Ini Dalil MUI Larang Salat Jumat Dua Gelombang Saat Pangebluk COVID-19 Gubernur Jabar Ridwan Kamil didampingi Ketua TP PKK Provinsi Jabar Atalia Ridwan Kamil meninjau Masjid Al-Irsyad Kota Baru Parahyangan Sabtu (30/5/2020). (Dok Humas Pemprov Jabar)

MerahPutih.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) melarang Salat Jumat dua gelombang bagi umat Islam di Indonesia karena berdasarkan pada dalil syari'ah atau hujjah syar'iyah yang lemah dan menyelisihi pendapat mayoritas atau jumhur ulama.

Ketua Komisi Kerukunan Umat Beragama MUI Yusnar Yusuf beralasan yang dijadikan dasar Salat Jumat dua gelombang hanya boleh di negara-negara umat Islam minoritas misalnya di Eropa, Amerika, Australia dan timur lain-lain sebagainya.

Baca Juga:

PSBB Jakarta Akhirnya Diperpanjang dan Masuk Masa Transisi

"Ini tidak bisa dihadapi dalil untuk menetapkan bolehnya hal yang sama di Indonesia karena situasi dan kondisi yang berbeda," kata Yusnar, kepada wartawan epasa di Kantor MUI, Kamis (4/6).

Yusnar menjelaskan, di negara Eropa dan negara timur lainnya umat Islam merupakan minoritas dan sangat sulit mendapatkan izin tempat untuk melaksanakan Salat Jumat.

Juga tempat yang ada tidak bisa menampung jumlah jamaah sehingga tidak ada alternatif lain bagi umat islam di sana selain mendirikan Salat Jumat secara bergelombang di tempat yang sama. Kondisi tersebut terkategori sebagai kebutuhan mendesak yang membolehkan hal itu dibolehkan.

salat jumat
Warga mendengarkan khotbah sebelum menunaikan ibadah shalat jumat di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Aceh, Jumat (3/4/2020). ANTARA FOTO/Ampelsa/pras.

"Hal seperti itu tidak terjadi di Indonesia karena umat Islam mempunyai kebebasan untuk mendirikan Salat Jumat di tempat mana pun yang memungkinkan didirikannya Salat Jumat," tegas petinggi MUI itu

Tak hanya itu, Yusnar mengungkapkan Salat Jumat dua gelombang atau lebih di suatu tempat tidak tepat menjadi solusi dalam kondisi kehidupan normal baru atau new normal life karena bisa menimbulkan kerepotan luar biasa bahkan bisa menimbulkan bahaya secara kesehatan.

"Misalnya saja untuk menunggu giliran Salat Jumat gelombang berikutnya tidak ada tempat yang aman dan memadai untuk menunggu sehingga justru berpeluang terjadinya kerumunan yang bertentangan dengan protokol kesehatan," tutup Yusnar. (Knu)

Baca Juga:

MUI Sebut Tak Sah Salat Jumat Dibagi Dua Gelombang

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Proses Peradilan Jauh dari Fakta, Novel Baswedan Pasrah
Indonesia
Proses Peradilan Jauh dari Fakta, Novel Baswedan Pasrah

"Saya kira orang awam pun tahu yang terjadi demikian," ujar Novel.

Negara Akan Memastikan Hak Anak Terpenuhi Saat Pandemi COVID-19
Indonesia
Negara Akan Memastikan Hak Anak Terpenuhi Saat Pandemi COVID-19

Merebaknya virus ini menimbulkan dampak signifikan pada melemahnya perekonomian keluarga

LPSK Siap Lindungi Saksi dan Korban Baku Tembak Polisi-FPI
Indonesia
LPSK Siap Lindungi Saksi dan Korban Baku Tembak Polisi-FPI

Proses hukum yang profesional dan akuntabel, hendaknya dikedepankan

Update Kasus Corona DKI Jumat (14/8): 28.438 Positif, 18.528 Sembuh
Indonesia
Update Kasus Corona DKI Jumat (14/8): 28.438 Positif, 18.528 Sembuh

Penambahan kasus positif pada hari ini sebanyak 575 kasus.

Virologi UGM Sebut Vaksin Sinovac Bukan Solusi Hentikan Pandemi
Indonesia
Virologi UGM Sebut Vaksin Sinovac Bukan Solusi Hentikan Pandemi

"Vaksin bukan satu-satunya cara menghentikan pandemi COVID-19. Ada cara lain yang lebih efektif yakni disiplin menerapkan sosial distancing, menjaga kebersihan dan kesehatan," ujar Hakim

Hari Raya Iduladha, Jokowi Kurban 2 Ekor Sapi Limosin di Kampung Halaman
Indonesia
Hari Raya Iduladha, Jokowi Kurban 2 Ekor Sapi Limosin di Kampung Halaman

Bantuan secara simbolis diberikan langsung Kementrian Sekretariat Negara dan Sekretariat Presiden RI pada Wali Kota Solo.

Polisi Belum Tutup Kasus Kematian Editor Metro TV
Indonesia
Polisi Belum Tutup Kasus Kematian Editor Metro TV

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat menuturkan sejumlah fakta-fakta yang memperkuat dugaan bahwa Yodi melakukan bunuh diri.

 Anies Minta Jangan Mudik Lokal, Silahtuhrahmi Lebaran Lewat Online
Indonesia
Anies Minta Jangan Mudik Lokal, Silahtuhrahmi Lebaran Lewat Online

"Semua tetap berada di rumah, yang bisa bepergian adalah orang yang karena tugas/pekerjaannya di 11 sektor yang mendasar" jelas dia.

Digelar Secara Virtual, Perayaan HUT TNI Ke-75 Jadi Momentum Tingkatkan Profesionalisme
Indonesia
Digelar Secara Virtual, Perayaan HUT TNI Ke-75 Jadi Momentum Tingkatkan Profesionalisme

Tentara Nasional Indonesia (TNI) memperingati hari ulang tahun (HUT) yang ke-75 pada Senin (5/10).

Positif COVID-19, Anies Memohon Doa kepada Warga Jakarta
Indonesia
Positif COVID-19, Anies Memohon Doa kepada Warga Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkonfirmasi positif COVID-19.