Ini Penyebab Persoalan Pengangguran Usia Muda dan Terdidik Melonjak

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Januari 2026
Ini Penyebab Persoalan Pengangguran Usia Muda dan Terdidik Melonjak

Ilustrasu pekerja.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pengangguran usia muda dan terdidik terus meningkat di tengah memburuknya kualitas lapangan kerja di Indonesia. Meski tingkat pengangguran terbuka relatif rendah, sebagian besar penyerapan tenaga kerja terjadi di sektor informal.

Selain itu, pemutusan hubungan kerja (PHK) juga terus bertambah. Sepanjang 2025, sekitar 80 ribu pekerja tercatat terkena PHK, dengan konsentrasi terbesar di Jawa Barat, Banten dan Jawa Tengah.

Center for Strategic and International Studies (CSIS) menilai persoalan pengangguran usia muda dan terdidik tidak hanya disebabkan oleh regulasi ketenagakerjaan, melainkan akar masalahnya terletak pada ketidaksesuaian antara sistem pendidikan dan kebutuhan dunia industri.

Peneliti Senior Departemen Ekonomi CSIS Deni Friawan memandang upaya menekan pengangguran muda tidak cukup dilakukan melalui kebijakan ketenagakerjaan, melainkan harus dibarengi pembenahan di sektor pendidikan.

Baca juga:

Pemprov DKI Serius Tangani Pengangguran, Fokus pada Difabel dan UMKM

“Membenahinya itu enggak cuma harus sektor itu saja, tapi juga sektor dari sektor pendidikannya. Bagaimana membuka program-program yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja,” kata Deni.

Saat ini terjadi mismatch antara keterampilan yang dibutuhkan industri dengan kompetensi yang diajarkan lembaga pendidikan.

Universitas maupun sekolah kejuruan dinilai lebih berfokus pada peningkatan jumlah peserta didik tanpa mempertimbangkan prospek kerja lulusannya.

Lemahnya keterkaitan antara dunia pendidikan dan industri membuat lulusan tidak siap diserap pasar kerja. Institusi pendidikan, kata dia, cenderung berjalan sendiri tanpa integrasi dengan kebutuhan sektor riil.

Selain faktor pendidikan, Deni juga menyoroti struktur pertumbuhan ekonomi Indonesia yang dinilai bias pada sektor padat modal (capital intensive).

Pola pertumbuhan tersebut dinilai tidak mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar, sementara struktur tenaga kerja nasional didominasi lulusan pendidikan menengah.

“Struktur pertumbuhan ekonomi kita itu bias capital intensive. Yang memang enggak butuh banyak tenaga kerja gitu. Sementara di sisi lain, struktur tenaga kerja kita itu banyak kan SMP, SMA, STM,” ujarnya.

Ia mencatat tingkat pengangguran terbesar masih berasal dari lulusan SMA dan SMK. Namun, pengangguran di kalangan lulusan diploma hingga pascasarjana juga mulai banyak meski jumlahnya relatif lebih kecil.

Meski secara persentase tidak dominan, Deni menilai pengangguran di kalangan terdidik bisa memicu gejolak sosial.

“Ini orang-orang terdidik kalau dia didiamin tambah banyak, itu bisa discontent, bisa demo, bisa bikin pergerakan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Deni juga menyoroti dampak ekonomi dari pengangguran terdidik yang dinilai sebagai pemborosan sumber daya.

#Pengangguran #Tingkat Pengangguran #PHK
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

ShowBiz
Netflix PHK 1.000 Karyawan, Jadi Pemangkasan Terbesar Sejak 2022
Netflix akan memangkas sekitar 1.000 karyawan atau setara dengan enam persen dari total tenaga kerjanya.
Yusuf Abdillah - Kamis, 15 Oktober 2026
Netflix PHK 1.000 Karyawan, Jadi Pemangkasan Terbesar Sejak 2022
Indonesia
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
"Mereka juga telah melakukan PHK terhadap 6.000 pekerja Amerika dan menggantinya dengan 6.300 pekerja pemegang visa H-1B," kata Vance.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
Indonesia
Aturan PHK Makin Ketat, Pekerja Wajib Tahu Ini
UU Pelindungan Ketenagakerjaan juga mengatur tahapan selanjutnya apabila dari perundingan bipartit tersebut tidak ditemukan kesepakatan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
Aturan PHK Makin Ketat, Pekerja Wajib Tahu Ini
Indonesia
Kekurangan Orang, Jepang Bakal Buka Lowongan Bagi Warga Asing Jadi Pekerja Keamanan Swasta
Badan Kepolisian Jepang akan berkonsultasi dengan Kementerian Kehakiman serta Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan mengenai rincian kerangka kerja baru.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Kekurangan Orang, Jepang Bakal Buka Lowongan Bagi Warga Asing Jadi Pekerja Keamanan Swasta
Indonesia
SIAPkerja, Platform Mudahkan Warga ke Akses Kesempatan Kerja
pemanfaatan SIAPkerja diharapkan dapat membantu peserta melanjutkan proses pengembangan dirinya setelah mengikuti program penunjang seperti Magang Nasional (MagangHub).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
SIAPkerja, Platform Mudahkan Warga ke Akses Kesempatan Kerja
Indonesia
Ini Link Daftar Magang Nasional Tahap II, Ditutup 8 September 2026
Menaker berharap peserta program ini dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperoleh pengalaman kerja, meningkatkan keterampilan, serta memahami lingkungan kerja.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
Ini Link Daftar Magang Nasional Tahap II, Ditutup 8 September 2026
Indonesia
PHK Meningkat, Apindo Ingin Pemerintah Selesaikan Berbagai Hambatan Investasi
Persoalan bahan baku dan gas industri perlu segera diselesaikan karena bisa memengaruhi keberlangsungan operasional industri yang pada akhirnya berdampak terhadap kondisi tenaga kerja.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 21 Agustus 2026
PHK Meningkat, Apindo Ingin Pemerintah Selesaikan Berbagai Hambatan Investasi
Indonesia
Kabar Gembira! Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 4 Diumumkan 20 Agustus 2026 di Skillhub
Peserta yang dinyatakan lolos selanjutnya akan mengikuti orientasi peserta dan memulai pelatihan pada 26 Agustus 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
Kabar Gembira! Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Nasional Tahap 4 Diumumkan 20 Agustus 2026 di Skillhub
Indonesia
Mayoritas Tenaga Kerja Ada di Sektor Informal, Kemenaker Dorong Penguatan Kewirausahaan
Kementerian Ketenagakerjaan tidak hanya menyiapkan tenaga kerja siap masuk industri, tetapi juga mencetak masyarakat yang siap menjadi wirausaha
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Mayoritas Tenaga Kerja Ada di Sektor Informal, Kemenaker Dorong Penguatan Kewirausahaan
Indonesia
Ini Lapangan Usaha Paling Banyak di Jakarta di Tengah Ketidakpastian Global
Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Jakarta secara keseluruhan pada tahun 2026 berada pada tren positif
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 08 Agustus 2026
Ini Lapangan Usaha Paling Banyak di Jakarta di Tengah Ketidakpastian Global
Bagikan