Ini Alasan Irjen Napoleon Bonaparte Belum Dipecat Polri Mantan Kadiv Hubinter Polri Irjen Napoleon Bonaparte. (Foto: MP/Kanugrahan)

MerahPutih.com - Irjen Napoleon Bonaparte yang merupakan terdakwa kasus suap dalam perkara red notice Djoko Tjandra, belum dipecat dari institusi Polri.

"Masih menunggu sidangnya inkrah dari pengadilan," ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Sabtu (6/11).

Baca Juga:

Irjen Napoleon Belum Digiring ke Lapas Cipinang, Ada Apa?

Ramadhan menjelaskan, hingga kini Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri belum menerima salinan putusan berkekuatan hukum dari Mahkamah Agung (MA).

Nantinya, jika salinan putusan telah diterima maka sidang pemecatan di Komisi Kode Etik Profesi Polri akan segera dilaksanakan. Melalui sidang tersebut, nasib Napoleon di tubuh Korps Bhayangkara akan ditentukan.

"Untuk saat ini, kita masih menunggu hasil inkrahnya. Yang akan menerima salinan putusan itu Divisi Propam. Jika mereka mau melaksanakan sidang, nanti kami sampaikan semuanya," terangnya.

Mantan Kadiv Hubungan Internasional Polri Irjen Pol Napoleon Bonaparte (tengah) mengenakan baju tahanan. ANTARA FOTO/Rommy S/wpa/wsj.
Mantan Kadiv Hubungan Internasional Polri Irjen Pol Napoleon Bonaparte (tengah) mengenakan baju tahanan. ANTARA FOTO/Rommy S/wpa/wsj.

Irjen Napoleon Bonaparte sempat mengajukan kasasi terkait kasus suap dari terpidana korupsi cessie Bank Bali Djoko Soegiarto Tjandra kepada MA, namun ditolak.

Seperti yang diketahui, vonis kasasi yang diputuskan pada 3 November 2021 lalu menyebutkan Napoleon tetap harus menjalani hukuman 4 tahun penjara ditambah denda Rp 100 juta subsider 6 bulan kurungan, sesuai dengan vonis yang ditentukan hakim. (Knu)

Baca Juga:

Irjen Napoleon Diduga Suruh Orang Bikin Surat Palsu Permintaan Maaf M Kece

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Karantina Gratis Hanya untuk Pekerja Migran, Pelajar dan Pegawai Pemerintah
Indonesia
Karantina Gratis Hanya untuk Pekerja Migran, Pelajar dan Pegawai Pemerintah

Ketentuan ini, menurut Ketua Bidang Komunikasi Publik Satgas Penanganan COVID-19 Hery Trianto, mengacu pada Surat Edaran Nomor 25 tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Penemuan Helipad di Pulau Seribu, Anak Buah Anies Dipanggil DPRD
Indonesia
Penemuan Helipad di Pulau Seribu, Anak Buah Anies Dipanggil DPRD

Bupati Kepulauan Seribu Junaedi bakal mempertanggungjawabkan hal itu di hadapan Komisi A DPRD DKI untuk menjelaskan adanya helipad tersebut.

Pabrik Baru BUMD DKI Direncanakan Ambil Suplai Minyak Goreng dari PTPN Holding
Indonesia
Pabrik Baru BUMD DKI Direncanakan Ambil Suplai Minyak Goreng dari PTPN Holding

Dirut BUMD PT Food Station Tjipinang Jaya Pamrihadi Wiraryo mengatakan, sejauh ini pembangunan pabrik tersebut masih dalam tahap diskusi awal dengan Direksi Agro Jawa Barat (Jabar), Direksi BUMD Jawa Tengah (Jateng) dan Direksi PT Perkebunan Nusantara (PTPN) Holding.

Pemerintah Diminta Tertibkan Pengiriman Tenaga Kerja Migran Ilegal
Indonesia
Pemerintah Diminta Tertibkan Pengiriman Tenaga Kerja Migran Ilegal

Kepolisian diminta agar menindak secara tegas pelakunya

KPK Tak Segan Jerat PT Waskita Karya Jadi Tersangka Korporasi
Indonesia
KPK Tak Segan Jerat PT Waskita Karya Jadi Tersangka Korporasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka peluang menjerat PT Waskita Karya sebagai tersangka korporasi dalam kasus dugaan rasuah proyek Gedung IPDN di Gowa, Sulawesi Selatan. KPK sedang bekerja untuk mencari bukti keterlibatan perusahaan pelat merah tersebut.

Kemendag Kontrol Distribusi Minyak Goreng Curah Lewat Aplikasi
Indonesia
Kemendag Kontrol Distribusi Minyak Goreng Curah Lewat Aplikasi

Konsumen yang akan membeli minyak goreng harus menunjukkan KTP dengan maksimal pembelian dua liter per hari.

Politikus PSI Surya Tjandra Dukung Anies Maju Capres 2024
Indonesia
Politikus PSI Surya Tjandra Dukung Anies Maju Capres 2024

“Dari pilihan-pilihan yang ada memang kalau saya pribadi ya saya merasa ya Pak Anies Baswedan," kata Surya

Usut Korupsi Garuda Indonesia, Kejagung Periksa Karyawan Bagian Perencanaan
Indonesia
Usut Korupsi Garuda Indonesia, Kejagung Periksa Karyawan Bagian Perencanaan

Pemeriksaan yang dilakukan memiliki keterkaitan dengan mekanisme perencanaan, pengadaan, dan pembayaran pesawat udara.

Persija Tak Ikut Turnamen di IYC 2021, PSI: Seperti Ngekos di Rumah Sendiri
Indonesia
Persija Tak Ikut Turnamen di IYC 2021, PSI: Seperti Ngekos di Rumah Sendiri

"Kalau memang komitmennya JIS untuk Persija dan Jakmania, disahkan dulu stadion ini jadi kandang kita, bikin dulu kantor sekretariat The Jak, hiasi stadion dengan atribut Persija, baru terima tamu. Kalo kayak sekarang kan Persija seperti cuma dianggap anak kos, bukan tuan rumah," papar Anggara.

Separuh Perjalanan Pemerintahan Oded-Yana Dihabiskan Tangani Pandemi COVID-19
Indonesia
Separuh Perjalanan Pemerintahan Oded-Yana Dihabiskan Tangani Pandemi COVID-19

Pemerintahan Kota Bandung di bawah Oded M. Danial dan Yana Mulyana memasuki tahun ketiga. Pada paruh perjalanannya dihabiskan untuk menghadapi pandemi COVID-19.