Ini Dia Motor Antik Kesayangan Gesang Gesang Martohartono. (Foto: MP/WIN(

SEBUAH sepeda motor antik merek Honda tampak tersandar di kawasan Omah Sinten Heritage Hotel and Resto, Solo. Sekilas, sepeda motor merah itu terlihat seperti sepeda motor pada umumnya.

Tiang pembatas lengkap dengan pita merah tampak mengelilingi area tempat motor antik ini dipamerkan. Di sisi lain ruangan terdapat sosok foto sang maestro keroncong kenamaan Tanah Air, Gesang.

Sepeda motor antik itu dahulu setia menemaninya ke mana pun ia pergi. Usai peringatan Seabad Gesang, Minggu (1/10), sepeda motor Honda CB keluaran tahun 1970-an ini masih akan dipamerkan di Omah Sinten hingga sepekan ke depan.

Keponakan Gesang, Yani Efendi, mengatakan sepeda motor itu dibeli pemilik nama lengkap Gesang Martohartono pada 1973.

“Sepeda motor ini dahulu kesayangan Mbah Gesang. Beli pada tahun 1973, kalau tidak salah dahulu harganya sekitar Rp 200 ribuan, nama pemiliknya juga Mbah Gesang,” jelasnya kepada MerahPutih.com.

Sampai saat ini sepeda motor miliki pencipta lagu "Bengawan Solo" itu masih ia rawat dengan baik. “Masih saya rawat terus sampai sekarang. Malah setiap hari saya panasi, pajak kendaraaanya juga hidup. Sembilan puluh persen kendaraan ini masih orisinil,” pungkasnya.

Meskipun ada fan Gesang yang membujuknya menjual motor antik tersebut dan menawar dengan harga lebih dari 100 kali lipat, Yani tidak pernah melepasnya.

Artikel ini dibuat berdasarkan laporan WIN, kontributor Merahputih.com wilayah Solo dan sekitarnya. (*)

Simak berita lain mengenai Gesang pada artikel Sepeda Motor Antik Almarhum Gesang Bakal Ditampilkan Saat Peringatan Seabad Gesang.



Rina Garmina

LAINNYA DARI MERAH PUTIH