Ini Reaksi Anies Mengetahui Anak Buahnya Korupsi Dana Arsip SD dan SMP Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat memberikan keterangan kepada wartawan (MP/foto: Asropih)

Merahputih.com - Polres Metro Jakarta Selatan telah menetapkan beberapa oknum PNS DKI Jakarta sebagai tersangka korupsi pengadaan perlengkapan modernisasi arsip dua sekolah dasar dan satu Sekolah Menengah Pertama di Suku Dinas Kota Jakarta Selatan Tahun Anggaran 2014.

Menyikapi hal tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta kepada oknum PNS tersebut untuk menghormati hukum yang berlaku di Indonesia.

"Prinsipnya adalah hormati hukum. Siapapun yang bertindak harus mau mempertanggungjawabkan di depan hukum," kata Anies di Jakarta, Jumat (9/2).

Anies pun tak memiliki komentar khusus terkait kasus tersebut. Ia berharap kasus serupa tak terulang kembali di kalangan PNS DKI.

"Gak ada komentar khusus," jelas mantan Universitas Paramadiana ini.

Seperti diketahui, Polres Metro Jakarta Selatan menetapkan beberapa oknum PNS di Pemkot Jaksel sebagai tersangka pengadaan perlengkapan modernisasi arsip sekolah. Dalam kasus korupsi pengadaan arsip sekolah. Dalam perkara ini, negara dirugikan sebesar 2,9 miliar.

Tersangka pertama di kasus ini adalah Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Suku Dinas Pendidikan Jakarta Selatan Togu Siagian. Dia merupakan pejabat pembuat komitmen (PPK) dalam proyek pengadaan perlengkapan modernisasi arsip di 2 sekolah itu.

Sementara tiga tersangka lain ialah ajudan Togu Siagian yang bernama Ahmadin, Direktur CV Marcyan Mora Mandiri, Suhartono Simamora dan Direktur PT Erica Cahaya, Berlian Kamjudin. (Asp)

Kredit : asropih


Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH