Ingin Mendaki Gunung Slamet via Bambangan? Wajib Tunjukan Sertifikat Vaksin Gunung Slamet (antara)

Merahputih.com - Pendaki yang hendak melakukan pendakian ke Gunung Slamet melalui jalur Bambangan, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, wajib menunjukkan sertifikat vaksin. Pendaki juga harus membawa persyaratan lainnya.

"Surat keterangan sehat dari dokter," kata Kepala Pos Pendakian Gunung Slamet Jalur Bambangan Saiful Amri dikutip Antara, Sabtu (6/11).

Sebenarnya pendaki juga dapat membawa surat keterangan tes antigen dengan hasil negatif. Akan tetapi, pihaknya tidak mewajibkan pendaki membawa surat keterangan tes antigen tersebut.

"Mungkin karena biaya (tes antigen) agak mahal, surat sehat cukuplah, juga sertifikat vaksin sudah ada," beber dia.

Baca Juga:

Tim SAR Evakuasi Pendaki Terjatuh di Gunung Slamet

Pendakian Gunung Slamet melalui jalur Bambangan mulai dibuka kembali sejak tanggal 25 Oktober 2021 setelah ditutup seiring dengan pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Dalam hal ini, kata dia, kegiatan pendakian Gunung Slamet melalui jalur Bambangan ditutup total selama satu bulan, selanjutnya dilakukan uji coba pembukaan pada masa PPKM level 3, dan sejak tanggal 25 Oktober kembali dibuka untuk umum.

Kendati demikian, dia mengakui grafik pendakian ke Gunung Slamet dalam beberapa waktu terakhir mengalami penurunan.

"Biasanya bisa mencapai lebih dari 600 orang per minggu, sekarang paling 450-an orang. Mungkin karena faktor intensitas hujan yang meningkat, mungkin cuaca mempengaruhi penurunan jumlah pendaki," katanya.

Terkait dengan kondisi cuaca yang sering turun hujan, dia mengingatkan masyarakat yang hendak melakukan pendakian ke Gunung Slamet untuk melakukan persiapan fisik dan menyiapkan peralatan yang sesuai dengan standar pendakian.

Gunung Slamet dari arah Purwokerto, Kabupaten Banyumas. (Foto : ANTARA/Sumarwoto)
Gunung Slamet dari arah Purwokerto, Kabupaten Banyumas. (Foto : ANTARA/Sumarwoto)

Ia meyakini pendaki akan tetap aman selama mematuhi peraturan yang telah ditetapkan oleh Pos Pendakian Gunung Slamet.

"Contoh, ada larangan bagi pendaki agar tidak boleh berada di puncak Gunung Slamet lebih dari pukul 10.00 WIB. Kalau mematuhinya, Insya Allah aman," katanya.

Menurut dia, larangan tersebut dibuat karena hujan sering mengguyur puncak Gunung Slamet di atas pukul 10.00 WIB.

Kegiatan "Pendakian Bersama Napas Tua ke Gunung Slamet" diikuti delapan pendaki berusia di atas 40 tahun yang berasal dari berbagai daerah di Pulau Jawa.

"Beberapa pendaki yang sudah mendaftarkan diri terutama yang berasal dari Jawa Timur batal mengikuti kegiatan tersebut karena mereka ikut terlibat dalam penanganan bencana di Kota Batu," kata fasilitator "Pendakian Bersama Napas Tua ke Gunung Slamet" Wahyu Budiarto.

Baca Juga:

5 Rekomendasi Destinasi Wisata di Jalur Selatan

Kendati hanya diikuti oleh delapan pendaki berusia di atas 40 tahun, dia mengatakan pihaknya tetap melaksanakan kegiatan "Pendakian Bersama Napas Tua ke Gunung Slamet".

"Total yang terlibat dalam kegiatan ini sekitar 20 orang termasuk tim operasional yang mengawal pendakian," kata pria yang akrab disapa Yudi Kumis itu.

Selain "Pendakian Bersama Napas Tua ke Gunung Slamet", kata dia, pihaknya juga memberangkatkan sekitar 30 pendaki reguler yang berasal dari wilayah Jabodetabek.

Menurut dia, keberangkatan pendaki reguler ke puncak Gunung Slamet beriringan dengan peserta "Pendakian Bersama Napas Tua". (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Cak Imin Usul Pemilu Ditunda untuk Tolong Ma'ruf Amin, Nasdem: Ngawur!
Indonesia
Cak Imin Usul Pemilu Ditunda untuk Tolong Ma'ruf Amin, Nasdem: Ngawur!

"Saya juga baca berita, itu sudah ngawur. Ya, masak nolong orang untuk di akhirat, tanggung jawab dia dengan Tuhan," kata Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali kepada wartawan, Selasa (19/4).

Jokowi Sebut PPKM Darurat Bisa Berlaku 2 Pekan
Indonesia
Jokowi Sebut PPKM Darurat Bisa Berlaku 2 Pekan

"Nanti keputusannya apakah seminggu atau dua minggu," kata Jokowi saat membuka Musyawarah Nasional VIII Kamar Dagang dan Industri Indonesia di Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu., Rabu (30/6).

75 Persen Santri di DIY Sudah Disuntik Vaksin COVID-19
Indonesia
75 Persen Santri di DIY Sudah Disuntik Vaksin COVID-19

Pelaksanaan vaksinasi untuk santri dan kiai tidak hanya dilakukan dengan mendatangi pondok pesantren tetapi bisa juga dengan memusatkan vaksinasi di sentra-sentra vaksinasi yang ada di kota atau kabupaten.

Bupati Bandung Barat Aa Umbara Didakwa Atur Proyek Bansos COVID-19
Indonesia
Bupati Bandung Barat Aa Umbara Didakwa Atur Proyek Bansos COVID-19

Bupati Bandung Barat nonaktif Aa Umbara Sutisna didakwa melakukan pengaturan paket pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi COVID-19 pada Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat.

Jaksa Agung Peringatkan Anak Buahnya Tutup Celah Korupsi
Indonesia
Jaksa Agung Peringatkan Anak Buahnya Tutup Celah Korupsi

Jaksa Agung juga menekankan untuk memperhatikan etika, adab, dan sopan santun

Bahlil Lahadalia Ditunjuk Jadi Menteri ESDM Ad Interim
Indonesia
Bahlil Lahadalia Ditunjuk Jadi Menteri ESDM Ad Interim

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia ditunjuk sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ad interim.

Polda Metro Beri Kelonggaran Izin Melintas untuk Ojol dan Angkutan Logistik
Indonesia
Polda Metro Beri Kelonggaran Izin Melintas untuk Ojol dan Angkutan Logistik

Dari semula hanya khusus untuk bus Transjakarta kini juga sudah diperluas penggunaannya untuk ambulan

134.360 Orang Diperiksa dalam Sehari, 3.840 Positif COVID-19
Indonesia
134.360 Orang Diperiksa dalam Sehari, 3.840 Positif COVID-19

Kasus konfirmasi positif COVID-19 di Indonesia pada Rabu (30/3) bertambah 3.840 kasus.

Manajemen Persis Solo Gandeng Pemkot untuk Realisasikan Sport Tourism
Indonesia
Manajemen Persis Solo Gandeng Pemkot untuk Realisasikan Sport Tourism

Manajemen Persis Solo terus berbenah untuk persiapan menuju Liga 1 musim 2022/2023.

Pekan Ketiga Ramadan, Penukaran Uang Baru di Solo Tembus Rp 2,5 Triliun
Indonesia
Pekan Ketiga Ramadan, Penukaran Uang Baru di Solo Tembus Rp 2,5 Triliun

Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo mencatat sampai pekan ketiga Ramadan penukaran uang baru di Soloraya telah mencapai Rp 2,5 triliun. Untuk Lebaran 1443 H, BI Solo sendiri Rp 4,9 triliun.