K-Pop
Ingin Jadi Idola K-Pop? Hindari Agensi Seperti Ini Hal yang harus diperhatikan saat melamar ke agensi. (Sumber: Soompi)

POPULARITAS K-Pop yang kian melejit, ditambah mudahnya orang asing yang bisa bergabung dalam idola grup membuat minat menjadi idola Kpop semakin meningkat. Hal tersebut juga memengaruhi bertambahnya agensi artis di Korea.

Sekarang ada lebih banyak perusahaan agensi daripada sebelumnya. Banyaknya agensi membuat calon artis bingung menentukan perusahaan mana yang harus dipilihnya. Di antara perusahaan-perusahaan ini, mana yang harus dihindari dengan segala cara?

Baca juga:

Mengungkap Transformasi Sasaeng, Penggemar Fanatik Idola Korea

Pelatih para idola profesional Kim Se Yeon dan Lee Yoon Ji menjawab pertanyaan itu dalam episode "Comment Defenders" di saluran YouTube AYO.

Dalam video tersebut pertanyaan yang diajukan kepada mereka adalah, "Agensi yang harus dihindari oleh pelamar idola?"

Perusahaan tidak terkenal kemungkinan besar menipu. (Foto: Rojak Daily)

Alih-alih memilih perusahaan tertentu, Lee Yoon Ji menekankan bahwa pelamar jangan bertemu dengan perusahaan yang terdengar asing dan tidak mereka kenal. Kemungkinan perusahaan tersebut untuk melakukan penipuan sangat tinggi.

"Jika itu adalah perusahaan yang tidak kamu kenal, apapun alasannya karena mereka mengatakan akan memberi Anda kesempatan, mereka bukanlah agensi melainkan penipuan," tutur Lee Yoon-ji. Jika perusahaan tersebut meminta untuk bertemu di kafe itu merupakan "lampu merah" atau peringatan.

Baca juga:

Alasan Calon Artis Menyerah Jadi Idola K-Pop

Biasanya agensi tersebut bergaya akademi dan pelamar idola harus membayar biayanya. "Jika mereka berkata, 'Ayo ketemu di kafe,' kamu harus curiga dulu. Kamu harus pergi ke kantor mereka dan melihat agensinya secara langsung apapun yang terjadi," jelas Lee lagi.

Ada indikasi penipuan kalau agensi mengajak bertemu di kafe. (Foto: Unsplash/Kris Atomic)

Mendengar penuturan Lee Yoon-ji, Kim Se Yeon setuju. "Kamu seharusnya bisa mencari perusahaan itu di internet," timpal Kim.

Terakhir, Lee Yoon Ji menyarankan agar pelamar juga memeriksa latar belakang CEO atau direktur perusahaan untuk melihat apakah mereka memiliki riwayat pernah mendebutkan trainee mereka.

"Penting juga untuk melihat bagaimana CEO atau direktur memperlakukan idola mereka selama ini. Mereka berjanji untuk mendebutkan mereka, tapi mereka semakin tua dan belum debut," jelas Lee. (avia)

Baca juga:

Cara Big Hit Entertainment Lindungi Member BTS dari Komentar Jahat

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Atlet Olimpiade Merasa Tidak Perlu Diprioritaskan Dapat Vaksin COVID-19
Fun
Atlet Olimpiade Merasa Tidak Perlu Diprioritaskan Dapat Vaksin COVID-19

Menurut para atlet mereka bukan prioritas untuk mendapatkan vaksin.

Film 'Perempuan Tanah Jahanam' Wakili Indonesia di Oscar 2021
ShowBiz
Film 'Perempuan Tanah Jahanam' Wakili Indonesia di Oscar 2021

Ketua Komite Seleksi Oscar Indonesia, Garin nugroho, menetapkan film Perempuan Tanah Jahanam menjadi wakil Indonesia di Academy Awards ke 93.

Kursi Pesawat Bertingkat untuk New Normal Penerbangan
Fun
Kursi Pesawat Bertingkat untuk New Normal Penerbangan

Tempat duduk bertingkat Zephyr akan menambah ruang kaki dan privasi di kelas ekonomi premium.

 Fashion Etis dan Sustainable Jadi Sorotan di ISEF 2020
Fashion
Fashion Etis dan Sustainable Jadi Sorotan di ISEF 2020

ISEF 2020 kembali mengusung konsep sustainable.

Arashi bakal Hiatus, Yuk Ingat lagi Karya dan Prestasi Mereka
ShowBiz
Arashi bakal Hiatus, Yuk Ingat lagi Karya dan Prestasi Mereka

Setelah 21 tahun berkarya, Arashi memutuskan untuk hiatus.

Cara Sederhana Menyimpan Barang di Ruang Sempit
Fun
Cara Sederhana Menyimpan Barang di Ruang Sempit

Tidak usah khawatir bila punya space yang sempit di rumah, ada beragam cara yang bisa kamu lalukan

Kopi Meminimalisir Risiko Kanker
Fun
Kopi Meminimalisir Risiko Kanker

Kopi memiliki manfaat meminimalisir pertumbuhan kanker.

Data Facebook Bocor, Begini Cek Akun dan Cara Mengatasinya
Fun
Situs Game Online ini Mengajak Kamu Mengenang Masa Kecil Secara Gratis
Hiburan & Gaya Hidup
Taman Hiburan di Jepang Larang Pengunjung Berteriak di Wahana Roller Coaster
Fun
Taman Hiburan di Jepang Larang Pengunjung Berteriak di Wahana Roller Coaster

Sejak 16 Juni 2020, taman hiburan Jepang kembali dibuka secara bertahap setelah ditutup berbulan-bulan usai pandemi merebak di sana.