Ini Dia Fakta-fakta Vivi Pelaku Penusukan Ustaz Menurut Kakak Tertua Masjid Darul Muttaqin, lokasi penikaman Ustadz Abdul Rahman. (MP/Bartolomeus Papu)

MerahPutih.com - Kakak tertua pelaku penusukan Ustaz Ustaz Abdul Rahman, Rudi Fadil (51) mengaku kaget adiknya melakukan hal yang di luar dugaan dengan melukai orang lain.

Adik Rudi, Vivi diketaui menusuk Ustaz Abdul Rahman yang merupakan imam di Masjid Darul Muttaqin, Kompleks Bumi Sawangan Indah, Kota Depok, Jawa Barat. Ustaz Abdul dikabarkan luka ada bagian leher setelah selesai menunaikan salat subuh.

Rudi tak membantah saat ditanya apakah adiknya yang paling kecil itu mengalami gangguan jiwa.

Rudi menceritakan, Vivi yang merupakan anak kelima dari lima bersaudara itu mulai berperilaku aneh sejak bercerai dengan suaminya yang seorang pengacara, Feri Jebo. Saat menikah itu, Vivi dan Feri tinggal di Palu, Sulawesi Tengah.

Usai bercerai, Vivi tinggal di Jakarta Utara dan kemudian pindah ke Kompleks Bumi Sawangan Indah, Sawangan, Depok. Awalnya Vivi tinggal serumah dengan Rudi dan istrinya.

Namun karena ketidakcocokan Vivi dan sang istri, Rudi pun memutuskan untuk berpindah rumah. Lokasinmya masih berdekatan.

Rudi pun menceritakan bahwa pihak kepolisian yang mendatanginya dan mempertanyakan apakah Vivi pernah menikah dengan seorang ustaz, Rudi membantahnya.

"Pernah saya dikenalkan oleh Vivi dengan seorang ustaz waktu saya masih tinggal dengan dia. Tapi tidak menikah, kalau menikah kan saya tahu karena pasti harus ada saksi, itu sekitar tahun 2010," kata Rudi saat ditemui merahputih com di kediamannya Perumahan Bumi Sawangan Indah Depok Jawa Barat, Selasa (13/3).

Perkenalan Vivi dengan ustad itu, dikatakan Rudi, saat dirinya sering membawa Vivi berobat untuk kejiwaannya. Namun Rudi mengaku tidak mengizinkan keduanya untuk lebih dekat lagi.

Sejak itulah, Rudi mengatakan keduanya tidak pernah berhubungan kembali.

Rudi yang saat ini tengah terbaring sakit diabetes pun mengatakan adiknya seringkali terlibat perkelahian dengan tetangga. Dia sering kali marah.

"Kalau dari pemeriksaan kemarin di RS Polri indikasinya adik saya alami gangguan jiwa. Rencananya hari ini mau dipindah ke rumah sakit yang ada di Bogor," tambah Rudi.

Selama tinggal di Depok, Rudi mengatakan Vivi tidak memiliki teman. Dia seringkali keluar rumah hanya untuk bertemu keluarga. Vivi tidak pernah membawa teman ke rumah.

Menurut Rudi, peristiwa penusukan yang dilakukan adiknya murni karena gelagat aneh yang selama ini diidapnya.

"Dia lebih sering mengunjungi keluarganya, kalau enggak ke saya, ke adik saya di Depok juga, ada juga bisa sampai ke Bogor bahkan ke Sukabumi," tandas Rudi.

Senada dengan Rudi, hal tersebut juga dikatakan oleh Ketua RT 01 Blok C, Samin Saarih. Samin mengatakan warganya yang bernama Vivi itu diduga kuat memiliki gangguan jiwa. Samin mengaku telah mengetahui hal tersebut sejak awal Vivi tinggal di wilayahnya.

"Dia ini memang aneh, orang stres seringkali ngomong juga ngawur. Ada saja dapat wahyu ada apa saja," tutup Saiman. (Gms)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Ustadz Abdul Rahman Pernah Ditampar dan Disatroni Pelaku Sebelum Ditikam di Dalam Masjid


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH