Ini Gaya Belajar Anak Sebelum munculnya smartphone Begini cara belajar orang zaman dulu (Foto: Pixabay/Free-Photos)

Perkembangan teknologi mengubah hampir semua aspek kehidupan manusia. Banyak profesi yang kemudian hilang. Nilai-nilai kehidupan pun semakin bergeser. Hal ini juga berpengaruh pada prilaku seseorang. Salah satunya gaya belajar.

Kini belajar tidak melulu harus melalui buku. Kemajuan teknologi memungkinkan gawaimu untuk mencari informasi apapun yang kamu mau. Melansir dari bcu.ac.uk, gaya belajar zaman dulu masih sangat konvensional.

Baca juga:

Tak Mudah Bersekolah ke Luar Negeri, Nih yang harus Dipersiapkan!

Mencari informasi rasanya masih sangat sulit. Kamu yang pada dasarnya tidak suka baca buku pasti tersiksa harus melumat habis per halaman. Penasaran bagaimana orang zaman dulu belajar? Yuk intip ulasan berikut ini.

1. Ada Jam Khusus

Orangtua memberlakukan jam belajar di rumah untuk anak-anaknya (Foto: Pixabay/klimkin)
Orangtua memberlakukan jam belajar di rumah untuk anak-anaknya (Foto: Pixabay/klimkin)

Dulu seorang ibu memberlakukan jam belajar bagi anak-anaknya. Setelah pulang sekolah anak akan disuruh makan siang, mengganti pakaian lalu tidur siang sebentar. Setelah itu sambil menunggu jam makan malam, mereka wajib belajar. Entah itu mengerjakan PR atau belajar untuk ujian.

2. Terpaku Buku

Zaman dulu mencari informasi hanya bisa melalui buku (Foto: Pixabay/Pexels)
Zaman dulu mencari informasi hanya bisa melalui buku (Foto: Pixabay/Pexels)

Dulu internet belum ada. Jika waktu ujian sudah di depan mata, perpustakaan akan ramai oleh para siswa. Mereka mencoba mencari bahan belajar sebanyak-banyaknya melalui buku. Tidak seperti sekarang yang sangat mudah memperoleh semua informasi melalui satu smartphone.

Baca juga:

Lima Studi Paling Populer Diambil Pelajar Indonesia di Luar Negeri

3. Membuat Rangkuman

Membuat rangkuman menjadi cara agar pelajaran mudah dihafal (Foto: Pixabay/picjumbo.com)
Membuat rangkuman menjadi cara agar pelajaran mudah dihafal (Foto: Pixabay/picjumbo.com)

Meskipun komputer sudah ada tetapi menyimpan data belajar masih populer dalam bentuk rangkuman yang ditulis dengan tangan. Biasanya rangkuman ini berisi informasi-informasi khusus dari proses belajar di kelas. Catatan ini sangat berguna untuk membantumu belajar. Kamu tidak perlu membuka buku pelajaran yang tebal karena sudah diringkas dalam rangkuman.

4. Praktik Lapangan Hanya Sedikit

Meskipun praktik lapangan sangat jarang dilakukan, proses belajar tetap lancar (Foto:  Pixabay/Pezibear)
Meskipun praktik lapangan sangat jarang dilakukan, proses belajar tetap lancar (Foto: Pixabay/Pezibear)

Dulu praktik lapangan masih jarang dilakukan. Kecuali mereka yang mengambil studi ilmu alam dan teknik. Sisanya hanya terpaku pada buku dan penelitian. Tetapi meskipun begitu proses belajar tetap berjalan dengan lancar. (mar)

Baca juga:

Panjang Umur dengan Makanan Pedas


Tags Artikel Ini

Muchammad Yani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH