Ini Aturan Makan bagi Pengidap PCOS Ilustrasi. (Foto: pixabay)

PCOS atau polycystic ovary syndrome adalah gangguan hormonal yang dialami perempuan di usia produktif. Gejala utama dari gangguan ini ialah kista pada ovarium akibat produksi hormon androgen yang terlalu banyak.

Hormon androgen merupakan jenis hormon reproduksi laki-laki yang jumlahnya sangat terbatas pada perempuan. Produksi androgen yang berlebih pada perempuan akan menyebabkan ketidakseimbangan hormon.

Kondisi PCOS pada perempuan sering berkaitan dengan kadar insulin yang lebih tinggi. Oleh karena itu, penderitanya harus menghindari makanan tinggi karbohidrat karena dapat meningkatkan kadar gula darah dan insulin, serta menyebabkan resistensi insulin.

Resistensi insulin membuat tubuh penderita memproduksi hormon androgen lebih banyak. Di saat yang sama, hal itu menyebabkan kesulitan untuk menurunkan berat badan.

Hingga saat ini, metode pengobatan efektif untuk PCOS belum ditemukan, tapi ketidakseimbangan hormon yang diakibatkan PCOS dapat dikendalikan dengan melakukan perubahan pola makan dan gaya hidup.

Berikut beberapa tips pola makan yang dapat dilakukan untuk meringankan gejala PCOS.

1. Mengurangi asupan karbohidrat

Kegemukan merupakan gejala umum pada perempuan yang mengalami PCOS. Mengurangi asupan karbohidrat merupakan cara terbaik untuk mengatasi gejala tersebut.

Selain itu, asupan protein dan lemak sehat dapat menurunkan kadar gula darah, sehingga kadar insulin darah tetap stabil. Makanan yang tinggi protein juga bermanfaat dalam menekan sekresi hormon ghrelin yang memicu rasa lapar. Efeknya, Anda akan lebih cepat kenyang saat makan.

2. Mengonsumi makanan dengan indeks glikemik rendah

Makanan dengan indeks glikemik rendah merupakan makanan yang tidak meningkatkan kadar gula darah dengan cepat. Sumber makanan utama dengan indeks glikemik rendah, di antaranya sayur dan buah, gandum utuh, protein, dan lemak sehat.

3. Perbanyak porsi sarapan

Pola makan teratur sangat dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan hormon tubuh. Hasil studi skala kecil yang menyertakan 60 perempuan menunjukkan bahwa terdapat penurunan resistensi insulin dan sekresi testoteron berlebih pada perempuan dengan pola makan teratur serta porsi sarapan yang lebih besar ketimbang waktu lainnya.

Hasil studi tersebut juga menunjukkan bahwa proses ovulasi cenderung lebih mudah pada perempuan dengan porsi sarapan yang lebih besar.

4. Perbanyak asupan vitamin D

Beberapa gejala yang disebabkan oleh PCOS seperti obesitas, resistensi insulin, dan gangguan proses ovulasi juga dapat berkaitan dengan kekurangan vitamin D. Dengan memperoleh vitamin D yang cukup yang berasal dari pola makan dan paparan sinar matahari, Anda dapat meringankan gejala tersebut.

Vitamin D dapat membantu mengatasi obesitas. Namun, penelitian lebih lanjut masih diperlukan terkait dengan manfaat vitamin D dalam mengatasi resistensi insulin dan proses ovulasi pada perempuan PCOS.

5. Hindari makanan karbohidrat olahan

Karbohidrat olahan pada umumnya dapat memicu proses inflamasi yang menyebabkan resistensi insulin. Anda perlu menghentikan atau mengurangi jumlah asupannya dalam jumlah banyak untuk mengendalikan gejala PCOS.

Karbohidrat olahan yang harus dikurangi merupakan jenis makanan yang dibuat dengan tepung putih, misalnya pasta dan mi yang berbahan dasar tepung. Namun, konsumsi pasta yang dibuat dari biji-bijian merupakan alternatif yang tepat.

Selain itu asupan gula cair dengan berbagai nama seperti sukrosa, sirup fruktosa jagung dan dekstrosa pada berbagai minuman kemasan sebaiknya juga dikurangi.(*)



Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH