Ini Kata Anies Soal Pemecatan 8 Anggota Dishub Langgar PPKM Darurat Pemprov DKI Jakarta memecat 8 oknum Dinas Perhubungan (Dishub) yang melanggar PPKM Darurat. (Foto: MP/Asropih)

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta memecat 8 oknum Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) Dinas Perhubungan (Dishub) yang melanggar aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Sanksi pemberhentian tak hormat itu akibat tindakan mereka yang kedapatan berkumpul, makan, dan minum di kawasan Senayan pada Rabu (7/7) malam, saat kebijakan peningkatan aktivitas warga.

Gubernur Anies Baswedan mengatakan, langkah pendisiplinan tersebut sangat penting karena siapa pun yang berseragam dan menjalankan tugas negara, harus memberikan contoh baik saat bertindak.

Baca Juga:

Anies Pecat 8 Oknum Petugas Dishub DKI yang Nongkrong di Warkop saat PPKM Darurat

"Ini bukan sekadar pemberhentian, tetapi karena mereka tidak patuh untuk membawa atribut negara di pundaknya, di dadanya, di saat mereka justru melakukan pelanggaran atas peraturan," papar Anies di Jakarta, Jumat (9/7).

Tangkapan layar video viral petugas Dishub DKI Jakarta terekam sedang nongkrong di warkop saat PPKM darurat. Foto: Istimewa
Tangkapan layar video viral petugas Dishub DKI Jakarta terekam sedang nongkrong di warkop saat PPKM darurat. Foto: Istimewa

Anies bilang, pesan ini juga dikhususkan untuk semua jajaran Pemprov DKI yang nakal dengan melanggar aturan yang telah dibuat pemerintah.

"Bila Anda melakukan pelanggaran, bila Anda bertindak tidak patut, sementara Anda membawa atribut negara, maka atributnya dilepas dan ikatan kerjanya dihentikan," ujar Anies.

Baca Juga:

Ajukan STRP untuk Dampingi Pasien Corona Ditolak, Ini Penjelasan Anak Buah Anies

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengingatkan kepada anak buahnya agar menjadi contoh dalam melaksanakan kebijakan yang dikeluarkan.

"Justru aparatur negara menjadi contoh bahwa semua usaha untuk mendisiplinkan harus dilaksanakan oleh semua, apalagi oleh pribadi-pribadi yang bekerja, yang bergerak atas nama negara," pungkas Anies. (Asp)

Baca Juga:

Mobil Dishub Angkut Pasien COVID-19, Ini Klarifikasi Wagub DKI

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Upaya Kapolri Bentuk Polri Humanis Tak Hanya Berhenti di Fit and Proper Tes
Indonesia
Upaya Kapolri Bentuk Polri Humanis Tak Hanya Berhenti di Fit and Proper Tes

Apalagi tradisi zaman dulu-dulu itu cenderung ada sifat self defense

Faisal Basri: Tidak Pantas Kimia Farma Jual Vaksin COVID-19 Mandiri
Indonesia
Faisal Basri: Tidak Pantas Kimia Farma Jual Vaksin COVID-19 Mandiri

Ekonom senior Faisal Basri mengkritik keras tindakan tersebut. Menurutnya, jumlah vaksin yang masih terbatas di dalam negeri. Bahkan, ia menyebutnya sebagai tindakan tak pantas.

Kata KPU Soal NIK Jokowi Muncul ke Publik
Indonesia
Kata KPU Soal NIK Jokowi Muncul ke Publik

KPU menjelaskan terkait situs resmi mereka yang melampirkan unggahan nomor induk kependudukan secara publik yaitu Joko Widodo dan Prabowo Subianto.

Sembuh Setelah Dirawat, Yahya Waloni Langsung Dijemput Polisi
Indonesia
Sembuh Setelah Dirawat, Yahya Waloni Langsung Dijemput Polisi

Kondisi Yahya Waloni sudah dinyatakan membaik dan diperbolehkan untuk menjalani rawat jalan.

Menkes Akui Ada Kekurangan dalam Pendataan Penerima Vaksin COVID-19
Indonesia
Menkes Akui Ada Kekurangan dalam Pendataan Penerima Vaksin COVID-19

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengakui data penerima vaksinasi COVID-19 tahap awal terhadap para tenaga kesehatan masih ada kekurangan.

Wagub DKI: 9 Juta Lebih Dosis Vaksin Telah Disuntikkan ke Warga
Indonesia
Wagub DKI: 9 Juta Lebih Dosis Vaksin Telah Disuntikkan ke Warga

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengklaim sudah lebih dari tujuh juta masyarakat yang telah menerima vaksin COVID-19.

KPK Cecar Sekjen Underbow PDIP Soal Anggaran Proyek Bansos
Indonesia
KPK Cecar Sekjen Underbow PDIP Soal Anggaran Proyek Bansos

KPK rampung memeriksa staf ahli Menteri Sosial Restu Hapsari dalam kasus dugaan suap pengadaan bantuan sosial (bansos) COVID-19 untuk wilayah Jabodetabek.

Cek Ya, Hari Ini Pengumuman Hasil SNMPTN Jam 15.00 WIB
Indonesia
Cek Ya, Hari Ini Pengumuman Hasil SNMPTN Jam 15.00 WIB

Peserta SNMPTN 2021 dapat mendaftar UTBK-SBMPTN 2021 setelah pengumuman SNMPTN 2021.

Sekolah di Kota Malang Mulai Pembelajaran Tatap Muka
Indonesia
Sekolah di Kota Malang Mulai Pembelajaran Tatap Muka

Pemkot Malang menyetujui keputusan ini lantaran kasus COVID-19 di daerahnya diklaim sudah melandai dan seluruh guru sudah tervaksinasi.

Jaksel dan Jaktim Berpotensi Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang
Indonesia
Jaksel dan Jaktim Berpotensi Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang

BMKG juga memprediksi langit cerah berawan di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu