Ini Hasil Penyelidikan FBI Soal Penyebab Ledakan Beirut Ledakan di Beirut, Lebanon, Selasa (4/8/2020). ANTARA FOTO/Karim Sokhn/Instagram/Ksokhn + Thebikekitchenbeirut/via REUTERS/pras

MerahPutih.com - Biro Investigasi Federal (FBI) Amerika Serikat mengatakan pada Selasa, pihaknya tak mencapai kesimpulan yang tepat mengenai apa yang menyebabkan ledakan 4 Agustus di pelabuhan Beirut.

Ledakan itu membunuh hampir 200 orang dan menyebabkan kerusakan dengan kerugian senilai miliaran dolar.

Badan-badan pemerintah AS dan Eropa yang mengikuti dari dekat penyelidikan-penyelidikan terhadap ledakan itu sangat yakin bahwa ledakan itu peristiwa kebetulan.

Baca Juga:

Kasus COVID-19 Lebanon Naik Dua Kali Lipat Pasca-Ledakan Beirut

"Tak ada kesimpulan sedemikian yang dicapai," juru bicara FBI mengatakan kepada Reuters lewat surel. Dia mengutip pernyataan sebelumnya bahwa badan AS itu mengatakan pihaknya akan "memberi para mitra Lebanon kami bantuan investigatif" dalam penyelidikan mereka.

Seorang relawan menggali reruntuhan bangunan yang runtuh akibat ledakan di area pelabuhan untuk mencari korban selamat setelah ditemukan tanda-tanda kehidupan di Gemmayze, Beirut, Lebanon, Sabtu (5/9/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Mohamed Azakir/wsj.
Seorang relawan menggali reruntuhan bangunan yang runtuh akibat ledakan di area pelabuhan untuk mencari korban selamat setelah ditemukan tanda-tanda kehidupan di Gemmayze, Beirut, Lebanon, Sabtu (5/9/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Mohamed Azakir/wsj.

"Pertanyaan-pertanyaan lebih jauh harus diarahkan ke pihak-pihak berwenang Lebanon sebagai investigator-investigator yang di depan," kata juru bicara itu.

Media Lebanon pada Selasa melaporkan bahwa laporan FBI mengenai ledakan itu diserahkan ke seorang hakim Lebanon pada Senin. FBI enggan berkomentar mengenai laporan-laporan itu.

Baca Juga:

Geledah Pelabuhan Beirut, Militer Lebanon Temukan 1,32 Ton Kembang Api

Dua sumber pemerintah AS yang mengetahui laporan resmi dan analisis mengenai kejadian itu mengatakan bahwa badan-badan AS juga kebanyakan percaya bahwa ledakan itu, yang melibatkan amonia nitrat dalam jumlah besar yang disimpan di sebuah bangunan pelabuhan selama bertahun-tahun, merupakan sebuah kecelakaan.

Satu sumber pemerintah Eropa yang mengetahui laporan dan analisis intelijen mengatakan para ahli Eropa yang resmi juga menilai bahwa ledakan itu peristiwa kebetulan alias kecelakaan. (*)

Baca Juga:

Mia Khalifa Lelang Kacamata Ikoniknya untuk Bantu Korban Ledakan Beirut

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Cari Warga Yang Belum Divaksin, Gibran Maksimalkan Vaksin Door to Door
Indonesia
Cari Warga Yang Belum Divaksin, Gibran Maksimalkan Vaksin Door to Door

"Jika warga siang sibuk kerja, jadi malam hari bisa vaksin. Kami layani di Puskesmas yang melayani rawat inap," kata Siti.

Depok Bagikan Bantuan Bagi Warga dari Donasi ASN
Indonesia
Depok Bagikan Bantuan Bagi Warga dari Donasi ASN

"Kami langsung salurkan ke warga untuk menghindari kerumunan, sekaligus melihat kondisi mereka," Wakil Wali Kota Depok Iman.

Tidak Capai Target, Kuota Bank Penyalur KPR Bakal Dikurangi
Indonesia
Tidak Capai Target, Kuota Bank Penyalur KPR Bakal Dikurangi

Sebanyak 40 bank pelaksana penyalur dana FLPP tahun 2021 akan segera menerima raport evaluasi penyaluran KPR Sejahtera FLPP dari PPDPP pada Kamis (17/6) di Yogyakarta.

Pemprov DKI Dalami Pemotongan Bansos BST Aduan Warga
Indonesia
Pemprov DKI Dalami Pemotongan Bansos BST Aduan Warga

Penyaluran dana BST 2021 ini diberikan kepada penerima utuh sebesar Rp300 ribu

MKD Dampingi KPK Saat Geledah Ruangan Azis Syamsuddin
Indonesia
MKD Dampingi KPK Saat Geledah Ruangan Azis Syamsuddin

Penyidik KPK tiba di Gedung Nusantara III DPR, Rabu (28/4) malam, sekitar pukul 18.00 WIB

Bareskrim Bongkar Penyelundupan Narkoba dari Malaysia, Dikendalikan Tahanan
Indonesia
Bareskrim Bongkar Penyelundupan Narkoba dari Malaysia, Dikendalikan Tahanan

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri membongkar penyelundupan narkotika jaringan Malaysia-Indonesia.

Kantor Imigrasi Surakarta Awasi Ketat 137 WNA di Soloraya
Indonesia
Kantor Imigrasi Surakarta Awasi Ketat 137 WNA di Soloraya

Pengawasan tersebut dilakukan setelah adanya kejadian WNA India positif melarikan diri dari lokasi karantina.

Belasan Akun Media Sosial Dipolisikan Gegara Sebar Video Syur Mirip Artis
Indonesia
Belasan Akun Media Sosial Dipolisikan Gegara Sebar Video Syur Mirip Artis

Pitra Romadoni Nasution resmi melaporkan penyebar video asusila diduga mirip artis GA melalui media sosial ke Polda Metro Jaya.

Banyaknya Pasien Meninggal Jawaban untuk Orang yang Meremehkan COVID-19
Indonesia
Banyaknya Pasien Meninggal Jawaban untuk Orang yang Meremehkan COVID-19

Peneliti utama vaksin COVID-19 Profesor Kusnandi Rusmil menanggapi pandangan beberapa orang yang meremehkan penyakit yang disebabkan SARS CoV-2 virus penyebab COVID-19.

MYD Jalani Pemeriksaan Tersangka Pornografi, GA Minta Tunda Sampai Jumat
Indonesia
MYD Jalani Pemeriksaan Tersangka Pornografi, GA Minta Tunda Sampai Jumat

GA tidak bisa hadir pemeriksaan tersangka dengan alasan menjemput anak dari Bali