Begini Alasan Relawan Beri 'Nasi Anjing' ke Warga Warakas 'Nasi Anjing'. Foto: Istimewa

MerahPutih.com - Insiden pemberian bantuan bertuliskan 'nasi anjing' yang membuat warga yang terdampak COVID-19 di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara berujung damai.

Warga penerima bantuan dan pihak pemberi bantuan yaitu komunitas bernama Yayasan Qahal Family sepakat untuk menyelesaikannya secara kekeluargaan.

Baca Juga

Ini Isi Bantuan 'Nasi Anjing' yang Resahkan Warga Warakas

Perwakilan komunitas Yayasan Qahal Family mengaku bersalah dan menyampaikan permohonan maaf di hadapan warga atas penggunaan logo kepala anjing pada bungkus makanan yang dibagikan kepada warga Warakas.

"Mereka (komunitas AQ) mengaku tidak ada maskud untuk merendahkan dan menghina pihak manapun dan tidak ada tujuan lain selain hanya sekedar membantu," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Senin (27/4).

suys
Surat kesepakatan damai antara perwakilan Yayasan Qahal Family dengan warga Warakas soal pemberian bantuan 'nasi anjing'. Foto: Net

Kedua belah pihak pun telah bersepakat berdamai dan tidak akan mempermasalahkan di kemudian hari.

Warga Warakas penerima bantuan pun lantas menerima permohonan maaf perwakilan komunitas pemberi bantuan guna menjaga ketertiban dan kerukunan antar warga.

"Kedua belah pihak sudah menganggap permasalahan ini telah selesai dan tidak ada tuntutan lainnya dikemudian hari baik secara pidana maupun perdata," kata dia.

Sebelumnya diberitakan, warga Warakas Tanjung Priok, Jakarta Utara kesal lantaran mendapat bantuan makanan siap santap, di tengah wabah corona atau covid-19 ini, tapi pada bungkusan makanan tersebut tertulis 'nasi anjing'.

Atas adanya kejadian ini, polisi melakukan pengecekan, Minggu, 26 April 2020.

Baca Juga

Bantuan 'Nasi Anjing' Hebohkan Warga Warakas

Yusri Yunus mengatakan, awalnya Polres Metro Jakarta Utara melaksanakan patroli. Mereka mendapat info dari warga Warakas Tanjung Priok, tepatnya di sekitar Masjid Babah Alun Warakas bahwa ada pembagian makanan siap santap kepada warga warakas yang berlogo kepala anjing.

"Dan ada tulisan berbunyi 'nasi anjing, nasi orang kecil, bersahabat dengan nasi kucing'. #Jakartatahanbanting," ujar Yusri saat dikonfirmasi. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
#SobatAmbyarBerduka Langsung Rajai Trending Topic
Indonesia
#SobatAmbyarBerduka Langsung Rajai Trending Topic

Didi Kempot juga berencana menggelar konser Akbar di Stadion Gelora Bung Karno pada 14 November 2020

[Hoaks Atau Fakta]: Seorang Ayah Aniaya Anak Karena Pakai Hijab
Indonesia
[Hoaks Atau Fakta]: Seorang Ayah Aniaya Anak Karena Pakai Hijab

BUKAN di Lampung dan tidak terkait dengan hijab. Kejadian di foto itu adalah seorang pria bernama Wei yang memukul anaknya.

Kasus Jiwasraya, Ahli Jelaskan Direksi Punya Hak Diskresi Ubah Kebijakan Strategi Investasi
Indonesia
Vaksin Merah Putih Diharapkan Masuki Uji Klinis di Awal 2021
Indonesia
Vaksin Merah Putih Diharapkan Masuki Uji Klinis di Awal 2021

Vaksin Merah Putih dikembangkan menggunakan isolat virus yang bertransmisi di Indonesia, berbeda dengan Sinovac dan Sinopharm yang menggunakan isolat virus dari negara asalnya yakni China.

Ini Yang Dilakukan Badan Litbang Kemenperin Kurangi Barang Impor
Indonesia
Ini Yang Dilakukan Badan Litbang Kemenperin Kurangi Barang Impor

Unit-unit litbang di lingkungan Kemenperin telah banyak menghasilkan berbagai inovasi yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai industri substitusi impor.

Mahasiswa Kepulauan Gelar Upacara HUT RI Sambil Promosikan Pulau Wisata
Indonesia
Mahasiswa Kepulauan Gelar Upacara HUT RI Sambil Promosikan Pulau Wisata

Tak hanya menikmati pemandangannya, sebagai warga Kepulauan, mereka merasa perlu merefleksi perjuangan para pendahulu melalui laut.

Kapolda Metro: Masyarakat Mulai Sadar
Indonesia
Kapolda Metro: Masyarakat Mulai Sadar

Tapi, masih ada sekitar satu dua masyarakat yang mengendarai kendaraan bermotor tidak menerapkan jaga jarak fisik

Dua Kali Rapid Test, 144 Jemaah Masjid Jami Kebon Jeruk Negatif Corona
Indonesia
Dua Kali Rapid Test, 144 Jemaah Masjid Jami Kebon Jeruk Negatif Corona

Mereka statusnya masih Orang Dalam Pengawasan (ODP) kasus corona.

KAI Daop 4 Operasionalkan Kembali KA Sembrani Mulai 10 Juli
Indonesia
KAI Daop 4 Operasionalkan Kembali KA Sembrani Mulai 10 Juli

KA Sembrani akan berangkat dari Stasiun Semarang Tawang pada pukul 21.45 WIB menuju Jakarta dan pukul 01.21 WIB untuk tujuan Surabaya.

Pembubaran FPI Langgar Hak Berserikat dan Gerus Kebebasan Sipil
Indonesia
Pembubaran FPI Langgar Hak Berserikat dan Gerus Kebebasan Sipil

"Sehingga semakin menggerus kebebasan sipil di Indonesia," kata Usman