Ini Kata Polisi Soal Ciri-ciri Anarko Pembuat Onar saat Demonstrasi Ilustrasi. (ANTARA/Laily Rahmawaty)

MerahPutih.com - Kelompok Anarko Aindikalisme tak lagi menunjukkan identitas kelompok saat hendak membuat kericuhan.

Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana mengatakan, hal tersebut mereka lakukan karena identitas yang kerap digunakan sudah teridentifikasi polisi.

"Soal ciri-ciri kelompok Anarko ini kan dari kata anarkis, mereka mau kebebasan dan menginginkan adanya kekerasan, mereka anti kemapanan," ucap dia di Polda Metro Jaya, Selasa (27/10).

Baca Juga:

Pelajar Anarko Menyusup dan Bikin Rusuh Demo Hari Ini, Kapolda Metro: Harusnya Tidak Boleh

Menurut Nana, anggota kelompok anarko yang diamankan pihaknya punya simbol tersendiri saat melakukan aksi kerusuhan. Simbolnya yaitu, mereka berpakaian serba gelap.

Nana menambahkan, pasca kelompok Anarko tahu kalau identitasnya teridentifikasi polisi, mereka lebih menghindari penggunaan identitas tersebut.

"Dulu saat sebelum mereka kita tangkap, mereka punya simbol lambangnya A dilingkari. Mereka selalu menggunakan seragam hitam-hitam. Setelah mereka mengetahui, mereka berupaya menghilangkan identitas tersebut," jelas Nana.

Polresta Surakarta mengamankan puluhan pelajar saat aksi demo menolak Omnibus Law di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Senin (12/10). (MP/Ismail)
Polresta Surakarta mengamankan puluhan pelajar saat aksi demo menolak Omnibus Law di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Senin (12/10). (MP/Ismail)

"Mereka melakukan kegiatanya sudah tidak meggunakan lambang-lambang atau seragam yang ada tetapi mereka lebih mengarah ke medsos," ungkap dia.

Nana menagaskan, pihaknya akan terus mengantisipasi gerakan kelompok Anarko.

"Dari data-data yang ada, pergerakan mereka kita ketahui dan terus kita lakukan upaya-upaya pencegahan," kata mantan Kapolda NTB ini.

Baca Juga:

Mengenal Anarko Sindikalisme dalam Unjuk Rasa

Sebelumnya diberitakan, polisi telah mengamankan sebanyak 33 orang.

Mereka terindikasi mau merusuh dalam aksi demonstrasi sejumlah elemen dengan agenda memperingati satu tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Selasa, 20 Oktober 2020.

Mereka diduga tergabung dalam kelompok Anarko Sindikalisme.

Polisi lantas membawanya ke Polda Metro Jaya guna diperiksa terlebih dahulu.

Mereka diamankan di kawasan sekitar Istana Negara. Kebanyakan dari mereka adalah remaja. (Knu)

Baca Juga:

Aksi Tolak Omnibus Law di Solo, Puluhan Pelajar dan Kelompok Anarko Diamankan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dibekali Sajam, Anak Buah John Kei: Jika Ada yang Mengadang, Hantam!
Indonesia
Dibekali Sajam, Anak Buah John Kei: Jika Ada yang Mengadang, Hantam!

Anak buah John Kei dibagikan senjata tajam mulai dari golok hingga tombak besi yang sudah diruncingkan oleh tersangka Arnol.

PAN Berharap Kemelut Penjualan Saham Miras DKI Selesai Tahun Ini
Indonesia
PAN Berharap Kemelut Penjualan Saham Miras DKI Selesai Tahun Ini

Fraksi PAN DPRD DKI berharap kemelut pelepasan saham bir Pemprov sebesar 26,25 persen di PT Delta Djakarta dapat diselesaikan pada tahun ini.

Pemprov DKI Manfaatkan Burung Kaki Bayam Rawat Lapangan Latih JIS
Indonesia
Pemprov DKI Manfaatkan Burung Kaki Bayam Rawat Lapangan Latih JIS

Ada kandangnya, ada pawangnya yang jagain

Sedang Mabuk, Ini Alasan Oknum Perwira TNI AL Nekat Habisi Nyawa Babinsa
Indonesia
Sedang Mabuk, Ini Alasan Oknum Perwira TNI AL Nekat Habisi Nyawa Babinsa

Kasus tersebut berawal saat tersangka datang ke Hotel Mercure dalam kondisi setengah mabuk setelah mengonsumsi minuman keras.

Wanita yang Mesum di Halte Bus Kramat Dibawa ke RS untuk Periksa Kejiwaan
Indonesia
Wanita yang Mesum di Halte Bus Kramat Dibawa ke RS untuk Periksa Kejiwaan

Polisi bakal membawa MA (21), wanita pelaku mesum di halte bus Kramat, Jakarta Pusat ke Rumah Sakit.

Ini Alasan Aparat Tak Boleh Pakai Senpi saat Demo Setahun Jokowi
Indonesia
Ini Alasan Aparat Tak Boleh Pakai Senpi saat Demo Setahun Jokowi

Belasan elemen masyarakat akan menggelar aksi unjuk rasa setahun pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin di Istana Negara Jakarta.

KPK Periksa Petinggi Grup Putra Jaya Sampurna  Terkait Korupsi Cukai di Bintan
Indonesia
KPK Periksa Petinggi Grup Putra Jaya Sampurna Terkait Korupsi Cukai di Bintan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Manager PT Adhi Mukti Persada atau Grup PT Putra Jaya Sampurna 2016 - 2020, Aknes Tambun, Rabu (7/4). Diketahui, PT Adhi Mukti Persada bergerak di bidang pengolahan hasil tembakau.

10 Ribu Buruh Demo Tuntut Pembayaran THR Penuh
Indonesia
10 Ribu Buruh Demo Tuntut Pembayaran THR Penuh

Kelompok buruh melakukan demonstrasi di di depan Gedung Mahkamah Konstitusi, Jalan Medan Merdeka Barat serta beberapa titik lainnya, pada Senin (12/4).

12 Juta Kali Pelanggaran Protokol Kesehatan Terjadi Selama Pandemi
Indonesia
12 Juta Kali Pelanggaran Protokol Kesehatan Terjadi Selama Pandemi

Polisi masih terus berupaya menegakkan aturan disiplin protokol kesehatan pencegahan penyebaran virus corona di seluruh Indonesia.

Penumpang Bandara Lombok Meningkat 10,4 Persen
Indonesia
Penumpang Bandara Lombok Meningkat 10,4 Persen

Jumlah penumpang di Bandara Lombok, Nusa Tenggara Barat, meningkat 10,4 persen selama masa libur Natal 2020.