Ini Kata PSI Terkait Rencana Pelibatan TNI dalam Pemberantasan Terorisme TNI AD saat gladi bersih HUT TNI ke-70 di Pantai Kiat, Cilegon, Banten, Sabtu (3/10). (Foto: MP/Venan Fortunatus)

MerahPutih.com - Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Rian Ernest mengkritisi rencana pelibatan TNI untuk menangani tindak terorisme melalui Rancangan Perpres tentang Tugas TNI Dalam Mengatasi Aksi Terorisme.

Menurut Ernest, perpres ini malah cenderung mengaburkan penanganan tindak terorisme yang diamanatkan UU Nomor 5 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Selama ini, penanganan aksi terorisme di Indonesia sudah berjalan baik di bawah koordinasi BNPT dan kepolisian.

Baca Juga:

Gubernur Lemhannas Sebut Pelibatan TNI Dalam Pemberantasan Terorisme Bikin Ruwet

“Perpres ini berpotensi menimbulkan tumpang-tindih instansi dalam penanganan aksi terorisme di Indonesia,” kata Rian Ernest kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (16/5).

PSI menilai perpres pelibatan TNI dalam penanganan terorisme belum prioritas pemerintah.

"Seharusnya mendorong peraturan pemerintah sebagai turunan dari UU Nomor 5 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme,” kata Rian.

Rian Ernes. (MP/Asropih)
Rian Ernes. (MP/Asropih)

Ia berujar, dari aspek legal, tugas TNI bukan penegakan hukum. Ketika perpres memberi ruang penangkalan dan penindakan kepada TNI, maka peluang terjadinya pelanggaran hukum dan HAM akan terjadi.

“Apalagi istilah ‘penangkalan’ tidaklah dikenal di dalam UU Terorisme itu sendiri. Bisa terjadi adanya perebutan wewenang antara penangkalan oleh TNI dan pencegahan oleh BNPT,” kata Rian Ernest.

Baca Juga:

TNI Ikut Berantas Teroris Sudah Ada di UU, Koalisi Masyarakat Sipil Lebay

Lalu, tidak dibatasinya wilayah kerja yang jelas sesuai UU TNI, misalnya untuk aksi terorisme luar negeri (contoh pembajakan pesawat Indonesia di luar negeri) atau aksi teror di wilayah perbatasan, akan menimbulkan masalah lain tumpang tindih wewenang dengan BNPT dan Polri.

"Karena mereka sudah memiliki wewenang pencegahan, penindakan, dan rehabiltasi," jelas Rian Ernest.

Menurut Rian, PSI menilai idealnya TNI turun membantu BNPT dan Polri pada saat situasi sudah makin genting. Sedangkan draf perpres yang ada malahan membuat TNI bisa secara mandiri bergerak dan berisiko berbenturan kerja di lapangan dengan BNPT dan Kepolisian. (Knu)

Baca Juga:

Rencana Pelibatan TNI dalam Tangani Terorisme Berpotensi Langgar Hak Warga

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pulang dari Tiongkok, Mahasiswi Asal Karanganyar Masuk Ruang Isolasi RSUD dr Moewardi
Indonesia
Pulang dari Tiongkok, Mahasiswi Asal Karanganyar Masuk Ruang Isolasi RSUD dr Moewardi

Pasien yang masih berusia 18 tahun tersebut diketahui baru saja pulang dari Kota Nanjing, Tiongkok

Pakai Influencer Sosialisasikan Programnya, Pemerintah Dinilai Tak Percaya Diri
Indonesia
Pakai Influencer Sosialisasikan Programnya, Pemerintah Dinilai Tak Percaya Diri

Membayar influencer untuk memoles kinerja, sama saja dengan menutupi kinerja yang sesungguhnya

Minta Pembaruan Data, Mensos Tak Ingin Keluarga Itu-Itu Saja yang Dapat Bansos
Indonesia
Imbas Virus Corona, 260 Penerbangan Rute Bali-Tiongkok Daratan Tidak Beroperasi
Indonesia
Imbas Virus Corona, 260 Penerbangan Rute Bali-Tiongkok Daratan Tidak Beroperasi

Penerbangan dari dan ke Tiongkok Daratan tersebut tidak termasuk Hongkong dan Macau.

Pendukung Rizieq Diminta Tak Datang ke Bandara, Tunggu Saja di Petamburan
Indonesia
Berikan Kesempatan Dewas KPK dan Firli cs Bekerja Berantas Korupsi
Indonesia
Berikan Kesempatan Dewas KPK dan Firli cs Bekerja Berantas Korupsi

"Mereka adalah orang-orang pilihan yang dapat diandalkan oleh rakyat. Kita tentu berharap kehadiran mereka membuat pemberantasan korupsi lebih maju lagi," katany

Tambah Penerimaan, Menkeu Perintahkan Optimalkan Aset Negara
Indonesia
Tambah Penerimaan, Menkeu Perintahkan Optimalkan Aset Negara

Pengoptimalan fungsi aset negara oleh LMAN, berimplikasi pada Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang otomatis mendukung APBN.

Kapolda Metro Belum Pastikan Nasib Pengamanan Jakarta Pasca PSBB
Indonesia
Kapolda Metro Belum Pastikan Nasib Pengamanan Jakarta Pasca PSBB

Polda Metro Jaya belum mengetahui hasil evalusi dari PSBB jilid III.

Jokowi Diingatkan Jangan Sampai Malu 2 Kali Kalah di MA
Indonesia
Jokowi Diingatkan Jangan Sampai Malu 2 Kali Kalah di MA

Pepres pertama Jokowi tentang kenaikan iuran BPJS Kesehatan sudah pernah dibatalkan MA

Musim Tradisi Sadranan Bersamaan Wabah Corona, Harga Bunga Tabur di Solo Anjlok
Indonesia
Musim Tradisi Sadranan Bersamaan Wabah Corona, Harga Bunga Tabur di Solo Anjlok

Jumlah pembeli saat ini jauh berbeda dengan musim sadranan tahun lalu sebelum ada virus corona.