Ingin Tekan Laju Pertumbuhan Corona, Indonesia Mesti Tiru Selandia Baru Bendera Selandia Baru. ANTARA/Shutterstock/pri.

MerahPutih.com - Dubes Indonesia untuk Selandia Baru, Samoa, dan Kerajaan Tonga Tantowi Yahya menyebut Negeri Kiwi berhasil dalam menekan penyebaran virus corona.

Sampai dengan Minggu (10/5), menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO), Selandia baru mencatat 1.144 kasus COVID-19 dan 21 kematian akibat penyakit tersebut.

Baca Juga:

Bakal Bersaing "Rebutan" Vaksin Corona, Pemerintah Indonesia Diminta Perkuat Diplomasi

Masyarakat Selandia Baru mudah diarahkan karena sudah terbiasa menghadapi bencana, mengingat negara itu berada di jalur cincin api dan sering menghadapi gempa.

"Ini tidak bisa lepas dari kontribusi besar masyarakat yang sangat disiplin menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus corona," kata Tantowi dalam diskusi yang diadakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Senin (11/5).

Tantowi mengatakan bahwa langkah-langkah yang dijalankan pemerintah Selandia Baru untuk mengatasi COVID-19 bisa menjadi acuan bagi pemerintah Indonesia dalam menanggulangi penyebaran penyakit tersebut.

"Dalam membuat peraturan, apakah dalam bentuk undang-undang dan aturan di bawahnya, basisnya selalu sains, kemudian rekomendasi atau pendapat ahli," kata pria yang juga penyanyi country ini.

Arsip Foto. Duta Besar RI untuk Selandia Baru, Samoa, dan Kerajaan Tonga Tantowi Yahya saat menyampaikan keterangan pers di kantor Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Selasa (7/5/2019). (ANTARA/Yashinta Difa)
Arsip Foto. Duta Besar RI untuk Selandia Baru, Samoa, dan Kerajaan Tonga Tantowi Yahya saat menyampaikan keterangan pers di kantor Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Selasa (7/5/2019). (ANTARA/Yashinta Difa)

Menurut dia, pemerintah dan parlemen Selandia Baru bergerak cepat dalam menyusun peraturan perundang-undangan berkenaan dengan upaya penanggulangan COVID-19 dan kemudian menerapkannya secara tegas dan konsisten.

Politikus Golkar ini mengemukakan bahwa dukungan parlemen pada pemerintah Selandia Baru ikut berkontribusi pada kesuksesan negara tersebut mengatasi COVID-19.

Tantowi mengatakan bahwa media juga berperan penting dalam upaya menekan penularan virus corona di Selandia Baru karena 70 persen dari warga di sana membaca koran dengan informasi yang sudah terverifikasi.

Masyarakat Selandia Baru, menurut dia, masih menjadikan sumber berita terverifikasi sebagai acuan sehingga pemerintah lebih mudah menyalurkan informasi.

"Orang di Selandia Baru main media sosial tapi tidak menjadi rujukan informasi sebagaimana yang terjadi di banyak negara. Distorsi informasi itu saya bisa katakan sangat rendah," kata Tantowi.

Baca Juga:

Sriwjaya Air Siap 'Terbang Domestik' Lagi 13 Mei 2020

Sementara, penggagas Kongres Diaspora Indonesia Dino Patti Djalal mengatakan, yang perlu dipastikan adalah saat vaksin COVID-19 selesai diproduksi, seperti apa kondisi Indonesia nantinya.

Sebab, menurut Dino, kondisi ekonomi akan mengalami pelambatan dan bahkan bisa memasuki situasi kritis.

Untuk menghindari kesulitan mendapatkan vaksin tersebut, Dino menyarankan pemerintah mulai menguatkan diplomasi vaksin.

"Sehingga kita perlu menguatkan diplomasi vaksin ini. Kemudian kita tentu harus memantabkan jaringan internasional kita untuk membantu meredakan COVID-19 di dalam negeri," ujar mantan Wamenlu ini. (Knu)

Baca Juga:

Ketua MPR Nilai Pemerintah Terlalu Lambat Lakukan Pemeriksaan Pasien COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Misteri Ratusan Kepala Sapi Terpenggal di Jalur 40 Kupang Terjawab
Indonesia
Misteri Ratusan Kepala Sapi Terpenggal di Jalur 40 Kupang Terjawab

Temuan ratusan kepala sapi terpenggal itu viral di Facebook.

Wali Kota Medan Tengku Dzulmi Eldin Divonis 6 Tahun Bui
Indonesia
Wali Kota Medan Tengku Dzulmi Eldin Divonis 6 Tahun Bui

Majelis Hakim juga menjatuhkan hukuman tambahan terhadap Dzulmi Eldin berupa pencabutan hak politik selama 4 tahun setelah menjalani pidana pokok.

 Jika Dibiarkan, Ketua MPR Prediksi Rupiah Bakal Anjlok Hingga Rp20 Ribu
Indonesia
Jika Dibiarkan, Ketua MPR Prediksi Rupiah Bakal Anjlok Hingga Rp20 Ribu

Bamsoet meminta pemerintah tetap melakukan proyeksi kurs rupiah sebagai langkah untuk mengantisipasi dampak terburuk dari tekanan kurs dolar AS terhadap rupiah dan juga adanya pandemi virus corona.

Update Kasus COVID-19 di Jakarta Kamis (2/7)
Indonesia
Update Kasus COVID-19 di Jakarta Kamis (2/7)

Sampai dengan hari ini ada 805 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 3.358 orang melakukan isolasi mandiri rumah.

Indonesia Beli Saham Vale Rp5,52 Triliun
Indonesia
Indonesia Beli Saham Vale Rp5,52 Triliun

Dengan pembelian ini, komposisi kepemilikan saham Vale Indonesia menjadi Vale Group 44,34 persen, MIND ID 20 persen, SMM 15,03 persen, Sumitomo Corporation 0,14 persen, dan publik 20,49 persen.

Jakarta Diprediksi Hujan Disertai  Angin Kencang Hari Ini
Indonesia
Jakarta Diprediksi Hujan Disertai Angin Kencang Hari Ini

Prakiraan cuaca di wilayah Jakarta Selatan diprediksi hujan pada malam hari dengan intensitas ringan, sementara pada pagi cerah dan dini hari cerah berawan.

MA Benarkan Hakim Agung Meninggal,  RSPAD Larang Jenazah Dilayat
Indonesia
MA Benarkan Hakim Agung Meninggal, RSPAD Larang Jenazah Dilayat

MD Pasaribu diberangkatkan dari RSPAD pagi tadi pukul 08.00 WIB

BNN Bongkar Penyelundupan Narkoba Ratusan Kilogram Bermodus Pengiriman Jagung
Indonesia
BNN Bongkar Penyelundupan Narkoba Ratusan Kilogram Bermodus Pengiriman Jagung

Petugas di lapangan selama pandemi COVID-19 menyebutkan peningkatan penyelundupan narkoba.

Mulai Hari Ini Solo Zoo Tutup, Nasib Pakan Ratusan Hewan Diklaim Masih Cukup
Indonesia
Mulai Hari Ini Solo Zoo Tutup, Nasib Pakan Ratusan Hewan Diklaim Masih Cukup

Selama ini pengunjung Solo Zoo sekitar 40 persen merupakan anak di bawah 15 tahun

Harta Risma Naik Rp5 Miliar dalam Waktu Setahun
Indonesia
Harta Risma Naik Rp5 Miliar dalam Waktu Setahun

Ketua DPP PDI Perjuangan itu tercatat melaporkan harta kekayaannya pada 27 Maret 2019.