Ini Alasan Aparat Tak Boleh Pakai Senpi saat Demo Setahun Jokowi Ilustrasi - Polisi menembakkan gas air mata ke arah pendemo tolak UU Cipta Kerja, Jakarta, Kamis (8/10). (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

MerahPutih.com - Belasan elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa setahun pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin di Istana Negara Jakarta, Selasa (20/10).

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud MD meminta kepada seluruh aparat yang mengamankan demo menolak UU Cipta Kerja itu tidak membawa peluru tajam.

Peringatan ini disampaikan Menko Mahfud dalam rangka menghindari adanya kejadian-kejadian yang tidak diinginkan saat demo.

Baca Juga:

Ada Demo Setahun Jokowi-Ma'ruf, Ini Pengalihan Rute TransJakarta

“Jangan membawa peluru tajam,” kata Mahfud kepada wartawan yang dikutip Selasa, (20/10).

Mantan Menteri Pertahanan era Presiden KH Abdurrahman Wahid ini juga meminta agar polisi memperlakukan demonstran dengan penuh persaudaraan. Sehingga, aksi ini bisa berjalan dengan tertib.

“Penuh persaudaraan, karena mereka warga negara kita juga,” ujar Mahfud.

Menko Polhukam Mahfud MD (HO-Dok Humas Kemenko Polhukam)
Menko Polhukam Mahfud MD (HO-Dok Humas Kemenko Polhukam)

Belajar dari kasus-kasus sebelumnya, di mana aksi unjuk rasa yang dikabarkan damai justru berujung anarkisme dan melakukan perusakan terhadap fasilitas umum.

Untuk itu, Mahfud pun mewanti-wanti kepada masyarakat yang akan menyampaikan pendapatnya dalam bentuk unjuk rasa agar tidak rusuh.

Jika sampai ada yang melanggar, ia pun meminta agar aparat keamanan tidak segan-segan mengambil tindakan tegas.

“Tetapi kepada yang akan mengacau dan diketahui mengacau dan ada bukti, supaya ditindak tegas,” tegas Mahfud.

Baca Juga:

Buntut Demo Setahun Jokowi-Ma'ruf Amin, Enam Kereta Jarak Jauh Berhenti di Stasiun Jatinegara

Polda Metro Jaya mengaku pihaknya akan mengantisipasi pergantian lintas massa perusuh di akhir aksi demo sejumlah elemen dengan agenda memperingati satu tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin hari ini, Selasa 20 Oktober 2020.

Pasalnya, pada dua demo terdahulu yakni 8 dan 13 Oktober 2020 lalu, demo yang awalnya berjalan damai dan tertib namun, di akhir demo malah ada massa perusuh yang masuk dan memantik keributan.

"Nanti yang rawan waktu mau selesai itu ada lintas ganti, lintas ganti ini adalah orang-orang yang memang niatnya untuk kerusuhan," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. (Knu)

Baca Juga:

Gegara Demo Setahun Jokowi, Stasiun Gambir Tak Layani Penumpang

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
4 Provinsi di Tiongkok Turunkan Level Darurat Corona
Indonesia
4 Provinsi di Tiongkok Turunkan Level Darurat Corona

Tiongkok memiliki sistem tanggap empat tingkat

Kader PKS Diinstruksikan Bantu Korban Banjir, Minimal Bantu Dana
Indonesia
Kader PKS Diinstruksikan Bantu Korban Banjir, Minimal Bantu Dana

Pemerintah daerah dan pusat harus ambil tanggung jawab dan siaga penuh

Hari Pertama PSBB Bodebek, Jabar Salurkan 5.000 Paket Bansos Pakai Pos dan Ojek
Indonesia
Hari Pertama PSBB Bodebek, Jabar Salurkan 5.000 Paket Bansos Pakai Pos dan Ojek

Paket bansos Jabar berupa bantuan tunai dan pangan non tunai senilai Rp500 ribu diberikan selama empat bulan ke depan.

Penangkapan Terhadap Jurnalis saat Meliput Demo UU Ciptaker Dinilai Bertentangan dengan HAM
Indonesia
Penangkapan Terhadap Jurnalis saat Meliput Demo UU Ciptaker Dinilai Bertentangan dengan HAM

Sejumlah wartawan dilaporkan mengalami pemukulan bahkan penangkapan oleh kepolisian saat meliput demo tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja.

Anak Buah John Kei Pakai Narkoba saat Lakukan Penyerangan
Indonesia
Anak Buah John Kei Pakai Narkoba saat Lakukan Penyerangan

Polisi belum merinci jenis narkoba yang dikonsumsi 2 anak buah John Kei itu.

Kadishub DKI: Jalur Sepeda di Jalan Tol Khusus Road Bike
Indonesia
Kadishub DKI: Jalur Sepeda di Jalan Tol Khusus Road Bike

Alasan Anies ingin gunakan jalan tol jalur sepeda karena penggunaan sepeda di DKI sudah semakin meningkat.

Pemerintah Bakal Tindak Tegas Buzzer yang Serang Bintang Emon
Indonesia
Pemerintah Bakal Tindak Tegas Buzzer yang Serang Bintang Emon

“Kalau mereka dalam aktivitasnya ternyata ada unsur pidana Ya silakan diproses,” papar Donny

KPK Buka Kemungkinan Jerat Waskita Karya Jadi Tersangka Korporasi
Indonesia
KPK Buka Kemungkinan Jerat Waskita Karya Jadi Tersangka Korporasi

Saat ini KPK masih fokus kepada proses penyidikan yang sedang berjalan

Pengamat Sebut Kemacetan Saat Banjir Karena Manajerial Lalu Lintas Buruk
Indonesia
Pengamat Sebut Kemacetan Saat Banjir Karena Manajerial Lalu Lintas Buruk

Budianto melihat kecenderungan pengawasan petugas akan kendur dan tak maksimal

Ini Wajah PNS Arogan yang Buang Surat Tilang Depan Muka Polisi
Indonesia
Ini Wajah PNS Arogan yang Buang Surat Tilang Depan Muka Polisi

PNS berinisial FTD ditilang karena menerobos jalur bus TransJakarta di Jalan Mayjen Sutoyo Jakarta Timur.