Ini Kekhawatiran Polisi Soal PA 212 Cs Gelar Apel Siaga "Ganyang Komunis" Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus. (ANTARA/Fianda Rassat/aa)

MerahPutih.com - Persaudaraan Alumni atau PA 212 dan beberapa organisasi masyarakat lain berencana menggelar unjuk rasa bertema "Apel Siaga Ganyang Komunis" di Lapangan Ahmad Yani, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (5/7).

Apel siaga tersebut digelar saat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih menerapkan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB masa transisi.

Baca Juga:

Anak-Anak Ikut Demo RUU HIP, KPAI Kecam PA 212

"Apel ini bentuk kesiapsiagaan penuh para laskar, jawara, dan brigade menjadi pasukan terdepan dalam mengganyang komunis di NKRI ini," kata Ketua Media Center Persaudaraan Alumni atau PA 212 Novel Bamukmin.

Sebelum merencanakan apel, sejumlah ormas tersebut juga pernah menggelar unjuk rasa saat masih diterapkan masa pembatasan sosial.

Unjuk rasa yang digelar di depan gedung DPR pada 24 Juni lalu, itu bertujuan menolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila atau RUU Haluan Ideologi Pancasila.

Aksi Persaudaraan Alumni (PA) 212 di pintu gerbang utama gedung DPR RI, di Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Pusat. (Foto: MP/Kanugrahan)
Aksi Persaudaraan Alumni (PA) 212 di pintu gerbang utama gedung DPR RI, di Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Pusat. (Foto: MP/Kanugrahan)

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus berharap, apel siaga yang digelar oleh Persaudaraan Alumni 212 dan beberapa elemen Islam lain agar tidak melakukan aksi pembakaran bendera layaknya seperti demo di gedung DPR RI beberapa waktu lalu.

"Itu yang kita harapkan (tidak ada pembakaran). Jangan sampai terjadi seperti itu. Karena itu cuman apel, mereka bukan demo. Hanya apel siaga. Itu kan apel siaga aja, kita pengamanan saja," ujar dia kepada wartawan, Minggu (5/7).

Baca Juga:

Pembakaran Bendera PDIP Picu Konflik Anak Buah Megawati dengan PA 212

Yusri tidak menyebutkan secara pasti jumlah personel yang diterjunkan dalam apel siaga PA 212 itu.

Selain itu, pengalihan arus lalu lintas di sekitar lokasi sebagai bentuk pencegahan kemacetan panjang bakal dilakukan secara situasional.

"Ya akan melihat kalau pun nanti perlu dilakukan pengalihan lalu lintas kita lihat situasinya saja. Situasional saja," tutup Yusri. (Knu)

Baca Juga:

Di Depan PA 212 cs, DPR Janji Hentikan Bahas RUU Haluan Ideologi Pancasila

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Indonesia Tak Beli Putus Vaksin COVID-19 dari Tiongkok
Indonesia
Indonesia Tak Beli Putus Vaksin COVID-19 dari Tiongkok

Indonesia tidak semata-mata menjadi lahan uji klinik atau pasar potensial

Polisi Tingkatkan Patroli Cegah Sweeping Produk Prancis di Minimarket
Indonesia
Polisi Tingkatkan Patroli Cegah Sweeping Produk Prancis di Minimarket

"Jadi isinya diambil, kardusnya aja yang dibakar," terang Guntur.

Terus Meningkat, 50 Persen Pasien Positif Corona di Yogyakarta Sembuh
Indonesia
Terus Meningkat, 50 Persen Pasien Positif Corona di Yogyakarta Sembuh

Jumlah kasus positif COVID-19 saat ini sebanyak 215 orang.

Bacakan Replik, JPU Tetap Teguh Aurelia Layak Dihukum 11 Tahun
Indonesia
Bacakan Replik, JPU Tetap Teguh Aurelia Layak Dihukum 11 Tahun

Jaksa Haerdin mengatakan, dalam pembelaanya, Aurelia dan tim kuasa hukum tak memberikan informasi yang meringankan bagi terdakwa.

PSBB Jabar, 232 Check Point Siap Hadang Pemudik
Indonesia
PSBB Jabar, 232 Check Point Siap Hadang Pemudik

Hery berujar, saat ini ada delapan titik yang sudah dioperasionalkan oleh Polda Jabar, sisanya tujuh hingga sembilan titik diselenggarakan Polres setempat.

Pandemi COVID-19, Bunga Kredit Diminta 1 Persen
Indonesia
Pandemi COVID-19, Bunga Kredit Diminta 1 Persen

Pemerintah hanya perlu dana Rp200 triliun untuk menyuntik bunga bank, namun perekonomian nasional akan segera pulih dalam waktu singkat.

PT KAI Daop 3 Cirebon Terjunkan Ratusan Petugas Amankan Perjalanan Kereta
Indonesia
PT KAI Daop 3 Cirebon Terjunkan Ratusan Petugas Amankan Perjalanan Kereta

"Kita akan menerjunkan petugas di daerah-daerah yang rawan," jelasnya

Ganjil Genap Tak Efektif Tekan Kasus COVID-19 di Jakarta
Indonesia
Ganjil Genap Tak Efektif Tekan Kasus COVID-19 di Jakarta

Anies juga malah berencana akan menerapkan sistem ganjil genap kepada penggunaan sepeda motor

Pemerintah Siapkan PP Karantina Wilayah, DPR: Seharunya Antisipasi Dampak Tidak Baik
Indonesia
Pemerintah Siapkan PP Karantina Wilayah, DPR: Seharunya Antisipasi Dampak Tidak Baik

Perlu juga diatur bagaimana proses pembelajaran di sekolahan dan perkuliahan

Mau Duit Tiket Kereta Mudik Balik 100 Persen dalam 3 Hari? Begini Caranya...
Indonesia
Mau Duit Tiket Kereta Mudik Balik 100 Persen dalam 3 Hari? Begini Caranya...

Joni menambahkan, layanan ini kami berikan bagi pelanggan agar beralih ke pembatalan secara online