Ini Alasan Jokowi tak Singgung Kasus HAM saat Pidato Kenegaraan Presiden Jokowi. Foto: ANTARA

MerahPutih.com - Pihak Istana Negara menanggapi kritikan Komnas HAM terkait pidato Joko Widodo dalam sidang tahunan MPR dan sidang bersama DPD-DPR yang tidak membahas persoalan HAM.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, masalah HAM tidak menjadi hal utama saat ini. Pramono menambahkan, yang utama saat ini lebih ke pembangunan manusia.

Baca Juga: Jokowi Ditantang Jadikan Laporan Komnas HAM Bekal Susun Kabinet

"Karena praktis persoalan HAM, yang memang semua negara memiliki persoalan HAM, tapi tidak menjadi hal yang terutama pada saat ini. Pada saat ini, kalau kita mau keluar dari negara menengah menjadi negara maju, maka persoalan human capital menjadi utama. Jadi pidato itu mengenai human capital," jelas Pramono kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (17/8).

Kepala Negara juga tidak menyinggung penuntasan kasus hak asasi manusia (HAM). Pihak Istana memberikan penjelasan.

Presiden Jokowi. Foto: ANTARA

Baca Juga: Komnas HAM Terima 525 Laporan Pelanggar HAM, Mayoritas Pelakunya Polisi

"Pidato kan yang disampaikan adalah kerangka besar dan yang utama dalam 5 tahun ke depan. Beliau menekankan yang utama berkaitan dengan human resources atau human capital. Jadi memang penekanan pada pidato presiden kali ini adalah di sana, bukannya persoalan mengenai HAM," katanya

Adapun fokus pemerintah di lima tahun mendatang adalah pembangunan SDM berkualitas. Itu merupakan janji kampanye Jokowi.

"Maka pemerintah saat ini sedang menyiapkan talent mapping kemudian dan juga terutama di pariwisata, tenaga kerja yang terampil," kata Pramono.

Baca Juga: Komnas HAM Tantang Polri Ungkap Otak Pelaku Kerusuhan 22 Mei

Sebelumnya, Komnas HAM menyayangkan pidato kenegaraan Jokowi dalam sidang bersama anggota DPD-DPR tak menyinggung penuntasan pelanggaran HAM. Komnas HAM menilai pidato Jokowi tak lagi menitikberatkan pada penyelesaian pelanggaran HAM. (Knu)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH