Ini Cara Ampuh Cegah Penularan Flu pada Anak Anak-anak sangat rentan tertular flu. (Foto: Pixabay/ddimitrova)

ANAK-anak sangat rentan terhadap penularan flu. Maka dari itu, orang tua harus super hati-hati karena daya tubuh anak masih belum kuat.

Penularan influenza pada anak dapat dicegah dengan dua cara yakni rajin mencuci tangan dan vaksinasi flu pada usia enam bulan hingga 18 tahun. Demikian menurut Ketua Indonesia Influenza Foundation (IIF) Cissy B Kartasasmita.

1. Anak lebih rentan terkena flu dibanding orang dewasa

 Anak lebih rentan terkena flu dibanding orang dewasa. (Foto: Pixabay/ahgomaaz)
Anak lebih rentan terkena flu dibanding orang dewasa. (Foto: Pixabay/ahgomaaz)

Lantaran belum memiliki sistem kekebalan tubuh yang kuat, anak-anak menjadi salah satu kelompok usia yang paling rentan terkena influenza.

Risiko anak terkena penyakit yang disebabkan virus influenza mencapai 20-30 persen, atau lebih tinggi dari orang dewasa yang memiliki peluang 5-10 persen.

"Transmisi (influenza) cepat pada anak karena daya tahan tubuh belum baik," ujar Cissy B Kartasasmita dalam temu media mengenai pentingnya vaksin influenza untuk lansia dan tenaga kesehatan, dikutip Antara.


2. Bagaimana anak bisa tertular flu?

  Penularan flu bisa terjadi melalui udara. (Foto: Pixabay/Free-Photos)
Penularan flu bisa terjadi melalui udara. (Foto: Pixabay/Free-Photos)

Penularan virus bisa terjadi antara lain melalui udara dan kontak langsung dengan sekret atau muntahan. Misalnya, saat seseorang berbicara, dia mengeluarkan percikan ludah yang jika mengandung virus maka berisiko menularkan pada orang lain.

"Serangan tertinggi pada anak di sekolah sekitar 19,5 persen, di rumah 3,8 persen," kata Cissy.

Pada mereka yang terkena influenza, ada sejumlah gejala yang muncul antara lain tiba-tiba pilek, batuk tak berdahak, kadang-kadang diare, mual, muntah, demam di atas 38 derajat celsius, lemas, sakit tenggorokan, sakit kepala hingga sakit otot.

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Ini 5 Camilan Sehat dan Bergizi untuk Anak yang Suka Ngemil


3. Flu bisa menyebabkan komplikasi lebih serius

 Flu bisa menyebabkan komplikasi lebih serius. (Foto: Pixabay/silviarita)
Flu bisa menyebabkan komplikasi lebih serius. (Foto: Pixabay/silviarita)


Pada tingkat yang lebih serius, influenza bisa menyebabkan komplikasi seperti radang paru, infeksi telinga, dan sinus.

Pada orang dewasa, penyakit ini juga dapat memperburuk kondisi medis lain seperti gagal jantung kongestif, asma, dan diabetes yang bisa menyebabkan kematian.

Untuk mencegah penularan influenza, Cissy menyarankan agar anak-anak rajin mencuci tangan menggunakan sabun dan tidak kontak dengan tangan yang belum dicuci.


4. Vaksinasi bisa menurnkan risiko flu hingga 90 persen

 Vaksinasi bisa menurnkan risiko flu hingga 90 persen. (Foto: Pixabay/joffi)
Vaksinasi bisa menurnkan risiko flu hingga 90 persen. (Foto: Pixabay/joffi)

Selain itu, anak mulai usia enam bulan hingga 18 tahun perlu mendapatkan vaksinasi. Sementara pada anak di bawah usia enam bulan, vaksinasi bisa diberikan melalui ibunya saat hamil di trimester kedua atau ketiga.

"Imunisasi pada ibu hamil dapat melindungi bayi yang dilahirkan sampai usia enam bulan. Vaksinasi setiap tahun, menurunkan risiko influenza pada anak 60-90 persen," tutur Cissy.

Saat divaksin, anak sebaiknya harus dalam kondisi sehat. Apabila saat waktu imunisasi tiba, anak terserang sakit ringan seperti batuk ringan, maka vaksinasi tetap boleh diberikan. (*)

Baca juga berita lainnya dalam artikel: Anak Tetap Bahagia dan Sehat Setelah Perceraian

Kredit : zulfikar

Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH