Ingin ke Italia? Pelajari Dulu Kebiasaan Masyarakat di Sana Pelajari dulu kebiasaan masyarakat Italia (Sumber: Pixabay/jill111)

Italia adalah salah satu negara di Eropa incaran para pelancong dunia. Negara dengan ibukota Roma ini punya banyak hal yang bisa dieksplorasi mulai dari sejarah, seni, alam, arsitektur hingga kuliner.

Namun, seperti negara lainnya, masyarakat Italia juga adat atau tradisi. Sehingga akan jauh lebih menyenangkan kalau kamu bertraveling ke Italia dengan pengetahuan dan wawasan tentang kebiasaan masyarakat Italia.

Dirangkum dari Forbes, berikut ini beberapa kebiasaan yang harus kamu ketahui saat berkunjung ke Italia.

1. Jangan pesan cappuccino setelah pukul 11 pagi

Cappuccino adalah minuman pendamping sarapan (Sumber: Pixabay/grafmex)
Cappuccino adalah minuman pendamping sarapan (Sumber: Pixabay/grafmex)

Cappuccino adalah minuman pengantar sarapan pagi. Kalau kamu memesan satu cappuccino di mana saja setelah jam 11 pagi, terutama dengan makanan, orang di sana akan berpikir hal itu aneh. Banyak juga yang berpikir kamu melewati malam panjang dan baru saja bangun.

2. Nikmati "riposino" hingga sore

Nikmati riposino (Sumber:  Pixabay/ddimitrova)
Nikmati riposino (Sumber: Pixabay/ddimitrova)

Bagi yang sudah pernah ke Italia pasti sering mengeluh tentang banyak toko tutup saat istirahat makan siang. Namun, itulah kenyataannya di sana, terutama saat musim panas. Suasana di siang hari membuat semua orang bersembunyi dari matahari selama jam-jam. Kamu mungkin bisa melakukan "riposino" atau tidur siang hingga pukul 4 sore. Setelah jam tersebut kamu akan melihat banyak toko kembali buka.

3. Jangan menaruh saus di pasta atau pizza

Jangan menaruh saus di pizza (Sumber: Pixabay/igorovsyannykov)
Jangan menaruh saus di pizza (Sumber: Pixabay/igorovsyannykov)

Setiap kali kamu meminta saus di restoran saat memesan pizza, saat itu juga kamu menghancurkan perasaan koki Italia. Saus benar-benar bisa diterima di burger atau kentang goreng. Tapi jika menaruhnya di atas pasta atau pizza hal itu dianggap tidak pantas.

4. Mulai harimu dengan sarapan manis

Di sana sarapan selalu dengan yang manis (Sumber: Pixabay/stevepb)
Di sana sarapan selalu dengan yang manis (Sumber: Pixabay/stevepb)

Msyarakat Italia adalah sejenis kue manis, kopi atau cappuccino dan kadang-kadang jus jeruk. Sebagian besar hotel dan restoran bahkan tidak akan menyajikan sarapan gurih yang dimasak. Jadi mungkin kamu bisa memesan croissant dan segelas cappuccino hangat untuk mengisi energimu.

5. Berdandan

Kamu harus fashionable (Sumber:  Pixabay/Free-Photos)
Kamu harus fashionable (Sumber: Pixabay/Free-Photos)

Ini bukan stereotip, orang Italia memang suka berpakaian bagus. Meski beberapa bersikap santai, mayoritas berpakaian bagus atau senang bersolek. Jadi, pada perjalanan kamu nanti ke Italia tak ada salahnya memamerkan pakaian baru atau sepasang kaca mata hitam. Sehingga kamu bisa berbaur dengan penduduk setempat yang modis, terutama di Milan.

6. Jangan berkunjung di musim panas

Musim panas adalah waktu terburuk untuk mengunjungi Italia. Saat itu liburan sekolah tiba dan membuat banyak wisatawan dari belahan dunia berduyun-duyun ke Italia. Hal tersebut membuat semua harga meroket. Selain itu suhu yang terlalu panas juga menjadi masalah. Sebagai gantinya cobalah berkunjung di musim semi atau musim gugur, ketika cuacanya masih ringan, harga lebih murah dan tempat tidak terlalu padat.


Tags Artikel Ini

Muchammad Yani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH