Ini Alasan Bela Negara Masih Relevan Diterapkan di Tanah Air Menkopolhukam Wiranto. Foto: MP/Kanugrahan

MerahPutih.com - Menkopolhukam Wiranto menyebut kegiatan bela negara masih diperlukan di Indonesia. Menurutnya, bela negara terkait banyak aspek kehidupan dalam berbangsa.

Persoalan bela negara bukan karena adanya ancaman militer, tetapi masuk dalam dimensi kehidupan masyarakat, ancaman ekonomi, pangan, narkotika terorisme, illegal fishing, illegal logging, human traficking dan berbagai ancaman jenis baru yang berkembang saat ini.

Menkopolhukam Wiranto. Foto: MP/Asropih
Menkopolhukam Wiranto. Foto: MP/Kanu

"Wantanas (Dewan Ketahanan Nasional) bisa jabarkan ancaman apa dan cara penanganan bagaimana, disosialisasikan ke masyarakat untuk tingkatkan ketahanan nasional dan sistem bela negara yang dipahami masyarakat," jelas Wiranto dalam keterangannya, Rabu (3/7).

BACA JUGA: Wiranto Pasrahkan Nasibnya kepada Jokowi

Mantan Ketua Umum Partai Hanura itu menegaskan konsep bela negara yang sudah berjalan saat ini tidak mengadopsi cara-cara pelatihan militer.

"Bela negara ini bukan sama dengan melatih rakyat agar memiliki kemampuan seperti militer, bukan militerisasi," ujar Wiranto.

Menurutnya, bela negara agar seluruh masyarakat Indonesia mempunyai rasa nasionalisme. Jika kesadaran itu terbentuk, akan mudah mempertahankan negara dari berbagai ancaman.

"Bela negara yang dimaksudkan untuk menciptakan rasa ikut memiliki negeri ini. Dari sana muncul kewajiban untuk membela, jangan sampai negeri ini susah, jangan sampai negeri ini repot, jangan sampai negeri ini terganggu. Ayo kita bela bersama lewat kewajiban masing-masing masyarakat," tutur dia.

Wiranto mengatakan Wantannas kini perlu memberi pemahaman yang utuh kepada masyarakat mengenai konsep bela negara yang hingga kini masih dipahami sebagai upaya menghadapi ancaman militer.

“Publik pahamnya bahwa bela negara hanya hadapi ancaman militer, padahal ancaman baru yang muncul memasuki dimensi kehidupan masyarakat saat ini bukan hanya ancaman militer. Ada ancaman ekonomi, ancaman pangan, ancaman narkotika, terorisme, human traficking, ilegal fishing, ilegal logging yang semuanya ancaman baru,” ungkap Wiranto.

Bela Negara. Foto: Net

BACA JUGA: Wiranto Pastikan Tak Ada Upaya Kembalikan Indonesia ke Era Orde Baru

Oleh karena itu Wiranto meminta Wantannas aktif dalam menjabarkan ancaman serta cara menghadapinya kepada masyarakat.

“Tentu disosialisasikan soal ketahanan nasional dan sistem bela negara supaya dipahami seutuhnya oleh masyarakat,” pungkas Wiranto. (Knu)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH