Ini Langkah Pemerintah Hadapi Ledakan Penduduk Usia Produktif Deputi Bidang Pengendalian Penduduk, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Dr Wendy Hartanto. (MP/Teresa Ika)

MerahPutih.com - Penduduk usia produktif di Indonesia diprediksi akan meningkat tajam pada 20 tahun mendatang. Hal ini bisa membawa dampak negatif pada negara Indonesia jika tidak diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Pemerintah melalui BKKBN telah menyiapkan beberapa strategi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Deputi Bidang Pengendalian Penduduk, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Dr Wendy Hartanto mengatakan, BKKBN memilih pendekatan keluarga untuk meningkatkan kualitas seseorang. Caranya dengan membangun keluarga berkualitas.

"Perlu ada transformasi melalui keluarga, karena pembangunan keluarga sangat penting untuk memengaruhi kualitas penduduk," kata Wendy di Auditorium Fakultas Geografi UGM, Yogyakarta, Selasa (12/9).

Karena itu, kata dia, BKKBN menyelenggarakan berbagai program pembangunan keluarga untuk mempersiapkan sumber daya manusia berkualitas yang dapat menjadi tulang punggung pembangunan nasional di masa mendatang.

Selain itu, BKKBN juga terus menekan jumlah anak agar menghasilkan generasi yang berkualitas.

"Tujuannya bukan hanya membatasi anak secara kuantitas, tapi supaya setiap anak bisa dididik dengan baik, punya kesehatan baik, sehingga anak-anak tumbuh menjadi penduduk yang berkualitas," katanya.

Dengan begitu diharapkan, saat terjadi bonus demografi, kaum produktif bisa mendapatkan pekerjaan sehingga bisa menopang keluarganya yang sudah nonproduktif.

"Kalau kita bayangkan seperti dalam sebuah keluarga yang terdiri dari lima orang dengan tiga orang yang bekerja, maka keluarga tersebut bisa mendapat pemasukan lebih banyak, bisa punya tabungan, atau mencicil rumah, sementara kalau hanya satu orang yang bekerja harus menanggung istri dan tiga orang anak akan lebih sulit," kata Wendy.

Sebelumnya, BKKBN meresmikan Pojok Kependudukan di SMA Bopkri Yogyakarta, Senin (11/9) kemarin. Pojok Kependudukan bertujuan untuk menyosialisasikan dan serta mengajak generasi muda untuk mengetahui permasalahan kependudukan dan bisa mencari solusinya. (*)

Berita ini merupakan laporan dari Teresa Ika, kontributor merahputih.com untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Baca juga berita lainnya pada artikel: Cara Unik BKKBN Kenalkan Masalah Kependudukan Ke Pelajar


Tags Artikel Ini

Noer Ardiansjah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH