Ini Dampak Buruk yang Dialami PAN Jika Amien Rais cs Nekat Bentuk Partai Baru Amien Rais. (Foto: antaranews)

MerahPutih.com - Pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia Jakarta, Ujang Komarudin menilai kemungkinan munculnya partai baru pecahan dari Partai Amanat Nasional (PAN) hanya permasalahan waktu saja, setelah mundurnya Hanafi Rais.

Ujang mengatakan potensi kemunculan partai baru akan semakin membesar melihat tidak adanya islah, rekonsiliasi, dan justru konflik yang tak kunjung mereda di internal pimpinan Zulkifli Hasan tersebut.

Baca Juga

Anak Sulung Amien Rais Mundur dari PAN di Atas Materi Rp6.000

"Jadi soal partai baru, kemungkinan besar akan berdiri sebagai pecahan dari PAN," kata Ujang kepada wartawan, Minggu (10/5).

Ujang sejatinya menyayangkan jika PAN sampai pecah. Sebab, partai tersebut lahir dari reformasi.

"Tapi sebenarnya sangat disayangkan jika PAN pecah. Partai yang lahir dari rahim reformasi sayang jika harus terbelah menjadi dua," kata dia.

Ujang
Pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia Jakarta, Ujang Komarudin

Ujang juga mengungkap munculnya partai baru akan berdampak pada suara PAN di kontestasi politik 2024. Apalagi, faktor Amien Rais sebagai mantan Ketua Umum Muhammadiyah akan membuat pendukung beralih.

"Ini akan berdampak bagi suara PAN di 2024. Karena pendukung Amien Rais itu masih banyak," katanya.

"Dan partai baru bentukan Amien Rais nanti bisa menggunakan basis masa Muhammadiyah. Karena seperti kita tahu, Amien Rais merupakan mantan Ketum Muhammadiyah," jelas Direktur Indonesia Political Review ini.

Meski begitu, Ujang menilai wajar pengunduran diri Hanafi Rais. Apalagi, menurut dia, memasang Hanafi dalam kepengurusan PAN hanya untuk memecah kubu Amien Rais.

Maka menurutnya Hanafi tidak lagi nyaman dengan posisi di partai yang didirikan oleh ayahnya tersebut. Selain itu juga menjadi bentuk dukungan moral kepada ayahnya yang Ujang sebut telah disingkirkan oleh Zulhas.

"Masa iya, bapaknya disingkirkan tapi anaknya dimasukkan (kepengurusan). Amien Rais itu pendiri PAN," tutur Ujang.

Baca Juga

Pengamat Duga Amien Rais Sudah Siapkan 'Panggung' Baru Buat Anaknya

Loyalis Amien Rais, sebelumnya mengatakan, proses pendirian partai baru itu sudah 70 persen.

Menurut mereka, mundurnya Hanafi Rais dalam kepengurusan PAN dan Fraksi PAN Dewan Perwakilan Rakyat mempengaruhi percepatan pembentukan partai baru itu. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PT KAI Siapkan Protokol 'The New Normal'
Indonesia
PT KAI Siapkan Protokol 'The New Normal'

Protokol tersebut akan mengatur langkah-langkah dan tahapan yang akan diterapkan oleh KAI

Merapi Siaga, KPU RI Siapkan TPS Darurat di Klaten dan Boyolali
Indonesia
Merapi Siaga, KPU RI Siapkan TPS Darurat di Klaten dan Boyolali

"Kami perlu tahu dari BPBD hasil pendataan berapa warga terdampak jika terjadi erupsi Gunung Merapi," ujar Pramono

Aktivis Papua Dibui karena Dituding Makar, Surya Anta: Ini Pesanan
Indonesia
Aktivis Papua Dibui karena Dituding Makar, Surya Anta: Ini Pesanan

Para tahanan politik tersebut dituntut kurungan penjara bervariasi mulai dari 5 sampai 17 tahun dengan pasal makar.

Kabareskrim Komjen Agus Diwanti-wanti Kapolri Soal Kasus FPI
Indonesia
Kabareskrim Komjen Agus Diwanti-wanti Kapolri Soal Kasus FPI

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta kepada Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto untuk segera menyelesaikan kasus penembakan laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek KM 50.

[HOAKS atau FAKTA]: Pendemo UU Cipta Kerja Bakal Dipersulit Dapat Kerja
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pendemo UU Cipta Kerja Bakal Dipersulit Dapat Kerja

Pelajar tersebut hanya didata agar tidak mengulangi tindakan serupa.

ICJR Bingung DPR Ngotot Bahas RUU KUHP di Tengah Wabah Corona
Indonesia
ICJR Bingung DPR Ngotot Bahas RUU KUHP di Tengah Wabah Corona

“Apakah RKUHP menjawab overcrowding? Enggak. RKUHP kita masih over kriminalisasi,” ungkapnya

Desakan Hukuman Mati Bagi Mensos Juliari
Indonesia
Desakan Hukuman Mati Bagi Mensos Juliari

Pimpinan Partai tempat Juliari jadi kader dan pengurus Elit, hanya menegaskan jika mereka menghormati seluruh proses hukum yang sedang berlangsung di KPK.

Jokowi Umumkan Cuma Sepertiga Warga DKI Terima Bantuan Ekonomi Corona
Indonesia
Jokowi Umumkan Cuma Sepertiga Warga DKI Terima Bantuan Ekonomi Corona

1,1 juta warga akan ditanggung Pemprov DKI dan 2,5 juta warga akan ditanggung pemerintah pusat.

KPK Sebut Kasus Novel Baswedan Ujian Bagi Rasa Keadilan dan Nurani Penegak Hukum
Indonesia
KPK Sebut Kasus Novel Baswedan Ujian Bagi Rasa Keadilan dan Nurani Penegak Hukum

JPU menuntut Rahmat Kadir Mahulette dan Ronny Bugis, dua mantan anggota Brimob Polri untuk dihukum satu tahun pidana penjara.

Presiden Jokowi Resmi Larang Warga Mudik di Tengah Pandemi COVID-19
Indonesia
Presiden Jokowi Resmi Larang Warga Mudik di Tengah Pandemi COVID-19

Hal ini dilakukan untuk mencegah penularan virus corona di Indonesia.