Ini Proyek yang Rontokkan Elektabilitas Partai Demokrat Versi Moeldoko Cs Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (ANTARA/Zuhdiar Laeis)

Merahputih.com - Partai Demokrat hasil kongres luar biasa (KLB) Deli Serdang menyatakan bahwa proyek Hambalang Sport Center yang digagas Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Bogor, merupakan sejarah kelam.

"Proyek inilah adalah salah satu bagian yang merontokkan elektabilitas Partai Demokrat ketika peristiwa-peristiwa itu terjadi," kata Salah satu penggagas KLB Deli Serdang Max Sopacua kepada wartawan di Hambalang, Bogor, Kamis (25/3).

Baca Juga:

Demokrat Minta Menkumham Taat UU Partai Saat Proses Administrasi Kubu Moeldoko

Kasus korupsi proyek Hambalang telah menyeret sejumlah politikus Partai Demokrat ke penjara. Sebut saja mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng, Angelina Sondakh serta mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum.

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) berjalan meninggalkan ruangan usai Kongres V Partai Demokrat di Jakarta, Minggu (15/3/2020). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww. (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) berjalan meninggalkan ruangan usai Kongres V Partai Demokrat di Jakarta, Minggu (15/3/2020). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww. (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)

Max pun keberatan apabila ia dianggap sebagai perusak Partai Demokrat oleh kubu AHY. Justru kasus korupsi proyek Hambalang inilah yang merusak Partai Demokrat dan menyebabkan perolehan suara partai itu terus turun pada setiap pemilu.

Menurut dia, ini adalah bagian integral dari sejarah yang menentukan bagaiamana Partai Demokrat itu mulai pelan-pelan turun elektabilitasnya.

Baca Juga:

Pengamat Yakin Moeldoko Cs Sah Jika Dilihat dari AD/ART Demokrat 2001 Silam

"Dari mulai 20,4 persen menjadi 10,2 persen, dan 7,3 persen, itu berturut turut," kata Max. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kepala Tegak Bersama Lakukan Lompatan Besar Lalui Pandemi
Indonesia
Kepala Tegak Bersama Lakukan Lompatan Besar Lalui Pandemi

Saatnya kita bajak momentum krisis untuk melakukan lompatan-lompatan besar

Bareskrim Polri Gelar Perkara Kasus Penembakan Laskar FPI
Indonesia
Tiga Dokter Positif COVID-19, RSUD Tarakan Ditutup
Indonesia
Tiga Dokter Positif COVID-19, RSUD Tarakan Ditutup

Penutupan berlaku mulai Senin (23/11) sampai Jumat (27/11).

Rudy Bela Purnomo, Mundur di Pilwakot Solo Bukan untuk Tekan Gibran
Indonesia
Rudy Bela Purnomo, Mundur di Pilwakot Solo Bukan untuk Tekan Gibran

Apa yang dilakukan Purnomo tersebut dianggap sebagai manuver politik untuk menekan pesaingnya Gibran Rakabuming Raka.

Kemendagri Tunda Pelantikan Bupati Sabu Raijua Terpilih?
Indonesia
Kemendagri Tunda Pelantikan Bupati Sabu Raijua Terpilih?

Pasalnya, kader PDI Perjuangan (PDIP) itu saat ini masih tercatat sebagai warga negara Amerika Serikat (AS).

Menteri Agama Minta Umat Jangan Khawatir Divaksin COVID-19
Indonesia
Menteri Agama Minta Umat Jangan Khawatir Divaksin COVID-19

Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas menyebut, vaksinasi ini bagian dari wujud sinergitas antarlembaga negara. Seperti Kemenag dan Kemenkes, bersama para tokoh agama dalam ikut mengatasi pandemi COVID-19.

PSI DKI Klaim Tak Pernah Setujui Kenaikan RKT Rp888 Miliar
Indonesia
PSI DKI Klaim Tak Pernah Setujui Kenaikan RKT Rp888 Miliar

Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dengan tegas akan tetap menolak peningkatan RKT meskipun fraksi lain setuju.

PBNU Serahkan Rekomendasi UU Cipta Kerja Pada Wapres
Indonesia
PBNU Serahkan Rekomendasi UU Cipta Kerja Pada Wapres

PBNU mendesak pemerintah untuk melakukan komunikasi dan dialog terbuka dengan tokoh-tokoh masyarakat, khususnya dalam menerjemahkan UU Cipta Kerja tersebut dalam berbagai regulasi turunannya.

Rekor Baru, Penambahan Pasien COVID-19 Tembus 3.963 Kasus
Indonesia
Rekor Baru, Penambahan Pasien COVID-19 Tembus 3.963 Kasus

Satgas mencatat ada penambahan 3.036 pasien yang sembuh

Mahfud Md: Kepala Daerah Dibiayai Cukong Lebih Berbahaya Ketimbang Korupsi Bahkan COVID-19
Indonesia
Mahfud Md: Kepala Daerah Dibiayai Cukong Lebih Berbahaya Ketimbang Korupsi Bahkan COVID-19

Hal itu menurut dia juga terkonfirmasi oleh hakim peradilan pilkada