Ingin Cetak Sejarah Menang Hattrick, PDIP Latih Kader Muda Jadi Jurkam

Zulfikar SyZulfikar Sy - Sabtu, 05 Agustus 2023
Ingin Cetak Sejarah Menang Hattrick, PDIP Latih Kader Muda Jadi Jurkam

DPP PDI Perjuangan (PDIP) menggelar pelatihan juru kampanye (jurkam) partai tingkat nasional dalam menghadapi Pemilu 2024. (Foto: MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MetahPutih.com - DPP PDI Perjuangan (PDIP) menggelar pelatihan juru kampanye (jurkam) partai tingkat nasional dalam menghadapi Pemilu 2024. Pelatihan berlangsung di Sekolah Partai PDIP di Jalan Raya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Sabtu (5/8).

Para peserta yang mengikuti pelatihan merupakan kader PDIP muda yang memang dipersiapkan untuk menjadi jurkam di Pemilu 2024.

Jumlah peserta yang hadir sebanyak 100 orang. Mereka berasal dari utusan 32 DPD PDIP di luar Pulau Jawa, utusan DPD PDIP di Pulau Jawa dan utusan sayap dan badan partai.

Baca Juga:

Sinyal Jokowi Dukung Prabowo, PDIP: Hati Itu Sedalam Samudera

Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan teks Pancasila, menyanyikan Mars dan Hymne PDIP dan pembacaan Dedication of Life Bung Karno.

Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto memimpin dan membuka langsung pelatihan partai tingkat nasional tersebut.

Ikut hadir Djarot Saiful Hidayat, Daryatmo Mardiyanto, Darmadi Durianto, dan I Wayan Sudiarta.

Kepala Badiklat PDIP Daryatmo Mardiyanto mengatakan, pelatihan jurkam ini merupakan persiapan partai berlambang banteng moncong putih dalam menghadapi Pemilu 2024. Pelatihan ini berlangsung pada 5-6 Agustus 2023.

"Sesuai penugasan untuk menghadapi Pemilu yang tinggal 6-7 bulan, pelatihan ini untuk mengajarkan dan mengasah keterampilan komunikasi politik ke masyarakat dan mengembangkan inovasi memasuki masa kampanye mencapai kemenangan pada Pemilu 2024," kata Daryatmo saat melaporkan kegiatan ini.

Daryatmo menambahkan, selain pola kampanye konvensional, kader-kader partai harus dapat memanfaatkan teknologi informasi untuk kegiatan ataupun aktivitas kampanye yang merupakan rangkaian dalam tahapan Pemilu 2024.

Pelatihan ini dibuat oleh PDIP sebagai bentuk komitmen dan keseriusan partai dalam menghadapi Pemilu 2024. Selain itu, pelatihan ini sebagai bagian dari mata rantai kerja partai dalam mewujudkan cita-cita bersama.

"Yaitu untuk mencatatkan sejarah, bahwa di dalam sejarah perpolitikan Indonesia hanya PDIP yang dapat menjadi pemenang pemilu tiga kali (hattrick) berturut-turut," katanya.

Baca Juga:

PDIP Sebut Prabowo Sedang Bermanuver Dekati Parpol Pendukung Ganjar

"Pelatihan ini juga diharapkan mampu melahirkan para juru kampanye muda yang militan, berintegritas, berdedikasi dalam membesarkan partai sekaligus mentransformasi ideologi Pancasila Bung Karno untuk mewujudkan tatanan masyarakat Indonesia adil dan makmur di era digital ini," tegas Daryatmo.

Dia menambahkan, materi pelatihan juru kampanye partai tingkat nasional ini akan diisi oleh narasumber dari internal partai dan eksternal partai.

Kurikulum pelatihan ini pun dirancang dengan komposisi praktek yang lebih diutamakan dengan bobot 80 persen, pengetahuan umum dan ideologi masing masing 10 persen.

Akan ada penugasan selama enam bulan setelah kegiatan pelatihan ini dan akan dibimbing oleh Tim Badiklat Pusat dan para pemateri.

"Hal yang juga tidak kalah penting dari pelatihan juru kampanye partai ini, peserta diharapkan memiliki jiwa kedisiplinan, loyalitas, dan keikhlasan serta kecakapan untuk nantinya dapat membantu melaksanakan tugas-tugas partai," pungkasnya. (Pon)

Baca Juga:

Puan Sambut Baik Pertemuan Prabowo dan PSI, Bantah PDIP Tutup Pintu Untuk Giring Cs

#PDIP #Pemilu #Pemilu 2024
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
10 Isu Strategis Dalam Rancangan Undang-Undang Pemilu
Isu-isu strategis yang akan dibahas itu menjadi dasar bagi panja untuk mengundang pihak-pihak terkait guna menyampaikan saran dan masukannya terhadap sistem Pemilu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
10 Isu Strategis Dalam Rancangan Undang-Undang Pemilu
Dunia
Pilpres Brazil 2 Putaran, Petahana Dikalahkan Oposisi
Calon presiden Flavio Bolsonari memperoleh suara 47,23 persen. Kemudian, Lula da Silva memperoleh suara 44,93 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
Pilpres Brazil 2 Putaran, Petahana Dikalahkan Oposisi
Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Sistem tersebut menarik karena partai politik memiliki peran dalam menentukan calon yang memperoleh mandat rakyat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Indonesia
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Pembahasan mengenai mekanisme tersebut, masih terus dilakukan id antara partai politik sebagai bagian dari penyusunan revisi Undang-Undang Pemilu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Demokrat Usul Dapil Nasional di Tengah Wacana Parliamentary Threshold 7 Persen
Demokrat lebih menyoroti potensi banyaknya suara rakyat yang hangus akibat penerapan PT.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Demokrat Usul Dapil Nasional di Tengah Wacana Parliamentary Threshold 7 Persen
Bagikan