Teknologi
Kementerian Kominfo Haruskan PSE Mendaftar, ini Alasannya Aplikasi di Indonesia Harus Daftar ke Kominfo (foto: pixabay/lobostudiohamburg)

PARA penyelenggara sistem elektronik (PSE) atau penyedia aplikasi dan media sosial di Indonesia harus mendaftar ke Kominfo.

PSE diberikan batas waktu untuk mendaftar di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI hingga 24 Mei mendatang.

Baca Juga:

Gandeng E-commerce, Kominfo Edukasi Kemanan Siber

Adapun sejumlah aplikasi seperti Facebook, TikTok, dan Clubhouse kabarnya belum mengajukan permohonan tersebut. Seperti dilansir ANTARA, apabila terlambat mengajukan pendaftaran, PSE akan menerima konsekuensi.

PSE harus mendaftarkan diri ke Kominfo (Foto: pixabay/pixelkult)

Menurut Peraturan Menteri Kominfo Nomor 5 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Sistem Elektronik Lingkup Privat, peraturan tersebut berlaku untuk PSE yang menyediakan, mengelola serta mengoperasikan layanan komunikasi.

Sebagai contoh, PSE dengan produk seperti pesan singkat, panggilan suara, panggilan video, surat elektronik serta media sosial.

Peraturan yang diteken oleh Menteri Kominfo Johnny G Plate meregulasi sejumlah hal penyelenggarakaan PSE. Dari mulai pendaftaran, penayangan, penyediaan, pengunggahan, hingga pertukaran informasi dan dokumen elektronik lainnya.

Pada Perkominfo 5/2020, mewajibkan seluruh PSE untuk mendaftarkan diri ke Kominfo, untuk meraih sertifikat. Di mana platform elektronik diminta untuk mendaftar pada kurun waktu enam bulan, paska aturan itu diundangkan pada 24 November 2020.

Baca Juga:

Kominfo Akan Terus Kawal Transformasi Digital

Peraturan itu juga menyebutkan sejumlah pihak yang wajib terdaftar ke Kominfo, yaitu PSE yang beroperasi di Indonesia, meskipun PSE tersebut didirikan di negara lain atau berdomisili di negara lain, tapi memberikan layanan dan dipergunakan di Indonesia.

Kominfo akan memberikan sanksi administrasi bila ada platform ynag tidak mendaftar dalam batas waktu yang ditentukan (foto: pixabay/geralt)

Bila ada platform yang tidak mendaftar dalam tenggat waktu yang ditentukan, kominfo bisa memberikan sanksi administrasi. Yakni berupa akses ke aplikasi tersebut diputus, dan aplikasi tersebut dinyatakan ilegal.

Aturan tersebut sebagaimana yang tertuang pada pasal 7 ayat 2a, tentang Penjatuhan Sanksi Administratif dan Normalisasi.

Selain itu, tertulis juga bahwa PSE yang sudah diblokir, bisa melakukan pendaftaran dengan prosedur yang sudah ditentukan. Selanjutnya, kominfo akan melakukan normalisasi, berdasarkan pengajuan rekomendasi oleh kementerian maupun lembaga terkait, dengan dasar layanan PSE yang sudah memenuhi aturan perundang-undangan.

Kementerian Kominfo sendiri telah menyatakan kewajiban pendaftaran PSE dibuat demi menciptakan ruang digital yang sehat di Indonesia.

Menurut Juru Bicara Kominfo Dedy Permadi, proses pendaftaran tersebut merupakan proses biasa dan wajar, seperti halnya pendaftaran usaha.

"Pendaftaran ini ditujukan untuk kepentingan warganet dan ruang digital Indonesia yang lebih sehat, seperti terkait dengan pelindungan data pribadi dan keamanan siber," jelas Dedy. (Ryn)

Baca Juga:

Ini Kata Kominfo Soal Penandaan Massal Link Pornografi di Facebook

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Hati-hati 4 Zodiak ini Jagoan Manipulatif
Fun
Hati-hati 4 Zodiak ini Jagoan Manipulatif

Zodiak-zodiak ini pandai mempengaruhi orang lain.

Game 'Among Us' Akan Diadaptasi Jadi Manga
Fun
Game 'Among Us' Akan Diadaptasi Jadi Manga

Kepopuleran Among Us berlanjut ke manga.

Tidak Bisa Kena Sinar Matahari, Anak ini Disebut Mengidap Penyakit Drakula
Fun
Living Cocoon, Peti Mati Ramah Lingkungan dari Serat Jamur
Fun
Living Cocoon, Peti Mati Ramah Lingkungan dari Serat Jamur

Peti mati 'hidup' yang terbuat dari serat jamur.

IMI Dukung Penuh Pengembangan Motor Listrik Karya Anak Bangsa
Fun
IMI Dukung Penuh Pengembangan Motor Listrik Karya Anak Bangsa

IMI mengapresiasi dan mendukung penuh langkah institusi pendidikan, yang berkontribusi dalam pengembangan kendaraan listrik

Mata Lelah Karena Banyak Lihat Layar? Intip Cara Mengatasinya
Fun
Mata Lelah Karena Banyak Lihat Layar? Intip Cara Mengatasinya

Hindari penuaan dini karena keseringan di depan layar

'Dota: Dragon's Blood - Book 3' Siap Rilis di Netflix Agustus 2022
ShowBiz
'Dota: Dragon's Blood - Book 3' Siap Rilis di Netflix Agustus 2022

Dota: Dragon's Blood - Book 3 akan melanjutkan cerita setelah kejadian besar di season sebelumnya.

Pelukis Srihadi Berpulang, ITB Kehilangan Guru Besar
Hiburan & Gaya Hidup
Pelukis Srihadi Berpulang, ITB Kehilangan Guru Besar

Guru Besar purnabakti Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ITB itu wafat pada Sabtu (26/2/2022) pukul 05.20 WIB di Bandung.

6 Idola Kpop dengan Image Mahal
ShowBiz
6 Idola Kpop dengan Image Mahal

Cara mereka berpakaian, berjalan, bahkan bernapas terlihat begitu 'mahal'.