Ini Alasan Pemprov Tak Karantina Pemudik Balik ke Jakarta Pemeriksaan terhadap pengguna kendaraan yang akan masuk ke wilayah DKI Jakarta di di KM 47 Tol Cikampek-Jakarta, Jawa Barat, Sabtu (30/5/2020). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/hp.

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan tidak akan melakukan karantina terhadap warganya yang pulang kampung saat larangan mudik Lebaran 1442 Hijriah.

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menegaskan, mereka yang dikarantina ialah orang yang habis pelesiran dari luar negeri. Mereka ini ditakutkan membawa COVID-19 varian baru yang penyebarannya begitu cepat.

"Pemudik itu kan tidak langsung dikarantina, yang dikarantina itu kan yang dari luar negeri ya," ujar Riza di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Senin (17/5).

Baca Juga:

Polisi Kejar Wanita Maki Petugas karena Tak Terima Diputar Balik di Cilegon

Pemudik yang dilakukan isolasi mandiri, menurut Riza, mereka yang dinyatakan positif terpapar virus corona dari pemeriksaan yang digencarkan pemerintah, aparat kepolisian, dan lembaga lainnya di sejumlah titik.

Ada tempat-tempat yang disiapkan Pemerintah DKI bagi pemudik yang positif COVID-19, contohnya Wisma Atlet dan rumah sakit bagi warga positif yang memiliki gejala, sedangkan hotel bagi mereka tanpa gejala.

"Kecuali yang bersangkutan positif langsung dibawa ke Wisma Atlet, hotel atau ke RS sesuai dengan bobot COVID-19-nya itu sendiri," paparnya.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat menghadiri acara vaksin keluarga besar Al Azhar di Jakarta Selatan, Sabtu (13/3/2021). (ANTARA/Fianda SR)
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat menghadiri acara vaksin keluarga besar Al Azhar di Jakarta Selatan, Sabtu (13/3/2021). (ANTARA/Fianda SR)

Lanjut politikus senior Gerindra ini, pihaknya juga akan melakukan pengecekan semua pemudik yang sudah sampai ke ibu kota dengan peran satgas COVID-19 DKI di tingkat wilayah.

"Nanti akan ada pengecekan di semua tahapan dan tingkatan sampai ke tingkat RT dipastikan semua aman dan bebas," ungkapnya.

Dikabarkan, mulai Sabtu (15/5) kemarin merupakan arus balik mudik Lebaran 1442 Hijriah para pemudik dari kampung halaman ke ibu kota.

Baca Juga:

Puncak Arus Balik Diperkirakan Geser ke Pekan Depan

Kepolisian Polda Metro Jaya pun melakukan penyekatan bagi para pemudik yang masuk ke Jakarta. Penyekatan arus balik ke Jakarta berlangsung hingga 24 Mei 2021 mendatang.

Kebijakan ini merupakan kelanjutan dari aturan larangan mudik Lebaran 2021 yang sebelumnya efektif berlaku mulai 6-17 Mei.

"Operasinya akan berlangsung sampai tanggal 24 Mei," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran kepada awak media, pada Minggu (16/5) kemarin. (Asp)

Baca Juga:

Selama Arus Balik, Pemkot Bandung Target 1000 Tes COVID-19 Secara Acak

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Aksi Demonstrasi 1 Tahun Jokowi Hasilkan 2,1 Ton Sampah
Indonesia
Aksi Demonstrasi 1 Tahun Jokowi Hasilkan 2,1 Ton Sampah

Sebanyak 2,1 ton sampah itu berasal dari pembersihan jalan dan fasilitas umum di Silang Monas, Jalan Kebon Sirih, Tugu Tani, Jalan Budi Kemuliaan, Jalan Abdul Muis.

Sejumlah Akun Sebarkan Video Syur Mirip Artis Sudah Dihapus
Indonesia
Sejumlah Akun Sebarkan Video Syur Mirip Artis Sudah Dihapus

Polda Metro Jaya kini masih meprofiling lima akun media sosial Twitter yang dilaporkan karena diduga menyebarkan video panas mirip artis GA.

Kasus Jiwasraya, Kejagung Kembali Periksa 3 Pejabat OJK
Indonesia
Kasus Jiwasraya, Kejagung Kembali Periksa 3 Pejabat OJK

"Kami memeriksa 4 orang sebagai saksi yang terkait dengan perkara tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi pada PT Asuransi Jiwasraya," kata Hari

Kementerian ATR Sebut Penegak Hukum tidak Pernah Minta Hasil Investigasi
Indonesia
Kementerian ATR Sebut Penegak Hukum tidak Pernah Minta Hasil Investigasi

"Sampai sekarang penegak hukum tidak pernah meminta hasil investigasi tersebut kepada kami," kata Ling R Sodikin

[Hoaks atau Fakta]: Nadiem Larang Pemakaian Jilbab di Sekolah
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Nadiem Larang Pemakaian Jilbab di Sekolah

Peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan beragama Islam di Provinsi Aceh dikecualikan dari ketentuan SKB sesuai kekhususan Aceh

Napi Selamat Kebakaran Lapas Tangerang Dapat Trauma Healing
Indonesia
KPK Sebut 95 Persen LHKPN Pejabat Negara Tidak Akurat
Indonesia
KPK Sebut 95 Persen LHKPN Pejabat Negara Tidak Akurat

"Di samping kecepatan verifikasi ini ternyata 95 persen LHKPN yang kita lakukan pemeriksaan, detail terhadap kebenaran isinya itu 95 persen memang tidak akurat secara umum," kata Pahala dalam webinar bertajuk 'Apa Susahnya Lapor LHKPN Tepat Waktu dan Akurat', Selasa (7/9).

Gerinda Minta KPK Transparan Usut Kasus Menteri Edhy
Indonesia
Gerinda Minta KPK Transparan Usut Kasus Menteri Edhy

Mujani menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat kelautan dan perikanan.

Kapolri Kejar Target 2 Juta Orang Sudah Divaksin Selama Agustus
Indonesia
Kapolri Kejar Target 2 Juta Orang Sudah Divaksin Selama Agustus

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau pelaksanaan Vaksinasi Merdeka Candi di Semarang, Jawa Tengah, Kamis, (5/8).

17 Ribu Penumpang Test Antigen di Stasiun Senen dan Gambir
Indonesia
17 Ribu Penumpang Test Antigen di Stasiun Senen dan Gambir

PT KAI Daop 1 Jakarta sudah membuka layanan rapid antigen di Stasiun Gambir dan Pasar Senen sejak 21 Desember 2020.