Ini Alasan Gibran Dapat Gelar Kanjeng Pangeran Haryo dari Mangkunegara X

Mula AkmalMula Akmal - Jumat, 03 Maret 2023
Ini Alasan Gibran Dapat Gelar Kanjeng Pangeran Haryo dari Mangkunegara X

Gusti Mangkunegoro X. (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Puro Mangkunegaran memberikan gelar bangsawan pada Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka berupa Kanjeng Pangeran Haryo (KPH).

Pemberian gelar bangsawan atau kekancingan tersebut diberikan pada saat upacara adat Tingalan Wiyosan Jumenengan Sampeyan Dalem Ingkang Jumeneng atau setahun peringatan kenaikan tahta, di Pendapa Ageng Pura Mangkunegaran, Rabu (1/3).

Baca Juga:

Gibran Lakukan Pergeseran Dana APBD 3 Dinas untuk Piala Dunia U-20

Gusti Mangkunegoro X mengatakan gelar bangsawan KPH tersebut merupakan bentuk apresiasi pada Wali Kota Solo yang selama ini membantu perkembangan Puro Mangkunegaran.

"Gelar itu adalah tanda apresiasi saya kepada beliau (Gibran). Selama ini Pura Mangkunegaran dengan Pemkot Solo khususnya Mas Wali, telah bersinergi, berkolaborasi dan berhubungan sangat baik," kata Mangkunegoro X.

Dikatakannya, antara Mangkunegaran dan Wali Kota selama ini banyak melakukan pekerjaan bersama-sama untuk memajukan ekonomi dan kebudayaan di Solo. Di bawah kepemimpinan Gibran, lanjut dia, kolaborasi Pemkot Solo dan Pura Mangkunegaran tersebut terwujud lewat berbagai kegiatan.

Baca Juga:

Gibran Punya Harta Rp 26 Miliar, Naik Rp 734 Juta

“Kegiatan di Mangkunegaran banyak sekali yang disupport Pemkot. Terakhir kirab budaya kemarin. Selain itu juga kegiatan pertemuan G20, APG (Asean Para Games) dan event-event di luar," katanya.

Mangkunegara X mengakui jika Gibran kini adalah bagian dari Pura Mangkunegaran. Bahkan, pangkat tersebut merupakan tertinggi di Puro Mangkunegaran.

“Sebagai bagian dari Mangkunegaran, tentu memiliki tanggung jawab untuk ikut merawat. Tapi yang ingin saya sampaikan adalah arahnya bukan seperti itu (menuntut kontribusi). Tapi lebih condong bagaimana kami mengapresiasi (kiprah Gibran),” pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

Gibran Dapat Gelar Bangsawan Kanjeng Pangeran Haryo

#Gibran Rakabuming #Keraton Solo #Keraton Kasunan Solo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Mula Akmal

Jurnalis, editor, dan periset dengan pengalaman lebih dari satu dekade di bidang politik, hukum, pertahanan, keamanan nasional, dan ruang digital. Menempuh magister Peperangan Asimetris di Universitas Pertahanan RI, dengan fokus pada perang kognitif, keamanan siber, perang narasi, dan konflik nonkonvensional.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Revitalisasi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat memang sudah direncanakan sebagai bagian dari upaya untuk merevitalisasi aset-aset budaya.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Indonesia
PB XIV Hangabehi Kukuhkan Penerus PB XIII, Konflik Keraton Solo Makin Rumit
PB XIV Hangabehi resmi dikukuhkan sebagai penerus PB XIII lewat upacara jumenengan. Sebelumnya Purbaya sudah mendeklarasikan diri sebagai PB XIV. Konflik daualisme kepemimpinan makin rumit.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
PB XIV Hangabehi Kukuhkan Penerus PB XIII, Konflik Keraton Solo Makin Rumit
Indonesia
Ogah Ikut Campur Konflik 2 Raja, Menbud Fadli Zon Tegaskan Revitalisasi Keraton Solo Jalan Terus
Adanya efisiensi anggaran tidak berpengaruh pada revitalisasi Keraton Surakarta.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
Ogah Ikut Campur Konflik 2 Raja, Menbud Fadli Zon Tegaskan Revitalisasi Keraton Solo Jalan Terus
Tradisi
2 Raja Keraton Solo Gelar Grebeg Mulud, Gunungan Ludes saat Doa belum Selesai
Gunungan ludes dalam waktu sekitar 10 menit.
Dwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
2 Raja Keraton Solo Gelar Grebeg Mulud, Gunungan Ludes saat Doa belum Selesai
Tradisi
Tradisi Sejak Kerajaan Demak, Keraton Solo Bunyikan Gamelan Sekaten Kyai Guntur Madu dan Guntur Sari
Dua gamelan sekaten tersebut dibunyikan sebagai tanda dimulainya acara adat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW atau Grebeg Mulud Keraton Surakarta.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Tradisi Sejak Kerajaan Demak, Keraton Solo Bunyikan Gamelan Sekaten Kyai Guntur Madu dan Guntur Sari
Indonesia
Nama SISKS Paku Buwono XIV Didaftarkan ke HaKI, Warga Solo Minta DJKI Tolak Permohonan
Surat keberatan telah dikirim kepada DJKI sesuai dengan mekanisme yang diatur dalam proses pendaftaran merek.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
Nama SISKS Paku Buwono XIV Didaftarkan ke HaKI, Warga Solo Minta DJKI Tolak Permohonan
Indonesia
PKS Sebut Jokowi Masuk Akal Minta Prabowo-Gibran Dua Periode
Mardani menegaskan kelanjutan kepemimpinan Prabowo pada periode berikutnya sepenuhnya berada di tangan Prabowo sendiri
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Juni 2026
PKS Sebut Jokowi Masuk Akal Minta Prabowo-Gibran Dua Periode
Tradisi
2 Kubu Keraton Solo Gelar Kirab Pusaka Malam 1 Suro di 1 Rute, Jangan Sampai Ada Gesekan!
Kirab Pusaka Malam 1 Suro harus sesuai dhawuh dalem Raja dan mengimbau agar tidak terjadi gesekan antar kubu.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
2 Kubu Keraton Solo Gelar Kirab Pusaka Malam 1 Suro di 1 Rute, Jangan Sampai Ada Gesekan!
Indonesia
Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026: Tema, Susunan Acara dan Formasi Paskibraka
Sementara, Prosesi sakral pengibaran Sang Merah Putih berlangsung mulai pukul 09.54 WIB, disusul amanat Inspektur Upacara pukul 10.16 WIB
Angga Yudha Pratama - Senin, 01 Juni 2026
Upacara Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026: Tema, Susunan Acara dan Formasi Paskibraka
Tradisi
Tradisi Grebeg Besar Idul Adha: Gunungan di Masjid Agung Solo Raib dalam Hitungan Menit
Gunungan jaler melambangkan peran laki-laki sebagai pencari nafkah, sedangkan gunungan estri melambangkan perempuan yang mengelola hasil nafkah untuk kebutuhan keluarga.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Tradisi Grebeg Besar Idul Adha: Gunungan di Masjid Agung Solo Raib dalam Hitungan Menit
Bagikan