal Jabodetabek Masih Bertahan di Wonogiri
Indonesia
17.000 Pemudik Asal Jabodetabek Masih Bertahan di Wonogiri

Para pekerja formal yang bekerja di pabrik memilih pulang sebelum tanggal 16 Mei 2021

Vaksinasi Mandiri Tidak Tambah Beban Anggaran Negara
Indonesia
Vaksinasi Mandiri Tidak Tambah Beban Anggaran Negara

Vaksinasi mandiri ini disertai aturan-aturan detilnya yang dipastikan tidak akan bentrok dengan vaksin program pemerintah.

KSP Minta Masyarakat Jangan Panik Harga Minyak Goreng Meroket
Indonesia