Ini Kata Jenderal Idham Azis soal Calon-Calon Kabareskrim Kapolri Jenderal Pol Idham Azis. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/foc.)

MerahPutih.com - Kapolri Jenderal Idham Azis bersama para jenderal bintang tiga di Mabes Polri yang tergabung dalam Dewan Jabatan dan Kepangkatan Tinggi (Wanjakti) masih terus menyeleksi calon Kabareskrim baru pengganti dirinya.

“Wanjakti yang dipimpin Bapak Wakapolri terus berproses untuk menyeleksi para perwira tinggi yang berintegritas dan memiliki track record yang baik. Beberapa dianggap sangat mumpuni untuk menjadi Kabareskrim,” kata Idham, Rabu (20/11).

Baca Juga:

IPW Takut Kabareskrim Kosong Sampai Kapolri Idham Azis Pensiun

Namun, mantan Kapolda Metro Jaya tersebut menolak menyebutkan nama, siapa saja calon Kabareskrim yang saat ini tengah diseleksi Wanjakti.

Presiden Jokowi menyematkan tanda kepangkatan kepada Jenderal Pol Idham Azis di Istana Negara Jakarta, Jumat (1/11). (Desca Lidya Natalia)
Presiden Jokowi menyematkan tanda kepangkatan kepada Jenderal Pol Idham Azis di Istana Negara Jakarta, Jumat (1/11). (Desca Lidya Natalia)

“Maaf, publik tidak boleh tahu mengenai hal ini. Yang jelas, semua jenderal bintang dua dan bintang tiga berpotensi untuk menjadi Kabareskrim,” ujarnya.

Menurut Idham, hanya dua orang perwira tinggi bintang tiga yang tidak mungkin menjadi Kabareskrim.

“Hanya dua orang yang tidak mungkin, yakni Wakapolri dan Irwasum. Masa mereka mau turun jabatan lagi,” jelasnya.

Terkait dengan jabatan baru Komjen Firli Bahuri sebagai Kabaharkam Polri, padahal bulan depan dirinya akan dilantik menjadi Ketua KPK, Idham berpendapat bahwa Firli tidak merangkap jabatan. Firli akan digantikan posisinya pada saat ia dilantik bulan depan.

“Oh tidak rangkap jabatan. Pak Firli kan Kabaharkam, nanti kalau beliau akan dilantik sebagai Ketua KPK pada tanggal 20 Desember, ya tentu sebelum beliau dilantik kami akan mencari gantinya,” tegasnya.

Baca Juga:

IPW Sebut Dua Ganjalan Irjen Listyo Sigit Prabowo Belum Dilantik Jadi Kabareskrim

Menurut mantan anggota Densus 88 Anti Teror Polri tersebut, sudah ada aturan yang memungkinkan seorang anggota Polri tidak dapat merangkap jabatan di institusi lainnya.

Kapolri Jenderal Pol Idham Azis (tengah) didampingi Wakapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto (kanan) dan Kabaintelkam Polri Komjen Pol Agung Budi Maryoto (kiri) mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/11/2019). Rapat tersebut membahas rencana strategis Polri serta Hapsem BPK Semester I Tahun 2019. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/ama.
Kapolri Jenderal Pol Idham Azis (tengah) saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (20/11/2019). Rapat tersebut membahas rencana strategis Polri serta Hapsem BPK Semester I Tahun 2019. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/ama.

“Karena kan tidak mungkin Pak Firli merangkap jabatan karena itu kan sudah ada aturannya,” terangnya.

Idham menegaskan, Firli tidak mundur dari Polri tapi akan dimutasi.

“Bukan mundur tapi akan ada proses mutasi berikutnya lagi,” ungkapnya.

Idham menyebut, Firli tidak perlu mengundurkan diri sebagai anggota Polri lantaran menjadi Ketua KPK.

“Tidak perlu jadi purnawirawan karena beliau kan tidak mundur dari kepolisian. Beliau akan tetap menjadi anggota Polri,” terangnya. (Knu)

Baca Juga:

Kriteria Kabareskrim Polri Menurut Ketum Muhammadiyah


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH