Ini Pesan Wapres JK di Akhir Masa Jabatannya Ketua Gerakan Suluh Kebangsaan (GSK) Mahfud MD saat bersilaturahmi dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla. (Foto: MP/Kanugrahan)

MerahPutih.com - Gerakan Suluh Kebangsaan (GSK) bersilaturahmi dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla, di Rumah Dinas Wapres, Jalan Pangeran Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (18/10).

Hadir dalam pertemuan Ketua GSK Mahfud MD, Sekjen Gerakan Suluh Kebangsaan Alissa Wahid, Pengasuh Ponpes Tebuireng Jombang KH Salahuddin Wahid, Menaker era Gus Dur Al Hilal Hamdi, Rohaniawan Katolik yang juga Staf Khusus Dewan Pengarah BPIP Antonius Benny Susetyo, eks Menlu Alwi Shihab dan tokoh bangsa lainnya.

Baca Juga:

Foto Terakhir Jokowi-JK dan Menteri Kabinet Kerja

Mahfud ingin mengucapkan selamat kepada Jusuf Kalla karena telah berbakti menjadi mitra kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) lima tahun terakhir.

“Yang pokok tadi kita sampaikan ucapkan selamat purna tugas dan terima kasih atas jasa-jasanya minimal 5 tahun terakhir bersinergi dengan Pak Jokowi, dan semuanya relatif lebih maju walaupun banyak kekurangan,” kata Mahfud kepada wartawan di depan Rumah Dinas Wapres selepas pertemuan.

Mahfud MD.(Boyke Ledy Watra)
Mahfud MD.(Boyke Ledy Watra)

Kemudian dalam pertemuan tertutup itu, Mahfud menyampaikan, para tokoh banyak mendapatkan catatan penting dari JK untuk menyikapi kondisi bangsa dan negara untuk ke depannya.

“Kami juga tadi minta nasihat-nasihat tentang apa masalah kita ke depan berdasar catatan Pak JK,” jelas Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) ini.

Catatan itu di antaranya adalah persoalan kemiskinan yang harus terus diperbaiki.

“Catatan beliau, tantangan kita adalah kemiskinan dan ketimpangan. Meskipun dari waktu ke waktu bisa dikurangi, tapi masih ada kekurangan,” terang Mahfud.

Baca Juga:

Jelang Purna Bakti, Wapres JK Ungkap Pencapaian Pemerintah Selama Lima tahun

JK memberikan nasihat agar perilaku para elite partai politik tidak apatis. Apalagi ketika menyikapi persoalan ekonomi nasional.

JK akan momong cucu setelah tak jadi Wapres (ANTARA/Hanni Sofia)
Wapres Jusuf Kalla.(ANTARA/Hanni Sofia)

“Akan jadi masalah bila ada kekisruhan politik di tingkat horizontal. Apalagi kekisruhan politik itu betemu dengan konflik ekonomi. Dalam sejarahnya, kalau begitu, tidak akan bisa terselesaikan dengan baik,” tambah Mahfud.

Selanjutnya, Mahfud juga mengatakan, JK juga menyoroti persoalan ekonomi nasional.

“Apalagi kekisruhan politik itu betemu dengan konflik ekonomi. Dalam sejarahnya, kalau begitu, tidak akan bisa terselesaikan dengan baik,” tambah Mahfud. (Knu)

Baca Juga:

Diundang MPR Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Amin, Ini Jawaban JK

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
UGM Salurkan Bantuan ke Mahasiswa yang Bertahan di Indekos
Indonesia
UGM Salurkan Bantuan ke Mahasiswa yang Bertahan di Indekos

Banyak mahasiswa tidak pulang ke rumah dan harus tetap tinggal di kos.

KPK Periksa Petinggi Lippo Cikarang Terkait Kasus Suap Meikarta
Indonesia
KPK Periksa Petinggi Lippo Cikarang Terkait Kasus Suap Meikarta

Petinggi Lippo diduga menyuap mantan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin senilai Rp10,5 miliar

Resmi Jadi Tersangka, Penusuk Syekh Ali Jaber Sempat Berhalusinasi
Indonesia
 Harga Masker di Jakarta Melonjak Tajam Hingga 100 Kali Lipat
Indonesia
Harga Masker di Jakarta Melonjak Tajam Hingga 100 Kali Lipat

Lonjakan harga yang sama juga terjadi terhadap masker jenis N95. Ujang mengatakan, masker jenis tersebut dapat dijual dengan harga mencapai Rp 1,5 juta.

[HOAKS atau FAKTA]: Pembagian Iphone 12 Gratis di Indonesia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pembagian Iphone 12 Gratis di Indonesia

apple resmi meluncurkan rangkain iPhone terbarunya, iPhone 12 dalam acara virtual bertajuk Hi, speed.

Amankan Midodareni dari Massa Intoleran, Kapolresta Surakarta Malah Dipukul
Indonesia
Amankan Midodareni dari Massa Intoleran, Kapolresta Surakarta Malah Dipukul

Polresta Surakarta akan segera menangkap pelaku intoleran yang berani berbuat anarkis di Solo

Antisipasi Banjir, Pemprov DKI Minta Warga Buat Drainase Vertikal
Indonesia
Antisipasi Banjir, Pemprov DKI Minta Warga Buat Drainase Vertikal

"Kami harapkan juga peran masyarakat bersama-sama secara sadar, agar membangun juga sumur resapan di tempat-tempat yang memang dapat mereka bangun," ucap Ricki

 Pandemi COVID-19, Masjid Agung Keraton Kasunanan Surakarta Tiadakan Salat Tarawih
Indonesia
Pandemi COVID-19, Masjid Agung Keraton Kasunanan Surakarta Tiadakan Salat Tarawih

"Kami umumkan melalui pengeras suara kalau Salat Tarawih ditiadakan. Jamaah tidak boleh berkumpul di teras masjid," kata KH Muhtarom.

HPMI Jaya Tunda Musyawarah Daerah Akibat Wabah Corona
Indonesia
HPMI Jaya Tunda Musyawarah Daerah Akibat Wabah Corona

Musyawarah Daerah (MUSDA) XVII HIPMI Jaya digelar untuk memilih Ketua Umum HIPMI Jaya Masa Bakti 2020-2023.

RS Darurat Wisma Atlet Rawat 851 Pasien COVID-19
Indonesia
RS Darurat Wisma Atlet Rawat 851 Pasien COVID-19

Sementara jumlah pasien yang positif terinfeksi COVID-19 bertambah 11 orang, sehingga total yang semula 739 bertambah menjadi 750 orang.