Ini Jerat Pidana Yang Bisa Menjerat Pelempar Batu ke Kereta Api

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 Juli 2025
Ini Jerat Pidana Yang Bisa Menjerat Pelempar Batu ke Kereta Api

Insiden pelemparan terhadap Penumpang kereta api. (Media sosial)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Daerah Operasi 5 Purwokerto PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat, sepanjang tahun 2025, pihaknya mencatat sedikitnya lima kejadian gangguan terhadap perjalanan kereta akibat aksi pelemparan maupun tindakan berbahaya lainnya.

Beberapa titik rawan aksi pelemparan batu di antaranya petak jalan Stasiun Kretek-Stasiun Bumiayu, petak jalan Stasiun Kebasen-Stasiun Randegan, petak jalan Stasiun Karanggandul-Stasiun Karangsari, dan petak jalan Kroya-Kemranjen.

"Insiden terbaru terjadi pada 28 Juni 2025 terhadap KA Serayu relasi Pasarsenen–Kiaracondong-Purwokerto, tepatnya di petak jalan antara Kawunganten dan Jeruklegi," kata Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 5 Purwokerto Krisbiyantoro.

Ia mengatakan, KAI terus menggencarkan edukasi kepada masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja di sekitar jalur rel, melalui sosialisasi yang melibatkan sekolah, perangkat desa, dan tokoh masyarakat sebagai langkah pencegahan aksi pelemparan batu.

Baca juga:

Menhub Harap Pelemparan Batu ke KA Bukan Aksi Dirancang Hanya Perbuatan Anak Yang Tidak Paham

Hal itu dilakukan karena KAI Purwokerto berkomitmen menghadirkan layanan perjalanan yang aman, nyaman, dan selamat bagi masyarakat.

“Kami mengajak semua pihak untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta api bersama-sama. Keselamatan perjalanan bukan hanya tanggung jawab KAI, tetapi juga memerlukan dukungan masyarakat luas," katanya

Ia mengimbau, masyarakat untuk segera melaporkan ke petugas atau saluran resmi KAI jika melihat aksi pelemparan atau aktivitas mencurigakan di sekitar rel.

Selain itu, masyarakat juga diimbau agar tidak melakukan perbuatan berbahaya tersebut karena pelakunya dapat dikenakan sanksi pidana sesuai hukum yang berlaku.

Pelaku pelemparan batu ke arah kereta api dapat dipidana dengan penjara maksimal selama 15 tahun sesuai dengan Pasal 194 Ayat (1) KUHP yang mengatur tentang perbuatan yang membahayakan lalu lintas umum yang digerakkan oleh tenaga uap atau tenaga mesin lain di jalan kereta api atau trem.

Selain itu, Pasal 180 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian juga melarang perbuatan yang mengakibatkan rusaknya prasarana dan sarana perkeretaapian. Pelemparan batu berpotensi menimbulkan cedera serius baik pada penumpang maupun kru kereta dan tindakan tersebut juga mengancam kelancaran operasional perjalanan kereta api. (*)

#Kereta Api #PT KAI #Pelemparan Batu
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
KRL Buatan INKA Rangkaian Kedelapan Ditargetkan Beroperasi 1 Desember 2026
Penasaran kapan KRL INKA terbaru mulai beroperasi? PT KAI menargetkan rangkaian kedelapan Commuter Line Jabodetabek ini meluncur 1 Desember 2026. Cek kesiapannya di sini!
Angga Yudha Pratama - Minggu, 08 November 2026
KRL Buatan INKA Rangkaian Kedelapan Ditargetkan Beroperasi 1 Desember 2026
Indonesia
Strategi PT KAI Urai Kepadatan dan Lonjakan Penumpang KRL
Pengujian dilakukan untuk memastikan seluruh sistem yang ada di rangkaian Commuter Line tersebut berfungsi dengan baik serta mengevaluasi kesiapan teknis dan keselamatan operasional trainset tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 07 November 2026
 Strategi PT KAI Urai Kepadatan dan Lonjakan Penumpang KRL
Indonesia
Tenant Makanan Stasiun Gambir Alami Kebakaran, Dalam 18 Menit Api Dapat Dipadamkan
Sebagai tindak lanjut, KAI Daop 1 Jakarta akan melakukan evaluasi bersama pihak terkait untuk memastikan penyebab kejadian sekaligus meninjau kembali aspek keselamatan
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 07 November 2026
Tenant Makanan Stasiun Gambir Alami Kebakaran, Dalam 18 Menit Api Dapat Dipadamkan
Indonesia
Dikeluhkan KRL Makin Padat, PT KAI Klaim Telah Optimalkan Layanan
Berdasarkan data statistik per bulan volume pengguna Commuter Line, dari Januari hingga Oktober tercatat sebanyak 303,79 juta orang, angka ini naik/turun 5,7 persen dari tahun sebelumnya di angka 287,29 juta orang.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 07 November 2026
Dikeluhkan KRL Makin Padat, PT KAI Klaim Telah Optimalkan Layanan
Indonesia
Penumpang Makin Padat, KRL Produksi Inka Rangkaian Kedelapan Dipoerasikan Desember 2026
Sepanjang Januari–Oktober 2026, Commuter Line Jabodetabek melayani 303.792.024 pelanggan, atau rata-rata 999.316 pelanggan per hari.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 07 November 2026
Penumpang Makin Padat, KRL Produksi Inka Rangkaian Kedelapan Dipoerasikan Desember 2026
Indonesia
KPK Ungkap Penyitaan Rp 2 Miliar, Dirut KAI Bantah Pemberitaan
"Terkait ramainya pemberitaan hari ini di media tentang saya, saya sangat sedih dan menyatakan bahwa pemberitaan itu tidak benar," ujar Bobby dalam keterangan tertulis di Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 07 November 2026
KPK Ungkap Penyitaan Rp 2 Miliar, Dirut KAI Bantah Pemberitaan
Indonesia
Dirut KAI Ngaku Sedih, Tapi KPK Pastikan Rp2 Miliar Sudah Disita Sejak Agustus Lalu
KPK menyita uang Rp2 miliar dari Dirut KAI inisial BR terkait dugaan korupsi digitalisasi SPBU Pertamina. BR bantah terlibat. Simak fakta lengkapnya di sini
Angga Yudha Pratama - Jumat, 06 November 2026
Dirut KAI Ngaku Sedih, Tapi KPK Pastikan Rp2 Miliar Sudah Disita Sejak Agustus Lalu
Indonesia
KPK Tegaskan Penyitaan Uang Bobby Rasyidin: Tak Terkait Jabatan Dirut KAI
KPK menjelaskan penyitaan uang Rp 2 miliar dari Bobby Rasyidin terkait kasus korupsi digitalisasi SPBU Pertamina. Penyitaan dilakukan sejak Agustus 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 November 2026
KPK Tegaskan Penyitaan Uang Bobby Rasyidin: Tak Terkait Jabatan Dirut KAI
Berita Foto
KPK Ungkap Sitaan Rp2 Miliar dari Dirut KAI dalam Kasus Digitalisasi SPBU
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo memberikan keterangan pers terkait penyitaan uang di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Jum'at (6/11/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 06 November 2026
KPK Ungkap Sitaan Rp2 Miliar dari Dirut KAI dalam Kasus Digitalisasi SPBU
Indonesia
KAI Tambah 8.466 Kursi Kereta Antarkota per Hari, GAPEKA 2026 Berlaku 1 Desember
KAI menambah 8.466 kursi kereta antarkota per hari dan 39 perjalanan melalui GAPEKA 2026 yang mulai berlaku pada 1 Desember.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 05 November 2026
KAI Tambah 8.466 Kursi Kereta Antarkota per Hari, GAPEKA 2026 Berlaku 1 Desember
Bagikan