Ini Arti Garis Putih dan Kuning di Jalanan Garis putih dan kuning memiliki arti penting bagi pengendara. (Foto mycomoxvalleynow)

KALAU kita berkendara di jalan raya pasti sering melihat garis putih dan kuning. Garis-garis itu dibuat bukan untuk memberikan ‘keindahan’ pada jalan, namun memiliki artinya tersendiri.

Garis putih dan kuning tersebut adalah marka jalan yang memiliki arti masing-masing. Marka jalan juga diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 34 tahun 2014. Dilansir dari laman The News Wheel, berikut arti garis-garis tersebut.

Baca Juga:

4 Hal Penting untuk Diperhatikan Sebelum Touring Naik Motor


1. Garis putih tanpa putus

garis
Garis putih tanpa putus. (Foto: The News Wheel)


Garis putih tanpa putus memiliki arti bahwa pengendara tidak boleh melewati garis tersebut. Seperti mendahului kendaraan lain atau dengan kata lain pengendara wajib untuk tetap berada di jalurnya.


2. Garis putih putus-putus

garis
Garis putih putus-putus. (Foto: The News Wheel)

Garis putih putus-putus biasa kita lihat di bagian tengah jalan raya yang dibuat sebagai pemisah jalur. Garis ini memperbolehkan pengendara untuk berpindah jalur atau mendahului kendaraan lain. Dengan catatan, harus tetap mempertimbangkan keselamatan kondisi lalu lintas.


3. Garis kuning tanpa putus

garis
Satu garis kuning tanpa putus. (Foto: BC Driving Blog)

Garis kuning tanpa putus memiliki arti bahwa pengendara diperbolehkan untuk menyalip kendaraan di garis putih selama tidak keluar dari garis kuning. Jenis garis ini sebenarnya jarang ditemukan di Indonesia. Kamu bisa menemukan tanda ini jika berkendara di negara-negara Eropa.

Baca Juga:

Jarak Aman Berkendara Dihitung Satuan Detik

4. Dua garis putih atau kuning tanpa putus

garis
Dua garis putih tanpa putus. (Foto: Vorply)


Garis ini umumnya bisa ditemui saat kamu berada di rute utama lintas kota. Di Indonesia, garis ganda seperti ini menggunakan warna putih. Dua garis ini memiliki arti bahwa pengendara tidak diperbolehkan melewati garis untuk mendahului pengendara lain.


5. Yellow Box Junction

garis
Yellow Box Junction yang mencegah terjadinya lock. (Foto: dtcuk)

Yellow Box Junction atau yang biasa disingkat YBJ dapat ditemukan di persimpangan jalan besar perkotaan. Di Jakarta, kamu bisa menukannya di persimpangan lampu merah depan Sarinah Jl. MH Thamrin, Jakarta Pusat. YBJ berarti tidak memperbolehkan kendaraan untuk melintas atau berada di dalam garis kuning bila kondisi lalu lintas di depan padat. Tujuan garis ini adalah agar jalur persimpangan tidak terkunci ketika kondisi jalan sedang padat. (And)

Baca Juga:

API, SAE, JASO, Apa itu?


Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH