Ingin Kuliah di Luar Negeri? Pastikan Untuk Melakukan Hal Berikut Pilih sekolah yang memang benar-benar hendak dituju. (Foto: Pexels/Pixabay)

KULIAH di luar negeri terdengar keren dan menyenangkan. Namun, tak sekeren yang diperlihatkan Tasya Kamila, Maudy Ayunda, atau Cinta Laura di akun Instagram mereka. Dibutuhkan persiapan yang matang sebelum menginjakkan kaki di kampus impian. Berikut beberapa hal yang harus dipersiapkan sebelum kuliah di luar negeri:

1. Tanyakan Diri Sendiri

Sebelum memutuskan untuk kuliah di luar negeri tanyakan seberapa siap dirimu. Cari tahu apa yang ingin dipelajar? Mengapa kamu ingin mempelajari tersebut? Bagaimana kamu mengaplikasikan ilmu tersebut di kemudian hari? Dan lain sebagainya. Hal tersebut perlu dilakukan sebelum mempersiapkan hal lain. Dengan begitu, perencanaan kita akan lebih matang dan terarah.

sekolah
Sudahkah kamu siap bersekolah di luar negeri? (Foto: Pexels/Pixabay)

2. Negara Tujuan


Bagi kalian yang ingin kuliah di luar negeri sebaiknya sudah tahu negara yang ingin dituju. Dengan mengetahui negara yang ingin dituju mempermudah kita dalam mempersiapkan diri dan membuat motivation letter. Kita bisa browsing sedikit informasi mendasar mengenai negara tujuan.

3. Jurusan


Selain negara tujuan, kita juga bisa mempertimbangkan jurusan yang kita inginkan. Carilah informasi mendalam mengenai jurusan tersebut seperti di kampus mana saja yang menyediakan jurusan yang kita inginkan atau rekomendasi kampus terbaik untuk jurusan tersebut.Ada beberapa website yang merekomendasikan kampus terbaik seperti QS World Ranking (www.topuniversities.com) atau Times Higher Education (www.timeshighereducation.com). Dari website tersebut kita bisa mendapatkan informasi lengkap seperti peringkat kampus secara keseluruhan, peringkat kampus sesuai mata kuliah tertentu, reputasi kampus, reputasi pengajar, sitasi perfakultas, hingga Fakultas Internasional. Website tersebut juga bisa membantu kita mengetahui negara tujuan.

sekolah
Selalu memahami kelengkapan persyaratan administrasi. (Foto: Pexels/Stefan Lorenz)

4. Pahami Persyaratan


Setelah tahu negara dan kampus yang ingin dituju, pahami persyaratan yang diminta oleh kampus tujuan. Menurut LPDP Awardee angkatan 11 dan alumni TU Delft, Wirawan Agahari, setiap negara dan kampus memiliki persyaratan berbeda."Kampus di Belanda mewajibkan kita membayar application fee sebesar 100 euro," ungkapnya. Biaya tersebut untuk mengirimkan dokumen-dokumen melalui pos. Sementara kampus di Inggris tak membutuhkan biaya pendaftaran karena dokumen bisa diunggah melalui website. Untuk mengetahui kemampuan Bahasa Inggris dibutuhkan TOEFL atau IELTS. Namun, kampus-kampus di Amerika membutuhkan berkas tambahan selain TOEFL yakni GMAT dan GRE. Catat juga tanggal pengumpulan berkas. Pengumpulan berkas-berkas negara Eropa biasanya pada bulan September. Sementara negara Inggris pada Oktober.


5. Buat Target

Ketika semua persiapan sudah dilakukan, buatlah target jangka panjang misalnya berapa lama studi tersebut akan ditempuh dan bagaimana menghidupi diri selama di sana. Supaya perkuliahan di luar negeri lebih maksimal dan bermanfaat, buat juga daftar kontribusi-kontribusi kecil untuk kampus seperti membantu profesor dalam penyusunan jurnal ilmiah dan lain sebagainya. Cara tersebut juga bisa meningkatkan kualitas diri selama di negara tujuan.

Itulah beberapa hal yang bisa dipersiapkan sebelum sekolah di luar negeri. Dengan menggali informasi sedalam-dalamnya mengenai studi yang ingin dilakukan kita lebih siap dan fokus dalam menjalani studi. Selamat berjuang! (avia)

Kredit : iftinavia

Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH