Ini Produk Indonesia yang Selalu Dibawa Warga Arab Saudi Saat Melancong Deena Haytham Ahmed Al Obaidi, bocah perempuan Saudi duduk diatas kuda di Al Jawahara Stables di Al Azizeya, Al Khobar, Arab Saudi (ANTARA FOTO/REUTERS/Hamad I Mohammed)

MerahPutih.Com - Indonesia patut berbangga karena sejumlah produknya selalu menjadi bekal warga Arab Saudi saat jalan-jalan atau melancong. Berdasarkan keterangan Tim Ekonomi dan Perdagangan KJRI Jeddah, orang Arab selalu membawa produk Indonesia seperti Indomie dan Pop Mie saat mereka melancong keluar dari jazirah Arab.

Kedua produk ini selalu jadi bawaan wajib masyarakat Arab Saudi.

Keberhasilan memasukkan "brand" Indonesia menjadi salah satu ikon wajib di masyarakat Arab Saudi itu tidak terlepas dari usaha keras dan kreatif untuk memperkenalkan produk-produk Indonesia secara terus-menerus di kawasan itu, demikian keterangan tertulis Tim Ekonomi dan Perdagangan KJRI Jeddah, yang diterima Antara di Jakarta, Jumat (26/5).

Bahkan, masuknya Indomie dan menjadi salah satu makanan kegemaran masyarakat Arab itu tidak terlepas dari keberhasilan warga Indonesia, yang bekerja sebagai asisten rumah tangga, yang dipercaya mengelola menu makanan bagi keluarga, yang sebagian besar adalah masyarakat setempat di negara itu.

Salah satu menu mie
Menu Indomie (Foto: pinterest)

Dikatakannya, salah satu keberhasilan dalam melakukan promosi produk Indonesia di Arab Saudi ialah melalui internal warga Indonesia, yang bermukim di Arab Saudi. Berawal dari kegemaran warga Indonesia yang mengonsumsi sendiri produk Indonesia akhirnya banyak produk Indonesia yang begitu dikenal oleh masyarakat lokal Arab Saudi.

Kini tidak heran kalau rumah makan Indonesia banyak diserbu oleh masyarakat lokal yang sudah sangat mengenal dengan baik makanan Indonesia seperti sate, soto, es cendol, rendang, rawon, serta aneka masakan nusantara .

Konsul Jenderal RI Jeddah, M Hery Saripudin mengatakan bahwa seluruh warga negara Indonesia yang bekerja di Arab Saudi adalah "Duta Bangsa" yang harus ikut mengambil peran mempromosikan dan memasyarakatkan produk Indonesia kepada masyarakat lokal Arab Saudi.

"Warga Indonesia yang tinggal di Arab Saudi harus saling bersinergi, bahu-membahu dalam meningkatkan nilai ekpor non migas Indonesia," kata dia.

Ajang buka bersama pada bulan suci Ramadhan yang dihadiri lebih dari 400 WNI merupakan waktu yang tepat bagi Tim Ekonomi dan Perdagangan untuk melakukan sosialisasi dan juga kampanye cinta produk Indonesia bagi warga Indonesia.

Aneka hidangan khas Indonesia berupa es cendol nangka, martabak manis, pastel, tahu isi, nasi, soto daging sapi, ayam bakar, sambel goreng kentang ati dan tumis timur wortel menghiasi menu buka bersama warga Indonesia di Balai Nusantara KJRI Jeddah yang diselenggarakan pada Kamis (24/5).

Menu Popmie
Menu pop mie digandrungi warga Arab Saudi (Foto: Ist)

Tidak lupa minuman dingin teh botol sosro dan biskuit Danish serta Joy Stick juga meramaikan kegiatan buka bersama.

Gunawan, Kepala ITPC Jeddah anggota Tim Ekonomi dan Perdagangan KJRI Jeddah menambahkan bahwa salah satu perusahaan importir makanan dan minuman Indonesia di Arab Saudi yang telah berhasil mendatangkan produk-produk Mayora pada tahun 2017 yaitu Muhammad Bawazir For Trading (MBT) melalui seorang direktur pemasaran dan pengembangan bisnis menyampaikan kepada Tim Ekonomi dan Perdagangan bahwa MBT akan berkomitmen terus meningkatkan nilai impor produk makanan dan minuman Indonesia ke Arab Saudi.

MBT juga menyampaikan akan terus mendukung promosi produk Indonesia melalui kegiatan buka bersama yang diselenggarakan oleh KJRI Jeddah sampai berakhirnya Ramadhan Tahun 1439 Hijriyah.

Importir Teh Botol Sosro, yaitu Sami Al Khatiri Trading EST, juga bertekad melakukan promosi bersama Tim Ekonomi dan Perdagangan melalui kegiatan buka bersama itu. Berdasarkan atas informasi, Sami Al Khatiri Trading EST pada tahun ini juga menjalin komitmen dengan salah satu perusahaan produsen di Indonesia untuk mendatangkan minuman Jus ABC, yang segera dapat ditemui di Arab Saudi bersama dengan produk lain, seperti, Kecap ABC dan Saus ABC. Produk itu didatangkan langsung dari Indonesia dengan nilai sekitar 500 ribu dolar AS atau setara dengan Rp7 miliar.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Misbakhun Perkenalkan Progam Unggulan Presiden Jokowi di Korea Selatan



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH