Ini Kata Gulkarmat atas Temuan BPK Soal Kelebihan Bayar Rp6,5 M  Dinas Pemadam Kebakaran (Gulkarmat) DKI Jakarta mengerahkan satu unit robot di kebakaran Pasar Impres Pasar Minggu. (ANTARA/IG@humasjakfire)

MerahPutih.com - Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI mengklaim telah memulangkan uang lebih dari pembelian alat pemadam kebakaran (damkar).

"Jadi kalau perkembangannya sudah 90 persen sudah kita kembalikan, dari TLHP (Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan) BPK," ujar Kadis Gulkarmat Satriadi saat dikonfirmasi awak media, Rabu (14/4).

Satriadi menuturkan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya ke BPK ihwal pemeriksaan adanya selisih uang lebih yang disetorkan Gubernur Anies dalam pembelian alat damkar senilai Rp6,5 miliar.

Baca Juga:

DPR Desak BPK Lakukan Audit Kinerja Pada Bulog

"Urusan pengembalian itu kan ranah BPK enggak bisa kita intervensi, kita tinggal BPK tinggal menyelesaikan ini," ucap Satriadi.

Satriadi mengingatkan kepada pejabat Pemprov DKI untuk bisa lebih berhati-hati lagi dalam pengadaan barang ke depannya agar kejadian seperti ini tak terulang. Apalagi, sudah dilakukan pemeriksaan oleh BPK.

"Kita harus selalu mengingatkan terus ya, agar aparat pejabat pengadaan itu kan lebih teliti lagi ke depannya," pungkasnya.

Ilustrasi  - Robot pemadam kebakaran Dok-ing MVF-U3 asal Kroasia. Foto Instagram humasjakfire
Ilustrasi - Robot pemadam kebakaran Dok-ing MVF-U3 asal Kroasia. Foto Instagram humasjakfire

Sebelumnya, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) DKI mengendus adanya kelebihan pembayaran yang dilakukan Pemprov DKI dalam pembelian alat damkar. Selisih uang lebih yang disetorkan Gubernur Anies mencapai Rp6,5 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan Pemprov DKI tahun 2019, BPK melaporkan ada empat paket pengadaan yang pembayarannya melebihi nilai uang yang seharusnya disetorkan.

Pertama, pembelian unit submersible yang memiliki harga riil Rp9 miliar dan nilai kontrak Rp9,7 miliar. Maka ada pembayaran lebih dengan selisih Rp761 juta.

Kemudian, unit quick response dengan selisih harga Rp3,4 miliar. Sebab harga riil alat itu adalah Rp36,2 miliar dan nilai kontrak Rp39,6 miliar.

Baca Juga:

Ajang Formula E Dapat Catatan BPK, Wagub: Tidak Ada Masalah

Lalu, DKI membeli unit penanggulangan kebakaran pada sarana transportasi massal dengan harga riil Rp7 miliar dan nilai kontrak Rp7,8 miliar. Selisih uang yang kelebihan pembayarannya sebesar Rp844 juta.

Terakhir, pembelian unit pengurai material kebakaran, harga riil Rp32 miliar, nilai kontrak Rp33 miliar, selisihnya Rp1 miliar. (Asp)

Baca Juga:

Soal Kasus Pelindo, BPK Sepakat dengan KPK

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pangdam dan Kapolda Diminta Awasi Kepulangan TKI dari Luar Negeri
Indonesia
Pangdam dan Kapolda Diminta Awasi Kepulangan TKI dari Luar Negeri

Kepulangan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari luar negeri menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah mendapatkan perhatian khusus dari Satgas Penanganan COVID-19.

Wagub DKI Sebut Keterisian Tempat Tidur RS COVID-19 di Jakarta Turun
Indonesia
Wagub DKI Sebut Keterisian Tempat Tidur RS COVID-19 di Jakarta Turun

"Ada penurunan cukup baik, mudah-mudahan ini pertanda baik dan keberhasilan PPKM," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria usai meninjau RSUD Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (24/7)

Polda Jatim Periksa 17 Orang Terkait Kasus Penganiayaan Jurnalis Tempo Nurhadi
Indonesia
Polda Jatim Periksa 17 Orang Terkait Kasus Penganiayaan Jurnalis Tempo Nurhadi

"Ada saksi pelapor, terlapor, saksi mata, dan saksi di TKP," ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (20/4).

Kabar Gembira! Karaoke Akan Kembali Beroperasi di Jakarta
Indonesia
Kabar Gembira! Karaoke Akan Kembali Beroperasi di Jakarta

Hal itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 64 Tahun 2021 dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI yang ditandatangani Plt Kadis Parekraf Gumilar Ekalaya.

Mabes Polri Klaim Keluarga Ketahui Penyebab Meninggalnya Maaher At-Thuwailibi
Indonesia
Mabes Polri Klaim Keluarga Ketahui Penyebab Meninggalnya Maaher At-Thuwailibi

Polri menyatakan bahwa pihak keluarga sudah mengetahui jenis penyakit yang diderita oleh Soni Eranata atau Maaher At-Thuwailibi saat meninggal dunia di Rutan Salemba cabang Bareskrim Polri.

Mike Pompeo ke Indonesia, Tiongkok Nilai AS Picu 'Perang Dingin' dan Virus Politik
Indonesia
Mike Pompeo ke Indonesia, Tiongkok Nilai AS Picu 'Perang Dingin' dan Virus Politik

Duta besar Tiongkok untuk Indonesia, Xiao Qian mengatakan, Amerika telah melakukan serangan yang tidak berdasar terhadap Tiongkok dan memprovokasi hubungan negaranya dengan Indonesia.

Massa PA212 Bubar, Polisi Buka Lagi Jalan di Dekat Bundaran HI
Indonesia
Massa PA212 Bubar, Polisi Buka Lagi Jalan di Dekat Bundaran HI

Tinggal menunggu yang dari arah utara ke selatan

Majelis Hakim PN Jaktim Kabulkan Keinginan Rizieq Sidang Tatap Muka
Indonesia
Majelis Hakim PN Jaktim Kabulkan Keinginan Rizieq Sidang Tatap Muka

Majelis Hakim mengabulkan permintaan terdakwa, Rizieq Shihab untuk sidang tatap muka atau online dalam persidangan perkara karantina kesehatan yang membelitnya.

Anggota DPR Difasilitasi Isoman di Hotel, Aktivis 98: Pemborosan Uang Rakyat
Indonesia
Anggota DPR Difasilitasi Isoman di Hotel, Aktivis 98: Pemborosan Uang Rakyat

Noel menilai DPR melakukan pemborosan uang rakyat.

KPK Nonaktifkan Novel Baswedan dan 74 Pegawai yang Tak Lolos Tes ASN
Indonesia
KPK Nonaktifkan Novel Baswedan dan 74 Pegawai yang Tak Lolos Tes ASN

Mereka dinonaktifkan setelah dinyatakan tidak lolos tes wawasan kebangsaan (TWK) sebagai syarat alih status pegawai menjadi aparatur sipil negara (ASN).